Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Berangkat Haji Lengkap: Arab, Latin, Arti agar Selamat & Mabrur

Kompas.com, 22 April 2026, 13:18 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Ada momen yang selalu terasa hangat sekaligus menggetarkan saat seseorang dilepas menuju Tanah Suci.

Tangis haru, pelukan keluarga, hingga lantunan doa mengiringi langkah para calon jemaah. Di titik inilah, doa bukan sekadar ucapan, melainkan harapan yang dititipkan kepada Allah SWT agar perjalanan haji berjalan selamat dan berujung pada predikat haji mabrur.

Dalam ajaran Islam, perjalanan haji bukan hanya mobilitas fisik menuju Makkah, tetapi perjalanan spiritual yang sarat ujian.

Karena itu, sejak awal keberangkatan, Rasulullah SAW telah mengajarkan sejumlah doa yang dapat diamalkan oleh jemaah maupun keluarga yang ditinggalkan.

Doa sebagai Bekal Utama Perjalanan Haji

Dalam perspektif keislaman, doa merupakan bentuk pengakuan atas keterbatasan manusia di hadapan Allah SWT.

Perjalanan jauh seperti haji mengandung banyak ketidakpastian, mulai dari kondisi fisik hingga situasi di lapangan.

Dalam kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, dijelaskan bahwa doa safar menjadi amalan penting karena mengandung permohonan perlindungan, kemudahan, serta keberkahan dalam perjalanan.

Hal ini sejalan dengan hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwa doa menjadi salah satu bentuk penjagaan diri dari keburukan.

Baca juga: Shalat Safar Haji: Niat, Tata Cara, dan Doa Lengkap Sebelum Berangkat

Doa Orang yang Pergi Haji kepada Keluarga

Salah satu doa yang diajarkan adalah doa dari orang yang berangkat haji kepada keluarga yang ditinggalkan.

Doa ini mencerminkan rasa tanggung jawab sekaligus ketenangan hati karena menyerahkan keluarga kepada penjagaan Allah SWT.

أَسْتَوْدِعُكَ اللَّهَ الَّذِي لَا تَضِيعُ وَدَائِعُهُ

Astawdi’ukallāhal-ladzī lā taḍī’u wadā’i’uh

Artinya: “Aku menitipkan kalian kepada Allah yang tidak akan menyia-nyiakan titipan-Nya.” (HR Ibnu Majah dan Ahmad)

Doa ini mengandung makna mendalam bahwa perlindungan terbaik bukan berasal dari manusia, melainkan dari Allah SWT.

Doa Keluarga untuk Jemaah Haji

Sebaliknya, keluarga yang ditinggalkan juga dianjurkan membalas dengan doa. Hubungan spiritual ini menjadi penguat batin bagi jemaah yang sedang menempuh perjalanan panjang.

أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ

Astawdi’ullāha dīnak, wa amānatak, wa khawātīma ‘amalik

Artinya: “Aku menitipkan agamamu, amanahmu, dan akhir amalmu kepada Allah.” (HR At-Tirmidzi dan Ahmad)

Doa ini tidak hanya memohon keselamatan fisik, tetapi juga menjaga kualitas ibadah agar tetap terjaga hingga akhir perjalanan.

Doa Agar Haji Mabrur dan Dipermudah

Selain doa keselamatan, terdapat pula doa yang secara khusus memohon agar ibadah haji diterima dan dimudahkan.

زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ

Zawwadakallāhut-taqwā wa ghafara dzanbaka wa yassara lakal-khaira haitsumā kunta

Artinya: “Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkan kebaikan di mana pun engkau berada.”(HR At-Tirmidzi)

Doa ini sering dilantunkan saat pelepasan jemaah, menjadi simbol harapan agar perjalanan haji tidak hanya selesai secara ritual, tetapi juga membawa perubahan batin.

Baca juga: Kumpulan Doa Haji dan Umrah Lengkap: Arab, Latin, Arti Sesuai Sunnah

Doa Memohon Haji Mabrur

Harapan terbesar setiap jemaah adalah meraih haji mabrur. Dalam literatur klasik, haji mabrur bukan sekadar sah secara hukum, tetapi diterima oleh Allah SWT.

اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا حَاجًا مَبْرُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا

Allāhummaj’alhā hajjan mabrūran wa dzanban maghfūran

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah hajinya sebagai haji yang mabrur dan dosanya diampuni.”

Dalam buku Untaian Mutiara Doa karya Ali Manshur, doa ini disebut sebagai bentuk permohonan tertinggi dalam ibadah haji karena menyangkut penerimaan amal.

Makna Haji Mabrur dalam Perspektif Ulama

Istilah haji mabrur sering disebut, tetapi maknanya tidak selalu dipahami secara mendalam. Dalam buku Setetes Embun Hikmah karya Muhammad Arham, dijelaskan bahwa haji mabrur adalah haji yang membawa perubahan nyata dalam kehidupan seseorang.

Perubahan itu tercermin dalam peningkatan kualitas ibadah, baik secara personal maupun sosial.

Seseorang yang meraih haji mabrur akan lebih disiplin dalam ibadah, menjauhi maksiat, serta menunjukkan kepedulian sosial yang lebih tinggi.

Hal ini sejalan dengan hadis Rasulullah SAW yang menegaskan bahwa balasan haji mabrur tidak lain adalah surga.

Baca juga: Kumpulan Doa Berangkat Haji Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Haji sebagai Perjalanan Transformasi

Dalam kajian modern tentang haji, seperti yang diuraikan dalam buku The Hajj: Pilgrimage in Islam karya F. E. Peters, ibadah ini dipandang sebagai perjalanan transformasi total. Tidak hanya fisik, tetapi juga mental dan spiritual.

Doa-doa yang dipanjatkan sejak awal keberangkatan menjadi fondasi dari transformasi tersebut.

Ia membentuk kesadaran bahwa perjalanan haji adalah proses mendekatkan diri kepada Allah, bukan sekadar memenuhi kewajiban.

Antara Haru Perpisahan dan Harapan Kepulangan

Melepas jemaah haji selalu menghadirkan dua sisi yang saling beriringan, kesedihan karena perpisahan dan harapan akan kepulangan yang membawa keberkahan.

Di antara keduanya, doa menjadi jembatan yang menghubungkan hati yang ditinggalkan dan yang berangkat. Ia menguatkan keyakinan bahwa setiap langkah jemaah berada dalam penjagaan Allah SWT.

Pada akhirnya, perjalanan haji bukan hanya tentang sampai di Tanah Suci, tetapi tentang bagaimana seseorang kembali dengan hati yang lebih bersih, iman yang lebih kuat, dan kehidupan yang lebih bermakna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Mengapa Membaca Al-Quran Harus dengan Tajwid dan Tartil? Ini Penjelasannya
Mengapa Membaca Al-Quran Harus dengan Tajwid dan Tartil? Ini Penjelasannya
Aktual
11 PTKIN Tembus Top 100 Webometrics Juli 2026, UIN Sunan Kalijaga Jadi yang Terbaik di Indonesia
11 PTKIN Tembus Top 100 Webometrics Juli 2026, UIN Sunan Kalijaga Jadi yang Terbaik di Indonesia
Aktual
Bacaan Doa untuk Indonesia agar Tetap Aman dan Makmur
Bacaan Doa untuk Indonesia agar Tetap Aman dan Makmur
Doa dan Niat
MTsN Bogor Rehabilitasi Ruang Rp 5,5 Miliar dari Program Presiden
MTsN Bogor Rehabilitasi Ruang Rp 5,5 Miliar dari Program Presiden
Aktual
MUI Indramayu Telaah Dugaan Aliran Sesat 'Islam 4S' di Kroya
MUI Indramayu Telaah Dugaan Aliran Sesat "Islam 4S" di Kroya
Aktual
Menambah Bacaan Doa di Sujud Terakhir Shalat, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Menurut Al-Qur'an dan Hadits
Menambah Bacaan Doa di Sujud Terakhir Shalat, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Menurut Al-Qur'an dan Hadits
Aktual
Daftar Puasa yang Diharamkan untuk Dilakukan dalam Islam, Apa Saja?
Daftar Puasa yang Diharamkan untuk Dilakukan dalam Islam, Apa Saja?
Aktual
Orang Tua Terlambat Akikahi Anak, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ulama
Orang Tua Terlambat Akikahi Anak, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Hukum Azan di Telinga Bayi Baru Lahir dalam Islam, Apakah Disunnahkan? Simak Penjelasan Ulama
Hukum Azan di Telinga Bayi Baru Lahir dalam Islam, Apakah Disunnahkan? Simak Penjelasan Ulama
Aktual
Bagaimana Hukum Akikah bagi Anak Lahir di Luar Nikah? Ini Penjelasan Ulama
Bagaimana Hukum Akikah bagi Anak Lahir di Luar Nikah? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Apakah Akikah Harus Dilakukan di Hari Ketujuh Kelahiran? Ini Penjelasan Ulama
Apakah Akikah Harus Dilakukan di Hari Ketujuh Kelahiran? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Dialog Kebangsaan Bersama Ketua MPR RI, KH Imam Jazuli Soroti Transformasi Pesantren dan Kondusivitas Muktamar ke-35 NU
Dialog Kebangsaan Bersama Ketua MPR RI, KH Imam Jazuli Soroti Transformasi Pesantren dan Kondusivitas Muktamar ke-35 NU
Aktual
Doa Kemerdekaan Republik Indonesia: Bacaan Doa 17 Agustus untuk Upacara HUT RI Penuh Syukur dan Harapan
Doa Kemerdekaan Republik Indonesia: Bacaan Doa 17 Agustus untuk Upacara HUT RI Penuh Syukur dan Harapan
Doa dan Niat
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar