Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Minum Susu Putih 1 Muharram: Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 13 Juni 2026, 09:44 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Doa minum susu putih pada malam 1 Muharram menjadi salah satu amalan yang banyak dicari umat Muslim menjelang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Tradisi ini biasanya dilakukan pada malam pergantian tahun Hijriah, tepatnya setelah Maghrib hingga sebelum Subuh.

Selain meminum susu putih sebagai simbol kesucian dan harapan baik, umat Islam juga dianjurkan membaca doa agar memperoleh keberkahan dan kelapangan rezeki.

Baca juga: Minum Susu Putih di Malam 1 Muharram: Sejarah, Doa, Hukum, dan Maknanya

Lantas, bagaimana bacaan doa minum susu putih 1 Muharram dalam bahasa Arab, latin, dan artinya?

Doa Minum Susu Putih 1 Muharram Arab, Latin, dan Artinya

Sebagian umat Muslim memiliki tradisi meminum susu putih pada malam 1 Muharram sebagai bentuk tafa'ul atau harapan baik saat memasuki tahun baru Hijriah.

Baca juga: Sejarah 1 Muharram Jadi Tahun Baru Islam, Ternyata Bukan Ditetapkan pada Masa Nabi

Dalam tradisi yang dikaitkan dengan Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki, seorang ulama sufi ternama asal Makkah yang berpemahaman Ahlussunnah wal Jamaah, amalan ini biasanya disertai dengan pembacaan doa memohon keberkahan.

Berikut bacaan doa minum susu putih pada malam 1 Muharram:

اللهم بارك لنا فيه وزدنامنه

Allahumma baarik lanaa fiihi wazidnaa minhu

Artinya: “Ya Allah, berkahilah minuman kami dan tambahkanlah darinya (rezeki) pada kami.”

Doa tersebut dibaca sebelum meminum susu putih pada malam 1 Muharram. Melalui doa ini, umat Muslim berharap Allah SWT memberikan keberkahan, kecukupan rezeki, serta kebaikan sepanjang tahun yang baru.

Kapan Doa Minum Susu Putih 1 Muharram Dibaca?

Tradisi minum susu putih biasanya dilakukan sejak setelah Maghrib pada malam 1 Muharram hingga sebelum waktu Subuh.

Sebelum meminum susu, umat Islam dianjurkan membaca doa terlebih dahulu sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan pengharapan kepada Allah SWT.

Selain membaca doa tersebut, malam Tahun Baru Islam juga dapat diisi dengan dzikir, istighfar, muhasabah diri, serta berbagai amalan sunnah lainnya.

Makna Tradisi Minum Susu Putih pada Malam 1 Muharram

Meminum susu putih saat Tahun Baru Islam bukan termasuk ibadah wajib dalam syariat.

Tradisi ini lebih dimaknai sebagai simbol optimisme dan harapan agar kehidupan di tahun yang baru dipenuhi kesucian, keberkahan, dan berbagai kebaikan.

Warna putih pada susu dipandang sebagai lambang kebersihan hati dan kesucian diri. Karena itu, tradisi ini sering dijalankan sebagai bentuk doa dan harapan agar setiap langkah selama setahun ke depan berada dalam lindungan Allah SWT.

Berasal dari Tradisi Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki

Tradisi minum susu putih pada malam 1 Muharram secara keilmuan dikaitkan dengan Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki, seorang ulama sufi asal Makkah yang berpemahaman Ahlussunnah wal Jamaah.

Diceritakan bahwa beliau rutin membagikan susu putih kepada para santrinya setiap awal tahun Hijriah.

Tradisi tersebut dimaknai sebagai bentuk tafa'ul, yaitu harapan akan datangnya keberkahan dan kebaikan sepanjang tahun, sebagaimana putih dan bersihnya warna susu.

Secara definitif, tafa’ul atau al-fa’lu adalah harapan dan optimisme terhadap kebaikan yang datang dari Allah SWT. Sikap ini merupakan salah satu bentuk husnuzan atau berbaik sangka kepada Allah SWT dalam setiap keadaan.

Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki menjelaskan bahwa meminum susu putih pada malam 1 Muharram melambangkan awal tahun yang baru yang bersih dan penuh dengan kebaikan.

Selama ini susu putih dipandang sebagai simbol kebersihan sekaligus nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Dengan membaca doa minum susu putih 1 Muharram dan mengamalkan tradisi tersebut, umat Muslim diharapkan dapat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan semangat baru, hati yang lebih bersih, serta harapan akan keberkahan dari Allah SWT.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Cara Daftar Nikah Massal di Kemenag Jakarta, Pendaftaran Ditutup 23 Juni 2026
Cara Daftar Nikah Massal di Kemenag Jakarta, Pendaftaran Ditutup 23 Juni 2026
Aktual
Kemenag Siapkan 5 Program Strategis 2026, Fokus Pemberdayaan Umat dan Wakaf Produktif
Kemenag Siapkan 5 Program Strategis 2026, Fokus Pemberdayaan Umat dan Wakaf Produktif
Aktual
Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Fokus Wisata Religi dan Rekreasi
Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Fokus Wisata Religi dan Rekreasi
Aktual
Kumpulan Doa Meminta Jodoh, Ikhtiar Agar Dipertemukan Pasangan yang Tepat
Kumpulan Doa Meminta Jodoh, Ikhtiar Agar Dipertemukan Pasangan yang Tepat
Doa dan Niat
Kemenag Siapkan 5 Program Raksasa Pemberdayaan Umat 2026, dari 1.000 Kampung Zakat hingga 24 Kota Wakaf
Kemenag Siapkan 5 Program Raksasa Pemberdayaan Umat 2026, dari 1.000 Kampung Zakat hingga 24 Kota Wakaf
Aktual
Doa Minum Susu Putih 1 Muharram: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Minum Susu Putih 1 Muharram: Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Minum Susu Putih di Malam 1 Muharram: Sejarah, Doa, Hukum, dan Maknanya
Minum Susu Putih di Malam 1 Muharram: Sejarah, Doa, Hukum, dan Maknanya
Doa dan Niat
Wamenhaj Takziah ke Rumah Duka Istri Petugas Haji, Sampaikan Duka dan Penghormatan
Wamenhaj Takziah ke Rumah Duka Istri Petugas Haji, Sampaikan Duka dan Penghormatan
Aktual
Ulama Dunia Serukan Peran Lebih Besar Cegah Konflik dan Radikalisme, Generasi Muda Jadi Fokus Utama
Ulama Dunia Serukan Peran Lebih Besar Cegah Konflik dan Radikalisme, Generasi Muda Jadi Fokus Utama
Aktual
Jangan Langsung Dibagi, Ini Tahapan yang Wajib Diselesaikan Sebelum Pembagian Warisan
Jangan Langsung Dibagi, Ini Tahapan yang Wajib Diselesaikan Sebelum Pembagian Warisan
Aktual
Syarat Kesehatan Haji 2027 Diperketat, Jamaah Demensia dan TBC Bisa Gagal Berangkat
Syarat Kesehatan Haji 2027 Diperketat, Jamaah Demensia dan TBC Bisa Gagal Berangkat
Aktual
Kemenag Buka Seleksi Eselon II 2026, Ini Jabatan dan Syaratnya
Kemenag Buka Seleksi Eselon II 2026, Ini Jabatan dan Syaratnya
Aktual
Pengorbanan Petugas Haji, Istri Berpulang Saat Sedang Bertugas
Pengorbanan Petugas Haji, Istri Berpulang Saat Sedang Bertugas
Aktual
7 Doa Penenang Hati saat Gelisah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
7 Doa Penenang Hati saat Gelisah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Aktual
Surah Al An'am Ayat 29, Ingatkan Tentang Kehidupan Setelah Kematian
Surah Al An'am Ayat 29, Ingatkan Tentang Kehidupan Setelah Kematian
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com