Penulis
KOMPAS.com - Masuk surga adalah tujuan terbesar setiap Muslim. Banyak orang meyakini bahwa amal ibadah yang banyak otomatis menjamin seseorang masuk surga. Padahal, dalam Islam dijelaskan bahwa bukan amal semata yang memasukkan seseorang ke dalam surga, melainkan rahmat Allah SWT.
Amal sholeh tetap sangat penting dan wajib dikerjakan. Namun amal bukan “harga” untuk membeli surga. Amal adalah sebab datangnya rahmat Allah, sedangkan rahmat Allah adalah kunci utama masuk surga.
Baca juga: Nisfu Syaban Kapan? Ini Tanda Malam Penuh Rahmat Allah
Berikut ini hadits yang menjelaskan bahwa masuk surga itu karena rahmat Allah SWT, bukan karena amalan semata.
لَنْ يُدْخِلَ أَحَدًا عَمَلُهُ الْجَنَّةَ . قَالُوا وَلاَ أَنْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ ,لاَ ، وَلاَ أَنَا إِلاَّ أَنْ يَتَغَمَّدَنِى اللَّهُ بِفَضْلٍ وَرَحْمَةٍ
Artinya: "Amal seseorang tidak akan memasukkan seseorang ke dalam surga.” “Engkau juga tidak wahai Rasulullah?”, tanya beberapa sahabat. Beliau menjawab, “Aku pun tidak. Itu semua hanyalah karena karunia dan rahmat Allah.” (H.R. Bukhari dan Muslim).
Dalam hadits lain disebutkan:
لا يُدْخِلُ أَحَدًا مِنْكُمْ عَمَلُهُ الْجَنَّةَ، وَلَا يُجِيرُهُ مِنَ النَّارِ، وَلَا أَنَا إِلَّا بِرَحْمَةٍ مِنَ اللهِ
Artinya: "Tidak ada amalan seorang pun yang bisa memasukkannya ke dalam surga, dan menyelamatkannya dari neraka. Tidak juga denganku, kecuali dengan rahmat dari Allah." (H.R Muslim).
Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa amal tidak cukup untuk menebus “harga” surga. Surga terlalu agung untuk dibeli dengan amal manusia yang terbatas. Amal menjadi sebab turunnya rahmat Allah, bukan pengganti rahmat itu sendiri.
Kisah terkenal tentang hal ini diriwayatkan oleh Imam Al-Hakim dalam kitab Al-Mustadrak, dinisbatkan kepada sahabat Jabir RA. Dikisahkan ada seorang hamba yang beribadah selama 500 tahun tanpa henti.
Allah memberinya tempat yang nyaman, makanan dari tumbuhan yang tersedia, serta mata air jernih. Ia fokus beribadah sepanjang hidupnya.
Pada hari kiamat Allah berfirman:
“Masukkan hamba-Ku ini ke surga dengan rahmat-Ku.”
Namun hamba itu berkata:
“Wahai Tuhanku, masukkan aku ke surga karena amal ibadahku.”
Allah SWT kemudian memerintahkan agar nikmat yang diterimanya ditimbang dengan amalnya. Ternyata nikmat penglihatan saja lebih berat daripada ibadah 500 tahun. Ia pun hampir dimasukkan ke neraka hingga akhirnya memohon:
“Masukkan aku ke surga dengan rahmat-Mu.”
Kisah ini dijelaskan oleh para ulama sebagai pelajaran bahwa nikmat Allah jauh melampaui amal manusia.
Baca juga: Khutbah Jumat Singkat: Menggapai Surga dengan Rahmat Allah SWT
Jika masuk surga karena rahmat Allah, lalu apa fungsi amal?
Amal ibadah adalah sebab datangnya rahmat Allah SWT. Amal adalah bentuk ketaatan, ketundukan, dan bukti keimanan. Dengan amal, Allah menurunkan rahmat-Nya kepada hamba.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ مَا زَكَىٰ مِنكُم مِّنْ أَحَدٍ أَبَدًا
Artinya: “Sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kamu bersih selamanya.” (QS. An-Nur: 21).
Ibnu Katsir dalam Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan ayat ini sebagai bukti bahwa kesucian jiwa dan keselamatan manusia bergantung pada rahmat Allah SWT, bukan semata-mata atas usaha dirinya sendiri.
Dalam hadits Nabi Muhammad SAW, ada satu kisah masyhur tentang seorang pelacur yang diampuni dosanya dan dimasukkan ke dalam surga karena menolong seekor anjing yang kehausan.
غُفِرَ لِامْرَأَةٍ مُومِسَةٍ مَرَّتْ بِكَلْبٍ عَلَى رَأْسِ رَكِيٍّ يَلْهَثُ قَالَ كَادَ يَقْتُلُهُ الْعَطَشُ فَنَزَعَتْ خُفَّهَا فَأَوْثَقَتْهُ بِخِمَارِهَا فَنَزَعَتْ لَهُ مِنْ الْمَاءِ فَغُفِرَ لَهَا بِذَلِكَ
Artinya: “Seorang wanita pezina diampuni oleh Allah. Dia melewati seekor anjing yang menjulurkan lidahnya di sisi sebuah sumur. Anjing ini hampir saja mati kehausan.
Si wanita pelacur tersebut lalu melepas sepatunya, dan dengan penutup kepalanya. Lalu dia mengambilkan air untuk anjing tersebut. Dengan sebab perbuatannya ini, dia mendapatkan ampunan dari Allah” (H.R. Al Bukhari dan Muslim).
Pelacur tersebut diampuni dosa-dosanya dan dimasukkan ke dalam surga karena rahmat Allah SWT yang dilimpahkan disebabkan perbuatannya menyayangi makhluk Allah SWT.
Dalam hadits lain dijelaskan:
الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمْ الرَّحْمَنُ ارْحَمُوا مَنْ فِي الْأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاء
Artinya: "Para penyayang akan disayangi oleh Ar Rahmaan (Allah). Sayangilah yang ada di bumi, niscaya yang ada di langit akan menyayangi kalian." (H.R At Tirmidzi).
Baca juga: Doa Memohon Rahmat Allah SWT Lengkap dengan Terjemahannya
Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa amal sholeh tetap wajib dan sangat penting dilakukan. Amal bukan harga untuk 'membayar' surga. Amal adalah sebab turunnya rahmat Allah dan Rahmat Allah adalah kunci masuk surga.
Kasih sayang kepada makhluk juga termasuk sebab besar turunnya rahmat. Oleh karena itu, seorang Muslim hendaknya rajin beramal, rendah hati, menebarkan kasih sayang kepada sesama makhluk Allah SWT, dan selalu memohon rahmat Allah, bukan merasa bangga dengan amalnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang