Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Niat Puasa Senin Kamis, Doa Berbuka, dan Keutamaan Menurut Hadits

Kompas.com, 20 April 2026, 00:16 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Puasa Senin Kamis merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan dalam Islam dan rutin dikerjakan Rasulullah SAW.

Amalan ini dilaksanakan setiap hari Senin dan Kamis sejak terbit fajar hingga matahari terbenam, sebagaimana ketentuan puasa pada umumnya.

Selain bernilai ibadah, puasa sunnah ini juga diyakini memberi manfaat bagi spiritual, pengendalian diri, dan kedisiplinan umat Muslim.

Anjuran puasa Senin Kamis didasarkan pada sejumlah hadis yang menjelaskan keutamaannya.

Baca juga: Panduan Puasa Pengganti Ramadhan: Tata Cara, Niat, dan Batas Waktu Pelaksanaan

Niat Puasa Senin Kamis

Niat menjadi syarat sah dalam pelaksanaan puasa, termasuk puasa sunnah Senin Kamis. Bacaan niat dapat disesuaikan dengan hari pelaksanaannya.

Niat Puasa Hari Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْإِثْنَينِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma yaumil itsnaini sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat puasa sunnah hari Senin karena Allah Ta'ala."

Baca juga: Puasa Syawal dan Ayyamul Bidh Bisa Digabung? Ini Penjelasan Ulama

Niat Puasa Hari Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيسِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma yaumil khamiisi sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat puasa sunnah hari Kamis karena Allah Ta'ala."

Niat puasa sunnah dianjurkan dilakukan sebelum fajar. Namun, apabila seseorang belum melakukan hal yang membatalkan puasa, niat masih dapat dilakukan setelah fajar sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW dalam hadis riwayat Aisyah RA.

Doa Berbuka Puasa Senin Kamis

Di kalangan umat Islam, terdapat beberapa bacaan doa berbuka puasa yang umum diamalkan. Salah satu yang sering dibaca adalah:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Latin: Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa 'alayka tawakkaltu wa 'alaa rizqika afthortu, birohmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya: "Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah diri, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Penyayang."

Namun, berdasarkan hadis shahih yang dikutip dari buku Koreksi Tuntas Buku 37 Masalah Populer karya Abdurrahman Al-Mukaffi, doa berbuka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW adalah:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ، إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insya Allah.

Artinya: "Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah." (HR. Abu Dawud no. 2357)

Doa tersebut dianjurkan dibaca setelah membatalkan puasa dengan air atau makanan ringan seperti kurma, sebagaimana kebiasaan Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan Puasa Senin Kamis

Puasa Senin Kamis memiliki banyak keutamaan sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW. Salah satunya berkaitan dengan waktu diperiksanya amal manusia.

Rasulullah SAW bersabda:

"Amal-amalan itu ditunjukkan (kepada Allah) pada hari Senin dan Kamis. Maka akan diampuni dosa orang yang tidak menyekutukan-Nya dengan apa pun, kecuali seorang laki-laki yang antara dirinya dan saudaranya terdapat permusuhan. Biarkanlah dua laki-laki itu sampai keduanya berdamai." (HR. Muslim)

Berikut beberapa keutamaan puasa Senin Kamis:

1. Menjalankan Sunnah Rasulullah SAW

Rasulullah SAW diketahui rutin berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Menjalankannya menjadi bentuk meneladani sunnah beliau.

2. Amal Diangkat Saat Berpuasa

Hari Senin dan Kamis disebut sebagai waktu diangkatnya amal manusia. Berpuasa pada hari tersebut mencerminkan kesiapan spiritual ketika amal diperlihatkan kepada Allah SWT.

3. Menghapus Dosa-Dosa Kecil

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa ibadah seperti salat, puasa, dan sedekah menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil seorang hamba.

4. Mendapat Keistimewaan Pintu Surga Ar-Rayyan

Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya di surga terdapat pintu yang disebut Ar-Rayyan. Pada hari kiamat, orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu itu. Setelah mereka masuk, pintu itu akan ditutup dan tidak ada seorang pun yang bisa masuk melaluinya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Puasa Senin Kamis menjadi amalan sederhana namun penuh keutamaan. Dengan niat yang benar dan dilakukan secara istiqamah, ibadah sunnah ini dapat menjadi jalan meraih pahala serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Niat Puasa Senin Kamis, Doa Berbuka, dan Keutamaan Menurut Hadits
Niat Puasa Senin Kamis, Doa Berbuka, dan Keutamaan Menurut Hadits
Doa dan Niat
Doa-Doa Walimatussafar Haji Lengkap untuk Calon Jemaah, Keluarga, dan Tamu Undangan
Doa-Doa Walimatussafar Haji Lengkap untuk Calon Jemaah, Keluarga, dan Tamu Undangan
Doa dan Niat
Fakta Gua Safarwadi Tasikmalaya, Wisata Religi yang Disebut Punya Jalan Tembus ke Mekkah
Fakta Gua Safarwadi Tasikmalaya, Wisata Religi yang Disebut Punya Jalan Tembus ke Mekkah
Aktual
Mengenal Multazam di Masjidil Haram: Letak, Keutamaan, dan Tata Cara Berdoa yang Dianjurkan
Mengenal Multazam di Masjidil Haram: Letak, Keutamaan, dan Tata Cara Berdoa yang Dianjurkan
Aktual
423 Tenaga Pendukung PPIH Disiapkan, Perkuat Layanan Jemaah Haji 2026
423 Tenaga Pendukung PPIH Disiapkan, Perkuat Layanan Jemaah Haji 2026
Aktual
Wamenhaj: 30 Persen Jemaah Haji Reguler 2026 Berprofesi Sebagai Petani
Wamenhaj: 30 Persen Jemaah Haji Reguler 2026 Berprofesi Sebagai Petani
Aktual
Kisah Ukasyah bin Mihshan, Sahabat Nabi yang Dijanjikan Surga Tanpa Hisab
Kisah Ukasyah bin Mihshan, Sahabat Nabi yang Dijanjikan Surga Tanpa Hisab
Aktual
Muslimat NU Surati PBB agar Hentikan Perang, Khofifah: Seruan untuk Perdamaian Dunia
Muslimat NU Surati PBB agar Hentikan Perang, Khofifah: Seruan untuk Perdamaian Dunia
Aktual
Muktamar NU 2026 Disorot, Gus Kikin: Kembalikan ke Qanun Asasi dan Perkuat Ukhuwah
Muktamar NU 2026 Disorot, Gus Kikin: Kembalikan ke Qanun Asasi dan Perkuat Ukhuwah
Aktual
Cara Gunakan Toilet di Pesawat, Jemaah Haji Harus Tahu
Cara Gunakan Toilet di Pesawat, Jemaah Haji Harus Tahu
Aktual
Peran Orang Tua Kunci Pendidikan Anak, Pesan KH Qosim di Purworejo
Peran Orang Tua Kunci Pendidikan Anak, Pesan KH Qosim di Purworejo
Aktual
Doa Setelah Shalat Tahajud, Waktu Sunyi yang Diyakini Penuh Keberkahan
Doa Setelah Shalat Tahajud, Waktu Sunyi yang Diyakini Penuh Keberkahan
Doa dan Niat
Cuaca Haji 2026 Diprediksi Ekstrem meski Masuk Musim Semi, Suhu Makkah Bisa Tembus 40°C
Cuaca Haji 2026 Diprediksi Ekstrem meski Masuk Musim Semi, Suhu Makkah Bisa Tembus 40°C
Aktual
Kumpulan Doa UTBK 2026, Amalan Agar Hati Tenang dan Fokus
Kumpulan Doa UTBK 2026, Amalan Agar Hati Tenang dan Fokus
Doa dan Niat
Kalender Hijriyah Mei 2026 Lengkap: Weton, Hari Besar, dan Tanggal Baik
Kalender Hijriyah Mei 2026 Lengkap: Weton, Hari Besar, dan Tanggal Baik
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com