Penulis
KOMPAS.com - Hari kiamat adalah akhir dari seluruh kehidupan dunia. Pada hari itu, alam semesta hancur, manusia dibangkitkan kembali, dan seluruh amal akan dihisab dengan keadilan yang sempurna. Tidak ada satu pun makhluk yang mampu lari dari hari pembalasan tersebut.
Dalam Islam, hari kiamat merupakan perkara ghaib yang ilmunya hanya diketahui oleh Allah SWT. Tidak seorang pun—bahkan para nabi dan malaikat—mengetahui kapan tepatnya kiamat akan terjadi.
Allah SWT berfirman:
يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّى ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَآ إِلَّا هُوَ...
Artinya:
“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: ‘Bilakah terjadinya?’ Katakanlah: ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu ada di sisi Tuhanku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktunya selain Dia…’” (QS. Al-A‘raf: 187)
Meskipun waktu kiamat dirahasiakan, Allah SWT dengan kasih sayang-Nya memberikan tanda-tanda sebagai peringatan agar manusia bersiap.
Baca juga: 3 Tempat Syafaat Rasulullah di Hari Kiamat yang Perlu Diketahui
Datangnya tanda-tanda kiamat bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk memberi peringatan kepada manusia. Inilah beberapa alasan mengapa tanda-tanda kiamat perlu dimunculkan:
Rasulullah SAW telah menjelaskan bahwa tanda-tanda kiamat terbagi menjadi dua, yaitu tanda-tanda kiamat kecil dan tanda-tanda kiamat besar.
Tanda-tanda Kiamat Kecil adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi jauh sebelum hari kiamat, muncul secara bertahap, sebagian besar sudah terjadi atau sedang terjadi, dan sering dianggap hal biasa oleh manusia.
Sedangkan Tanda-tanda Kiamat Besar adalah peristiwa-peristiwa luar biasa yang muncul menjelang terjadinya hari kiamat, bersifat besar, dahsyat, tidak biasa, dan datang secara berurutan. Kemunculannya menandakan bahwa hari kiamat sudah sangat dekat dan setelah itu tidak ada lagi kesempatan untuk bertaubat bagi manusia.
Baca juga: Kiamat Menurut Islam: Antara Dalil Ilahi dan Prediksi Sains
Berikut ini 10 tanda kiamat kecil yang sudah dan sedang terjadi.
Ini adalah tanda pertama kiamat kecil. Hadirnya Rasulullah SAW di dunia menjadi tanda kiamat kecil pertama. Beliau adalah utusan terakhir, tidak akan ada lagi Nabi sesudahnya.
Rasulullah SAW bersabda:
بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ
Artinya:
“Aku diutus dan hari kiamat seperti dua jari ini.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan tengah, menandakan dekatnya kiamat setelah diutusnya Beliau.
Fitnah besar terjadi di tengah umat Islam, muncul di masa Khalifah Utsman bin Affan. Hal ini berkepanjangan hingga terbunuhnya Utsman bin Affan dan terjadi pertumpahan darah sesama umat Islam, yaitu di Perang Jamal dan Perang Shiffin.
Rasulullah SAW bersabda:
سَتَكُونُ فِتَنٌ، الْقَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنَ الْقَائِمِ…
Artinya:
“Akan terjadi fitnah-fitnah. Orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri…” (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca juga: Tanda-Tanda Kiamat Kecil dan Besar yang Wajib Diketahui Umat Islam
Rasulullah SAW telah memperingatkan umatnya tentang munculnya para pendusta, yaitu orang-orang yang mengaku sebagai nabi.
سَيَكُونُ فِي أُمَّتِي كَذَّابُونَ ثَلَاثُونَ…
Artinya:
“Akan muncul di umatku tiga puluh pendusta, semuanya mengaku nabi…” (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi)
Amanah menjadi sesuatu yang langka. Hal ini sudah terjadi sampai saat ini. Para pejabat hanya mengejar keuntungan pribadi dan melupakan amanah yang diembannya. Mereka berlaku zalim kepada rakyat yang dipimpinnya.
Rasulullah SAW bersabda:
إِذَا ضُيِّعَتِ الْأَمَانَةُ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ
Artinya:
“Jika amanah telah disia-siakan, maka tunggulah kiamat.” (HR. Bukhari)
Kemaksiatan dilakukan secara terang-terangan. Tidak malu melakukannya lagi. Merebaknya zina, khamr, dan musik sudah terjadi dimana-mana.
Rasulullah SAW bersabda:
لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِي أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ
Artinya:
“Akan ada dari umatku orang-orang yang menghalalkan zina, sutra, khamr, dan alat musik.” (HR. Bukhari).
Baca juga: Benarkah Salju Turun di Arab Saudi Termasuk Tanda Kiamat? Ini Jawabannya
Hari terasa singkat, tahun berlalu tanpa disadari. Hal ini sudah dapat dirasakan saat ini.
Rasulullah SAW bersabda:
لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَقَارَبَ الزَّمَانُ
Artinya:
“Tidak akan terjadi kiamat hingga waktu terasa semakin singkat.” (HR. Bukhari)
Pembunuhan terjadi tanpa alasan jelas. Orang dengan mudah menghilangkan nyawa orang lain dengan alasan sepele. Selain itu, bencana juga sudah sering terjadi dimana-mana. Bahkan bencana sudah menjadi langganan tahunan.
لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَكْثُرَ الْهَرْجُ
Artinya:
“Tidak akan terjadi kiamat hingga banyak terjadi pembunuhan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Merebaknya kebodohan, bukan dalam ilmu umum, tetapi dalam ilmu agama. Ulama yang tersisa adalah ulama-ulama jahat (ulama Su') yang justru menjerumuskan manusia. Ilmu diangkat oleh Allah SWT dengan cara wafatnya para ulama yang lurus.
إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا…
Artinya:
“Allah tidak mencabut ilmu sekaligus, tetapi dengan mewafatkan para ulama…” (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca juga: 21 Nama Hari Kiamat dalam Al-Qur’an: Makna, Dalil Lengkap, dan Renungan Keimanan
Saat ini banyak terjadi dimana orang-orang membangun masjid megah tetapi sepi dari ibadah.
Rasulullah SAW bersabda:
لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَبَاهَى النَّاسُ فِي الْمَسَاجِدِ
Artinya:
“Kiamat tidak akan terjadi hingga manusia saling bermegah-megahan dalam membangun masjid.” (HR. Abu Dawud, dan Ibnu Majah)
Berdasarkan sensus penduduk, saat ini kaum wanita jumlahnya lebih banyak dari pria. Ini juga terjadi di sebagian besar wilayah dunia.
Rasulullah SAW bersabda:
وَيَقِلُّ الرِّجَالُ وَيَكْثُرُ النِّسَاءُ
Artinya:
“Jumlah laki-laki akan berkurang dan wanita semakin banyak.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca juga: Kiamat Kubra: Pengertian, Ciri-Ciri, dan 10 Tanda Besarnya Menurut Alquran dan Hadis
Tanda-tanda kiamat kecil bukan sekadar informasi, melainkan peringatan keras agar manusia kembali kepada Allah SWT. Sebagian besar tanda tersebut telah nyata di hadapan kita.
Maka pertanyaannya bukan lagi “kapan kiamat datang?”, melainkan: “Sudah siapkah kita menghadapinya?”
Semoga ini menjadi pengingat bagi semua untuk memperbaiki iman, memperbanyak amal sholeh, dan menjauhi maksiat sebelum datang hari yang tidak bisa ditunda.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang