Editor
KOMPAS.com - Memasuki bulan suci, banyak umat Islam mulai mencari kembali doa setelah sahur Ramadhan, niat puasa setelah sahur, hingga bacaan niat sahur yang benar.
Meski terdengar sederhana, niat dan doa sebelum memulai puasa menjadi penentu sah atau tidaknya ibadah puasa Ramadhan.
Lalu, bagaimana sebenarnya niat sahur puasa Ramadhan yang benar? Apakah cukup hanya makan sahur saja? Berikut penjelasan lengkapnya.
Dalam fikih puasa dijelaskan bahwa niat adalah rukun utama. Puasa tidak sah tanpa niat yang dilakukan pada malam hari, sejak Maghrib hingga sebelum Subuh.
Baca juga: Ramadhan 1447 H: Ini Doa Mustajab Saat Sahur, Berbuka, dan Lailatul Qadar
Dalam Buku Panduan Ibadah Ramadhan karya Annisa Nurul Hasanah dijelaskan bahwa niat puasa fardhu harus dilakukan sebelum terbit fajar .
Artinya, makan sahur saja tidak otomatis dianggap sebagai niat, kecuali memang di dalam hati terbersit niat untuk berpuasa Ramadhan.
Berikut bacaan niat sahur atau niat puasa Ramadhan yang umum diamalkan:
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
"Saya berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala."
Minimal niat cukup dengan menyebut dalam hati: “Saya niat puasa Ramadhan.”
Sebenarnya tidak ada doa khusus yang diwajibkan setelah sahur. Namun umat Islam dianjurkan memperbanyak doa sebelum waktu Subuh karena termasuk waktu mustajab.
Jika ingin membaca doa sederhana setelah sahur, bisa membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ إِنِّي نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فَتَقَبَّلْهُ مِنِّي
Artinya:
“Ya Allah, aku berniat puasa esok hari, maka terimalah dari diriku.”
Selain itu, banyak umat Islam juga menggabungkan dengan doa perlindungan dan permohonan kelancaran ibadah.
Agar ibadah lebih sempurna, berikut rangkaian doa yang biasa dibaca:
1. Doa Niat Sahur Puasa Ramadhan
Sudah disebutkan di atas sebagai niat puasa.
2. Doa Buka Puasa
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Artinya:
“Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.”
Banyak yang bertanya, apakah niat puasa setelah sahur masih boleh?
Jawabannya: selama belum masuk waktu Subuh (belum terbit fajar), maka niat masih sah. Namun jika sudah azan Subuh dan belum berniat dalam hati, maka puasanya tidak sah dan wajib diqadha.
Karena itu, disarankan membaca niat setiap malam setelah Tarawih atau sebelum tidur agar tidak lupa.
Ringkasnya, berikut yang perlu diingat saat sahur:
Baca juga: Sunnah Sahur yang Dianjurkan Rasulullah di Bulan Ramadhan
Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tapi juga menjaga niat dan memperbanyak doa.
Sudahkah Anda membaca doa niat sahur puasa Ramadhan malam ini?
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang