Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa-doa Wudhu Lengkap dari Awal Sampai Akhir: Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 14 Juni 2026, 07:52 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Doa-doa wudhu lengkap dari awal sampai akhir menjadi salah satu bacaan yang banyak dicari umat Islam, terutama saat ingin menyempurnakan ibadah shalat. Wudhu bukan sekadar membersihkan anggota tubuh dari hadas kecil, tetapi juga menjadi syarat sah shalat yang diperintahkan langsung oleh Allah SWT.

Dalam situasi normal, seseorang yang melaksanakan shalat tanpa berwudhu maka shalatnya tidak sah karena tidak memenuhi syarat bersuci. Karena itu, memahami tata cara dan doa-doa yang menyertai wudhu menjadi penting bagi setiap Muslim.

Dalam sejarah Islam, wudhu disyariatkan bersamaan dengan kewajiban shalat pada malam Isra Mi’raj. Wudhu menjadi bentuk persiapan seorang hamba sebelum bermunajat kepada Allah SWT dalam ibadah shalat.

Dasar perintah wudhu terdapat dalam Al-Qur’an Surat Al-Maidah ayat 6:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ

Artinya:

"Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki."

Baca juga: 5 Hal yang Membatalkan Wudhu Menurut Mazhab Syafi’i, Muslim Wajib Tahu

Selain itu, Rasulullah SAW bersabda:

لَا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلَاةً بِغَيْرِ طَهُورٍ

"Allah tidak menerima shalat tanpa bersuci," (HR Muslim).

Dalam hadits lain disebutkan:

لَا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلَاةَ أَحَدِكُمْ إذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

"Allah tidak menerima shalat salah seorang kamu bila berhadats sampai ia berwudhu," (HR Bukhari dan Muslim).

Niat Wudhu Lengkap

Niat merupakan rukun pertama dalam wudhu. Niat dilakukan dalam hati bersamaan dengan membasuh wajah. Berikut beberapa lafal niat yang dapat dibaca:

1. Niat Menghilangkan Hadas

نَوَيْتُ رَفْعَ الحَدَثِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaytu raf‘al hadatsi lillāhi ta’ālā.

2. Niat Melaksanakan Fardhu Wudhu

نَوَيْتُ فَرْضَ الوُضُوْءِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaytu fardhal wudhū’i lillāhi ta’ālā.

3. Niat Berwudhu

نَوَيْتُ الوُضُوْءَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaytul wudhū’a lillāhi ta’ālā.

4. Niat Bersuci dari Hadas

نَوَيْتُ الطَّهَارَةَ عَنِ الحَدَثِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaytut thahārata anil hadatsi lillāhi ta’ālā.

Enam Wajib Wudhu yang Harus Dipenuhi

Agar wudhu sah, seseorang wajib melaksanakan enam rukun berikut:

1. Niat Wudhu

Niat dilakukan dalam hati bersamaan saat membasuh wajah.

نَوَيْتُ الْوُضُوءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitul wudhu-a li raf‘il hadatsil ashghari fardhan lillāhi ta‘ālā

"Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil karena Allah Ta'ala."

2. Membasuh Wajah

Menurut Imam Nawawi, batas wajah dalam wudhu secara vertikal adalah dari tempat tumbuh rambut hingga dagu bagian bawah. Secara horizontal, dari telinga kanan hingga telinga kiri.

اللّٰهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِي يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ

Allāhumma bayyiḍ wajhī yauma tabyaddu wujūhun wa taswaddu wujūh

"Ya Allah, putihkanlah wajahku pada hari ketika wajah-wajah menjadi putih dan ada yang menjadi hitam."

3. Membasuh Kedua Tangan Hingga Siku

Seluruh bagian tangan, termasuk kulit, kuku, dan rambut dari ujung jari hingga siku harus terkena air.

- Doa membasu tangan kanan sampai siku

اللّٰهُمَّ أَعْطِنِي كِتَابِي بِيَمِينِي وَحَاسِبْنِي حِسَابًا يَسِيرًا

Allāhumma a‘thinī kitābī biyamīnī wa ḥāsibnī ḥisāban yasīrā

"Ya Allah, berikanlah kitab amalanku dari tangan kananku dan hisablah aku dengan hisab yang mudah."

- Doa membasuh tangan kiri sampai siku

اللّٰهُمَّ لاَ تُعْطِنِي كِتَابِي بِشِمَالِي وَلاَ مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِي

Allāhumma lā tu‘thinī kitābī bisyimālī wa lā min warā’i ẓahrī

"Ya Allah, jangan Engkau berikan kitab amalanku dari tangan kiriku dan jangan pula dari belakang punggungku."

4. Mengusap Sebagian Kepala

Minimal air mengenai sebagian kecil kepala atau sehelai rambut yang tumbuh di area kepala.

اللّٰهُمَّ غَشِّنِي بِرَحْمَتِكَ وَأَنْزِلْ عَلَيَّ مِنْ بَرَكَاتِكَ

Allāhumma ghisyynī biraḥmatika wa anzil ‘alayya min barakātika

"Ya Allah, limpahkanlah rahmat-Mu kepadaku dan turunkanlah keberkahan-Mu atas diriku."

5. Membasuh Kedua Kaki Hingga Mata Kaki

Seluruh bagian kaki, termasuk kuku dan rambut yang berada di area tersebut, wajib terkena air.

اللّٰهُمَّ ثَبِّتْ قَدَمِي عَلَى الصِّرَاطِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيهِ الْأَقْدَامُ

Allāhumma ṡabbit qadamī ‘alaṣ-ṣirāṭi yauma tazillu fīhil aqdām

"Ya Allah, teguhkanlah kakiku di atas shirath pada hari di mana banyak kaki tergelincir."

6. Tertib

Semua rukun dilakukan secara berurutan sesuai tuntunan syariat.

Urutan Sunah Wudhu dari Awal Sampai Akhir

Selain rukun wajib, terdapat beberapa amalan sunah yang dianjurkan saat berwudhu:

1. Bersiwak.
2. Membaca basmalah.
3. Membasuh kedua tangan.
4. Berkumur 3 kali.
5. Menghirup air ke dalam hidung (istinsyaq) 3 kali.
6. Melafalkan niat.
7. Memasang niat dalam hati saat membasuh wajah.
8. Membasuh wajah 3 kali.
9. Membasuh kedua tangan hingga siku 3 kali.
10. Mengusap sebagian kepala 3 kali.
11. Menyapu seluruh kepala.
12. Menyapu kedua telinga 3 kali.
13. Membasuh kedua kaki hingga mata kaki 3 kali.
14. Menghadap kiblat.
15. Membaca doa setelah wudhu.

Doa Setelah Wudhu Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian wudhu, dianjurkan membaca doa berikut:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ، وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ التَّوَّابِينَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ، وَأَتُوبُ إلَيْكَ

Asyhadu an lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lahū, wa asyhadu anna Muhammadan abduhū wa rasūluhū. Allāhummaj’alnī minat tawwābīna, waj’alnī minal mutathahhirīna. Subhānakallāhumma wa bi hamdika asyhadu an lā ilāha illā anta, astaghfiruka, wa atūbu ilayka.

Artinya:

"Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa tiada sekutu bagi-Nya dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan Rasul-Nya. Ya Allah jadikanlah saya termasuk golongan orang-orang yang bertaubat. Dan jadikanlah saya termasuk golongan orang-orang yang suci. Maha Suci Engkau Ya Allah, segala pujian untuk-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau dan aku meminta ampunan dan bertaubat pada-Mu."

Baca juga: Doa Saat Membasuh Kaki Ketika Wudhu agar Selamat di Shirath Akhirat

Penutup

Memahami doa-doa wudhu lengkap dari awal sampai akhir dapat membantu umat Islam menjalankan ibadah dengan lebih baik. Selain memenuhi syarat sah shalat, wudhu juga menjadi sarana membersihkan diri lahir dan batin sebelum menghadap Allah SWT. Dengan melaksanakan rukun dan sunah wudhu secara benar serta menutupnya dengan doa, seorang Muslim dapat meraih kesempurnaan dalam bersuci sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Pembuatan Kiswah Ka'bah Lewati 7 Tahap Rumit, Gunakan 825 Kg Sutra
Pembuatan Kiswah Ka'bah Lewati 7 Tahap Rumit, Gunakan 825 Kg Sutra
Aktual
Arab Saudi Hukum Warganya yang Hina Negara Sahabat di Media Sosial
Arab Saudi Hukum Warganya yang Hina Negara Sahabat di Media Sosial
Aktual
Doa-doa Wudhu Lengkap dari Awal Sampai Akhir: Arab, Latin, dan Artinya
Doa-doa Wudhu Lengkap dari Awal Sampai Akhir: Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Menguak Sejarah Sumur Ghars: Sumber Air Kesukaan Rasulullah SAW
Menguak Sejarah Sumur Ghars: Sumber Air Kesukaan Rasulullah SAW
Aktual
Arab Saudi Bekukan 21 Perusahaan Umrah, Kementerian Haji Temukan Pelanggaran dan Kinerja Buruk
Arab Saudi Bekukan 21 Perusahaan Umrah, Kementerian Haji Temukan Pelanggaran dan Kinerja Buruk
Aktual
6 Doa untuk Ibu dalam Islam, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
6 Doa untuk Ibu dalam Islam, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Stafsus Menag Gugun Gumilar Tinjau GKJ Nusukan Solo: Jamin Kebebasan Beribadah, Kawal IMB hingga Tuntas
Stafsus Menag Gugun Gumilar Tinjau GKJ Nusukan Solo: Jamin Kebebasan Beribadah, Kawal IMB hingga Tuntas
Aktual
Mengenal Dua Skema Tanazul Saat Kepulangan Jemaah Haji Indonesia
Mengenal Dua Skema Tanazul Saat Kepulangan Jemaah Haji Indonesia
Aktual
Komisi VIII DPR Desak Kemenkomdigi Blokir Akun dan Konten LGBT di Media Sosial
Komisi VIII DPR Desak Kemenkomdigi Blokir Akun dan Konten LGBT di Media Sosial
Aktual
 Kemenag Dukung Desakan MUI soal Regulasi LGBT, Sebut Pergerakannya Kian Terbuka
Kemenag Dukung Desakan MUI soal Regulasi LGBT, Sebut Pergerakannya Kian Terbuka
Aktual
Cara Daftar Nikah Massal di Kemenag Jakarta, Pendaftaran Ditutup 23 Juni 2026
Cara Daftar Nikah Massal di Kemenag Jakarta, Pendaftaran Ditutup 23 Juni 2026
Aktual
Kemenag Siapkan 5 Program Strategis 2026, Fokus Pemberdayaan Umat dan Wakaf Produktif
Kemenag Siapkan 5 Program Strategis 2026, Fokus Pemberdayaan Umat dan Wakaf Produktif
Aktual
Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Fokus Wisata Religi dan Rekreasi
Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Fokus Wisata Religi dan Rekreasi
Aktual
Kumpulan Doa Meminta Jodoh, Ikhtiar Agar Dipertemukan Pasangan yang Tepat
Kumpulan Doa Meminta Jodoh, Ikhtiar Agar Dipertemukan Pasangan yang Tepat
Doa dan Niat
Kemenag Siapkan 5 Program Raksasa Pemberdayaan Umat 2026, dari 1.000 Kampung Zakat hingga 24 Kota Wakaf
Kemenag Siapkan 5 Program Raksasa Pemberdayaan Umat 2026, dari 1.000 Kampung Zakat hingga 24 Kota Wakaf
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com