Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selesai Sahur Jam Berapa? Ini Batas Waktu Sahur dan Penjelasan Soal Imsak yang Sering Disalahpahami

Kompas.com, 18 Februari 2026, 09:32 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Menjelang Ramadhan, pertanyaan klasik kembali ramai dicari: selesai sahur jam berapa? batas sahur jam berapa? imsak sahur jam berapa?

Tak sedikit yang masih bingung, apakah sahur harus berhenti saat imsak? Atau boleh tetap makan sampai azan Subuh selesai?

Agar tidak keliru dan puasa tetap sah, berikut penjelasan lengkapnya.

Batas Waktu Sahur yang Sebenarnya

Dalam fikih puasa, batas waktu sahur adalah terbitnya fajar shadiq, yakni masuknya waktu Subuh.

Artinya, makan dan minum masih diperbolehkan sampai sebelum azan Subuh berkumandang.

Dalam Buku Panduan Ibadah Ramadhan dijelaskan bahwa jarak antara selesai sahur dan pelaksanaan salat Subuh pada masa Nabi hanya sekitar kadar membaca 50 ayat Al-Qur’an (kurang lebih 10 menit)

Baca juga: Jangan Salah! Ini Doa Setelah Sahur Ramadhan, Niat Puasa, dan Bacaan Lengkapnya

Itulah mengapa sahur memang dianjurkan untuk diakhirkan, tetapi tetap harus berhenti tepat saat waktu Subuh tiba.

Imsak Sahur Jam Berapa?

Di Indonesia, jadwal imsak biasanya tertera sekitar 10 menit sebelum Subuh.

Namun perlu dipahami:

  • Imsak bukan batas haram makan
  • Imsak adalah waktu kehati-hatian (peringatan)

Fungsinya agar umat Islam bersiap menghentikan sahur sebelum benar-benar masuk waktu Subuh.

Karena jika seseorang masih makan atau minum saat azan Subuh sudah mulai berkumandang, maka puasanya bisa batal.

Dalam penjelasan fikih disebutkan, muazin tidak mungkin mengumandangkan azan kecuali setelah masuk waktu Subuh

Jadi, kalau masih minum ketika azan sudah terdengar, itu berarti sudah melewati batas waktu sahur.

Jadi, Selesai Sahur Jam Berapa?

Jawabannya tergantung jadwal Subuh di daerah masing-masing. Selengkapnya Anda bisa cek di link ini:

Patokannya adalah:

  • Boleh makan hingga sebelum Subuh
  • Dianjurkan berhenti saat imsak (sekitar 10 menit sebelumnya)
  • Tidak boleh makan saat azan Subuh sudah mulai

Agar aman, sebaiknya selesai sahur sebelum imsak atau maksimal beberapa menit sebelum azan Subuh.

Tips Agar Tidak Terlambat Sahur

  • Pasang alarm 1 jam sebelum Subuh
  • Siapkan menu sahur lebih awal
  • Perhatikan jadwal imsakiyah resmi Kemenag
  • Jangan menunda hingga detik terakhir

Karena sahur bukan sekadar makan, tapi juga ibadah yang penuh keberkahan.

Baca juga: Sunnah Sahur yang Dianjurkan Rasulullah di Bulan Ramadhan

Sebagaimana dijelaskan dalam literatur fikih Ramadhan, sahur menjadi pembeda puasa umat Nabi Muhammad dengan umat terdahulu

Jadi, sudah jelas ya?

  • Batas waktu sahur adalah sebelum Subuh
  • Imsak adalah peringatan, bukan batas haram makan
  • Jangan makan saat azan sudah berkumandang

Semoga Ramadhan kali ini makin tertib ibadahnya dan puasanya semakin berkah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Arab Saudi Hijaukan Gurun dan Lindungi Laut Merah, Ambisi Besar Menuju Visi 2030 Jadi Sorotan Dunia
Arab Saudi Hijaukan Gurun dan Lindungi Laut Merah, Ambisi Besar Menuju Visi 2030 Jadi Sorotan Dunia
Aktual
Menag: Santri Harus Tampil Jadi Pemimpin Bangsa, Pesantren Kunci Hadapi Tantangan Zaman
Menag: Santri Harus Tampil Jadi Pemimpin Bangsa, Pesantren Kunci Hadapi Tantangan Zaman
Aktual
Wamenhaj: Hampir 17.000 Haji Tempati Hotel bintang 4 dan 5 di Madinah
Wamenhaj: Hampir 17.000 Haji Tempati Hotel bintang 4 dan 5 di Madinah
Aktual
Berburu Oleh-oleh Haji Murah di Pasar Kakiyah, 'Tanah Abang' Makkah
Berburu Oleh-oleh Haji Murah di Pasar Kakiyah, "Tanah Abang" Makkah
Aktual
Polisi Dubai Tutup Jalan Tol demi Bantu Mobil Mogok, Videonya Viral
Polisi Dubai Tutup Jalan Tol demi Bantu Mobil Mogok, Videonya Viral
Aktual
Manfaat Masjid Terdaftar di Simas Kemenag, Dapat Bantuan hingga Mudah Ditemukan di Google Maps
Manfaat Masjid Terdaftar di Simas Kemenag, Dapat Bantuan hingga Mudah Ditemukan di Google Maps
Aktual
Kebakaran di Hotel Jamaah Haji Indonesia di Makkah, PPIH Pastikan Semua Jamaah Selamat
Kebakaran di Hotel Jamaah Haji Indonesia di Makkah, PPIH Pastikan Semua Jamaah Selamat
Aktual
Nahnu NU: Dari Ego Sektoral Menuju Harmoni Kolektif
Nahnu NU: Dari Ego Sektoral Menuju Harmoni Kolektif
Aktual
Wamenhaj Minta Petugas Siaga Penuh Hadapi Kedatangan Jemaah Setelah Armuzna
Wamenhaj Minta Petugas Siaga Penuh Hadapi Kedatangan Jemaah Setelah Armuzna
Aktual
Wamenhaj Pastikan Layanan Prima akan Sambut Jemaah Haji Gelombang Kedua di Madinah
Wamenhaj Pastikan Layanan Prima akan Sambut Jemaah Haji Gelombang Kedua di Madinah
Aktual
75 Kloter Sudah Pulang, Kemenhaj Tegaskan Larangan Bawa Zamzam dalam Koper
75 Kloter Sudah Pulang, Kemenhaj Tegaskan Larangan Bawa Zamzam dalam Koper
Aktual
Pandangan MUI soal Mitos di Bulan Muharram, Umat Islam Diminta Berpegang pada Akidah
Pandangan MUI soal Mitos di Bulan Muharram, Umat Islam Diminta Berpegang pada Akidah
Aktual
Mengenal Bulan Muharram, Pembuka Tahun Hijriah yang Mulia dan Diharamkan untuk Berperang
Mengenal Bulan Muharram, Pembuka Tahun Hijriah yang Mulia dan Diharamkan untuk Berperang
Aktual
KH Manarul Hidayat Restui Gus Hery Haryanto Azumi Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU
KH Manarul Hidayat Restui Gus Hery Haryanto Azumi Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU
Aktual
Kebakaran Hotel Al Hidayah di Makkah, Bagaimana Nasib Jemaah Haji Indonesia?
Kebakaran Hotel Al Hidayah di Makkah, Bagaimana Nasib Jemaah Haji Indonesia?
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com