Editor
KOMPAS.com-Doa Allahumma bariklana fi rajaba wa sya’bana wa balighna Ramadhan dikenal luas sebagai doa yang diamalkan umat Islam untuk memohon keberkahan sepanjang bulan Rajab hingga dipertemukan dengan bulan Ramadhan.
Bulan Rajab memiliki kedudukan istimewa dalam kalender Islam karena termasuk salah satu dari empat bulan suci bersama Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram.
Pada bulan-bulan suci, umat Islam dianjurkan meningkatkan ibadah dan menjauhi perbuatan maksiat sebagai bentuk penghormatan terhadap waktu yang dimuliakan Allah SWT.
Baca juga: Kisah Isra Mi’raj 2026: 27 Rajab 1447 H Jatuh 16 Januari, Ini Makna dan Hikmahnya
Salah satu amalan yang dianjurkan di bulan Rajab adalah memperbanyak doa, istighfar, dan permohonan ampun kepada Allah.
Doa menjadi sarana komunikasi antara hamba dan Sang Pencipta, terlebih pada bulan Rajab yang sarat dengan nilai spiritual.
Selain puasa sunnah Rajab, umat Islam juga dianjurkan mengamalkan doa-doa yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW dan para sahabat.
Berikut beberapa doa bulan Rajab yang diamalkan, dikutip dari laman Baznas:
Allahumma barik lana fi rajaba wa sya'bana wa balighna Ramadhana
Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, serta sampaikanlah kami hingga bulan Ramadhan.”
Doa ini mencerminkan harapan agar seorang muslim diberi umur, kesehatan, dan kesempatan untuk berjumpa dengan Ramadhan.
Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa alihi mashabihil hikmati, wa mawalin ni‘mat wa ma‘adinil ‘ishmati wa‘shimni bihim min kulli suuin, wa la ta’khudzni ‘ala ghirratin, wala ‘ala ghaflatin, wala taj‘al ‘awaqiba amri hasratan wa nadamatan, wardhini ‘anni, fa inna maghfirataka lizhalimina, wana minazh-zhalimina.
Allummaghfirli ma la yadhurruka, wa’tihini ma la yanfa‘uka, fainnakal wasi‘atu rahmatuhu, al badi‘atu hikmatuhu.
Artinya: “Ya Allah, limpahkan rahmat kepada Muhammad dan keluarganya yang menjadi pelita hikmah dan sumber perlindungan, serta jagalah kami dari keburukan dan kelalaian.”
Doa ini berisi permohonan perlindungan, ampunan, dan keteguhan iman sepanjang bulan Rajab.
Baca juga: Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Rajab dan Puasa Senin Kamis? Ini Penjelasan Lengkapnya
Astaghfirullahal ‘adziim (3x).
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”
Alladzi laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaih, min jamii‘il ma‘aashii wadh-dzunuubi.
Artinya: “Aku bertobat kepada-Nya dari segala maksiat dan dosa.”
Doa istighfar Rajab menjadi sarana membersihkan hati dan mempersiapkan diri menyambut Ramadhan.
Baca juga: Niat Puasa Senin Kamis di Bulan Rajab: Bacaan, Waktu, dan Keutamaannya
Subhanallahil jaliil, subhaana mallaa yambaghittasbiihu illaa lahu, subhaanal a‘azilakromi, subhaana mallabisal ‘izza wa huwa lahu ahlun.
Artinya: “Maha Suci Allah Yang Maha Agung dan Maha Mulia, hanya Dia yang layak disucikan dan diagungkan.”
Tasbih Rajab menjadi pengingat akan kebesaran Allah dan keterbatasan manusia.
Mengamalkan doa-doa bulan Rajab menjadi bagian dari ikhtiar spiritual untuk meraih keberkahan dan meningkatkan kualitas ibadah.
Bulan Rajab menjadi momentum awal mempersiapkan diri secara lahir dan batin sebelum memasuki bulan Ramadhan.
Semoga Allah SWT menerima seluruh doa dan amalan yang dipanjatkan di bulan Rajab serta mempertemukan kita dengan Ramadhan dalam keadaan terbaik.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang