Penulis
KOMPAS.com - Allah SWT mencurahkan nikmat yang begitu banyak kepada manusia. Bersyukur adalah cara untuk berterimakasih atas semua nikmat yang telah dicurahkan. Dengan bersyukur, Allah SWT akan menambahkan nikmat yang diberikan.
Dalam Al Quran surat Ibrahim ayat 7 Allah SWT berfirman: "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan: ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.’” (Q.S. Ibrahim: 7).
Baca juga: Tanda Dicabutnya Rasa Syukur dari Diri Seorang Muslim
Secara Bahasa, kata syukur berasal dari bahasa Arab syukr yang berarti berterima kasih, memuji, atau mengakui kebaikan. Bersyukur juga bermakna menampakkan nikmat yang diterima, baik melalui ucapan maupun tindakan.
Lawan dari syukur adalah kufur nikmat, yaitu mengingkari atau menyalahgunakan nikmat yang telah Allah berikan untuk dosa dan kemaksiatan.
Bersyukur secara sempurna mempunyai tiga cakupan, yaitu:
Berikut ini 7 langkah praktis bersyukur yang bisa diamalkan agar nikmat semakin banyak dan tidak berubah menjadi musibah.
Langkah pertama bersyukur adalah menyadari bahwa segala nikmat, baik besar maupun kecil, berasal dari Allah SWT. Nikmat tidak hanya berwujud harta benda, tetapi juga mencakup kesehatan, waktu luang, keluarga, dan iman sebagai nikmat terbesar.
Kesadaran ini akan menumbuhkan sikap rendah hati dan menjauhkan diri dari sifat sombong.
Baca juga: Kumpulan Doa Syukur Nikmat Lengkap dengan Terjemahannya
Mengucapkan Alhamdulillah adalah bentuk syukur paling sederhana. Mengucapkan Alhamdulillah adalah langkah paling praktis dalam bersyukur. Langkah ini ringan dan mudah dikerjakan tetapi mempunyai makna mendalam, yaitu sebuah ungkapan rasa syukur atas nikmat yang diberikan.
Salah satu cara mensyukuri nikmat yang paling utama adalah menggunakan nikmat tersebut untuk ketaatan dan kebaikan. Nikmat ilmu untuk diajarkan, nikmat harta untuk disedekahkan sebagian, nikmat iman untuk ketaatan.
Nikmat yang digunakan untuk maksiat justru menjadi sebab hilangnya keberkahan dan akan mendatangkan murka dan azab Allah SWT.
Sebagai kelanjutan dari mempergunakan nikmat untuk ketaatan, maka menjauhkan diri dari maksiat merupakan bentuk syukur yang sangat luar biasa.
Ketika semua peluang untuk bermaksiat tersedia, tetapi seseorang mampu menahannya dalam ketaatan, itu merupakan bentuk bersyukur yang luar biasa.
Di dalam kondisi yang serba sulit, bersyukur tetap bisa dilakukan karena pastinya Allah SWT tidak mencabut nikmat yang diberikan. Dengan bersyukur dan bersabar di masa sulit, Allah SWT akan memberikan pertolongan untuk keluar dari kesulitan tersebut.
Baca juga: Khutbah Jumat: Korelasi Syukur, Sabar, Meminta Maaf, dan Memaafkan
Amal sholeh adalah bukti nyata rasa syukur seorang hamba. Sholat tepat waktu, membaca Al Quran, membantu sesama, dan melaksanakan amal-amal sunnah lainnya adalah bentuk syukur yang disukai Allah SWT.
Semakin banyak amal saleh, semakin besar pula keberkahan hidup yang dirasakan.
Merenungkan setiap nikmat yang diberikan juga merupakan bentuk syukur. Dengan merenungkan setiap nikmat, manusia akan menyadari bahwa ia adalah makhluk yang tidak berdaya. Apa yang dipunya semata-mata atas belas kasih dari Allah SWT.
Bersyukur kepada Allah SWT adalah kunci hidup yang lebih berkah dan bermakna. Dengan menerapkan 7 langkah praktis bersyukur, seorang muslim akan merasakan ketenangan batin, kelapangan rezeki, dan kedekatan dengan Allah SWT.
Seseorang yang bersyukur tidak akan pernah merasakan kesusahan yang teramat sangat karena Allah SWT selalu melimpahkan nikmat.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang