Editor
KOMPAS.com - Sebagai wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual menjelang pengoperasian infrastruktur energi strategis nasional, PT Pertamina (Persero) menggelar kegiatan Doa dan Santunan Bersama Anak Yatim Piatu dan Penyandang Disabilitas di Kantor Kilang Pertamina Indonesia (KPI) Balikpapan, Kalimantan Timur.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menjelang peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang dijadwalkan akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia.
Melalui doa bersama tersebut, Pertamina berharap proyek strategis nasional (PSN) RDMP Balikpapan dapat berjalan lancar, penuh keberkahan, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa Indonesia dalam mewujudkan kemandirian energi.
Baca juga: MUI Buka Layanan Curhat Gratis soal Masalah Hidup hingga Hukum Islam
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menegaskan bahwa RDMP Balikpapan merupakan langkah konkret Pertamina dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi nasional.
“Kami memohon doa adik-adik sekalian agar seluruh proses operasional infrastruktur energi terintegrasi ini berjalan lancar dan penuh keberkahan. RDMP Balikpapan adalah komitmen kita bersama untuk memastikan Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam pemenuhan energi, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh rakyat,” ujar Simon dilansir dari situs Pertamina.go.id.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menjelaskan bahwa pelibatan anak yatim dan penyandang disabilitas memiliki makna penting dalam nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual yang dijunjung perusahaan.
“Keberhasilan proyek sebesar RDMP Balikpapan tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga dukungan dan doa dari masyarakat. Melalui kegiatan santunan ini, kami ingin memastikan kehadiran Pertamina memberikan dampak sosial yang nyata dan inklusif,” kata Baron.
Ia berharap, dengan doa dan kepedulian sosial tersebut, langkah Pertamina menuju swasembada energi senantiasa dimudahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
RDMP Balikpapan sendiri merupakan salah satu tonggak penting bagi kedaulatan energi Indonesia.
Proyek ini tidak hanya meningkatkan kapasitas pengolahan kilang, tetapi juga menghasilkan produk yang lebih ramah lingkungan, sehingga mampu menekan ketergantungan impor dan memperkuat devisa negara.
Baca juga: Kumpulan Doa Perlindungan untuk Anak Agar Dijauhkan dari Berbagai Gangguan
Acara ditandai dengan doa bersama, pemotongan tumpeng sebagai simbol kesiapan Pertamina dalam mengoperasikan infrastruktur energi masa depan Indonesia, serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada anak-anak dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Baitul Yatama dan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Balikpapan.
Sebagai perusahaan yang memimpin transisi energi nasional, Pertamina terus berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 dan mendorong program yang berdampak langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang mengedepankan tata kelola, keberlanjutan usaha, kepedulian sosial, serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang