Editor
KOMPAS.com - Hari Arafah menjadi salah satu momen paling penting dalam rangkaian ibadah haji.
Pada waktu inilah seluruh jamaah haji melaksanakan wukuf di Padang Arafah sebagai rukun utama haji yang tidak boleh ditinggalkan.
Jamaah biasanya memperbanyak doa, dzikir, istighfar, serta memohon ampunan kepada Allah SWT saat berada di Arafah.
Dalam sejumlah riwayat hadis, Rasulullah SAW juga mengajarkan dzikir dan doa yang dianjurkan dibaca pada Hari Arafah.
Baca juga: Hukum Puasa Arafah bagi yang Tidak Berhaji, Lengkap Niat dan Keutamaannya
Keutamaan Hari Arafah ditegaskan dalam hadis Rasulullah SAW:
الْحَجُّ عَرَفَةُ
“Haji itu adalah Arafah.” (HR Tirmidzi)
Baca juga: Hari Arafah 2026 Tanggal Berapa? Ini Prediksi dan Keutamaannya
Hadis tersebut menunjukkan bahwa wukuf di Padang Arafah menjadi puncak sekaligus inti dari seluruh rangkaian manasik haji.
Pada momen itu, jamaah haji berkumpul dalam keadaan khusyuk, memperbanyak doa, dzikir, istighfar, dan taubat kepada Allah SWT dengan penuh harap serta ketundukan.
Salah satu dzikir utama yang sangat dianjurkan dibaca saat Hari Arafah adalah dzikir tauhid yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW.
Dalam kitab Al-Mushannaf, Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan hadis dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib karramallahu wajhah bahwa Rasulullah SAW bersabda:
أَكْثَرُ دُعَائِي وَدُعَاءِ الْأَنْبِيَاءِ قَبْلِي بِعَرَفَةَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
“Doa yang paling banyak aku panjatkan dan begitu juga para nabi sebelumku di Hari Arafah adalah:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Artinya: Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Menurut sejumlah ulama, dzikir tauhid tersebut tidak hanya mengandung pujian kepada Allah SWT, tetapi juga memiliki makna doa yang sangat agung.
Dalam lanjutan riwayat yang dicatat Ibnu Abi Syaibah, terdapat doa lain yang juga dianjurkan dibaca saat Hari Arafah.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا، اللَّهُمَّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ وَسْوَاسِ الصَّدْرِ وَشَتَاتِ الْأَمْرِ وَفِتْنَةِ الْقَبْرِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا يَلِجُ فِي اللَّيْلِ وَمِنْ شَرِّ مَا يَلِجُ فِي النَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ مَا تَهُبُّ بِهِ الرِّيَاحُ، وَمِنْ شَرِّ بَوَائِقِ الدَّهْرِ
“Ya Allah, jadikanlah cahaya di dalam hatiku, cahaya pada pendengaranku, dan cahaya pada penglihatanku. Ya Allah, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan aku berlindung kepada-Mu dari bisikan hati yang buruk, dari kekacauan urusan, dan dari fitnah kubur. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang masuk pada malam hari, dari keburukan yang masuk pada siang hari, dari keburukan yang dibawa oleh hembusan angin, dan dari segala bencana serta malapetaka zaman.” (Al-Mushannaf [Madinah: Maktabah al-‘Ulum wa al-Hikam], juz 6, h. 84)
Hadis Dzikir Arafah Dinilai Memiliki Sanad Hasan
Riwayat mengenai dzikir Hari Arafah juga dicatat oleh ath-Thabrani dalam Ad-Du‘a’, at-Tirmidzi dalam As-Sunan, serta Imam Malik dalam Al-Muwaththa’.
Namun, para ulama menyebut riwayat yang paling kuat adalah dzikir tauhid tanpa tambahan doa panjang.
Meski demikian, substansi keduanya tetap mengandung permohonan dan penghambaan kepada Allah SWT.
Dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi bi Syarh Jami‘ at-Tirmidzi, Al-Mubarakfuri menjelaskan bahwa hadis terkait dzikir Hari Arafah memiliki sanad hasan atau baik.
Hal serupa juga ditegaskan dalam riwayat Imam Ahmad yang para perawinya dinilai tsiqah.
Penjelasan tersebut semakin menegaskan bahwa dzikir tauhid sangat dianjurkan dibaca saat Hari Arafah, terutama oleh jamaah haji yang sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah.
Selain jamaah haji, umat Islam di berbagai tempat juga dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa pada Hari Arafah dengan hati yang khusyuk, penuh harap, dan penuh keyakinan kepada Allah SWT.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang