Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapan Awal Puasa 2026? Panduan Resmi Pemerintah dan Muhammadiyah

Kompas.com, 26 Januari 2026, 09:32 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, pertanyaan seperti kapan awal puasa dan kapan mulai puasa 2026? menjadi topik utama pencarian umat Islam di Indonesia.

Masing-masing pihak memiliki pendekatan penetapan yang berbeda, tetapi semuanya tetap berlandaskan syariat dan ilmu falak.

Penetapan Awal Puasa Versi Muhammadiyah

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara resmi telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 Masehi berdasarkan perhitungan hisab hakiki dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Baca juga: Hitung Mundur Puasa 2026: Berapa Hari Lagi Ramadhan? Ini Perkiraannya

Maklumat ini tertuang dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.1/B/2025.

Metode KHGT yang digunakan Muhammadiyah mengandalkan perhitungan astronomi yang memadukan data posisi bulan dan matahari secara global sehingga penetapan awal bulan hijriah bisa dilakukan jauh sebelum pengamatan hilal.

Penetapan Awal Puasa Versi Pemerintah

Sementara itu, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) memperkirakan awal puasa 1 Ramadhan 1447 H akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang dirilis pemerintah. Namun, tanggal ini bersifat perkiraan dan belum bersifat final.

Penetapan resmi oleh pemerintah akan melalui Sidang Isbat, biasanya digelar menjelang akhir bulan Sya’ban (sekitar 17 Februari 2026) setelah pengamatan hilal dari berbagai titik di Indonesia.

Keputusan sidang isbat inilah yang nantinya menjadi acuan nasional bagi umat Islam yang mengikuti keputusan pemerintah.

Mengapa Bisa Berbeda?

Perbedaan tanggal awal puasa tersebut disebabkan oleh perbedaan metode penetapan:

Muhammadiyah menggunakan hisab hakiki dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) tanpa menunggu hilal. 

Pemerintah Indonesia menggunakan kombinasi hisab dan rukyatul hilal (pengamatan hilal), yang dibahas dalam sidang isbat.

Perbedaan 1 hari ini merupakan hal yang lazim dalam dinamika Islam di Indonesia dan tidak mengurangi semangat menyambut Ramadhan.

Kapan Mulai Puasa 2026?

  • Versi Muhammadiyah:  Rabu, 18 Februari 2026
  • Versi Pemerintah (perkiraan): Kamis, 19 Februari 2026 (final mengikuti sidang isbat) 

Hitung Mundur Menuju Puasa

Dengan memperhatikan tanggal yang diperkirakan, umat Islam kini tinggal menghitung mundur menuju Ramadhan.

Informasi perhitungan hitung mundur ini sering diperbarui di media dan kalender Muslim karena mendekati bulan Syaban.

Persiapan Menyambut Ramadhan

Sambil menanti keputusan resmi, umat Islam dianjurkan memulai persiapan spiritual seperti memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, memperkuat ibadah sunnah, dan menyelesaikan tanggungan puasa sebelumnya agar memasuki bulan suci dengan hati yang bersih dan niat yang tulus.

Baca juga: Tanggal Berapa Puasa 2026? Ini Perkiraan Awal Ramadan & Versi Muhammadiyah

Jika kamu ingin informasi terbaru terkait jadwal puasa 2026, tetap ikuti pengumuman resmi dari Kementerian Agama setelah sidang isbat digelar serta maklumat dari ormas Islam yang kamu ikuti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Daftar 21 Rute dan Warna Bus Shalawat untuk Jemaah Haji Indonesia di Makkah
Daftar 21 Rute dan Warna Bus Shalawat untuk Jemaah Haji Indonesia di Makkah
Aktual
Doa Mustajab dari KH Achmad Chalwani agar Dimudahkan Berangkat Haji
Doa Mustajab dari KH Achmad Chalwani agar Dimudahkan Berangkat Haji
Doa dan Niat
Koper Jemaah Haji Indonesia Dibongkar di Bandara Madinah, Ternyata Isinya Petis Berlapis
Koper Jemaah Haji Indonesia Dibongkar di Bandara Madinah, Ternyata Isinya Petis Berlapis
Aktual
Muhammadiyah Jadi Ormas Islam dengan 23 Fakultas Kedokteran Terbanyak di Dunia, Ini Faktanya
Muhammadiyah Jadi Ormas Islam dengan 23 Fakultas Kedokteran Terbanyak di Dunia, Ini Faktanya
Aktual
Haji 2026: Jangan Berangkat Sebelum Cek Izin, Ini Risikonya
Haji 2026: Jangan Berangkat Sebelum Cek Izin, Ini Risikonya
Aktual
Kemenhaj Minta Jemaah Haji 2026 Laporkan Pungutan Liar, Jangan Takut
Kemenhaj Minta Jemaah Haji 2026 Laporkan Pungutan Liar, Jangan Takut
Aktual
Doa untuk Orang Sakit Sesuai Sunnah & Keutamaan Menjenguk Orang Sakit
Doa untuk Orang Sakit Sesuai Sunnah & Keutamaan Menjenguk Orang Sakit
Doa dan Niat
6 Amalan Sunnah Jelang Pelaksanaan Haji 1447 H, Jangan Sampai Terlewat
6 Amalan Sunnah Jelang Pelaksanaan Haji 1447 H, Jangan Sampai Terlewat
Aktual
Bacaan Shalawat Adrikni Arab, Latin, Arti, dan Amalan Saat Terdesak
Bacaan Shalawat Adrikni Arab, Latin, Arti, dan Amalan Saat Terdesak
Doa dan Niat
Bekas Rumah Abu Jahal Musuh Nabi Kini Jadi Toilet di Masjidil Haram? Ini Faktanya
Bekas Rumah Abu Jahal Musuh Nabi Kini Jadi Toilet di Masjidil Haram? Ini Faktanya
Aktual
Selain Zamzam, Air Ini Paling Utama di Dunia Menurut Ulama
Selain Zamzam, Air Ini Paling Utama di Dunia Menurut Ulama
Aktual
30 Ucapan Idul Adha 1447 H untuk Keluarga, Teman, dan Sosial Media
30 Ucapan Idul Adha 1447 H untuk Keluarga, Teman, dan Sosial Media
Aktual
Arab Saudi Imbau Jemaah Cek Keaslian Izin Haji Sebelum ke Tanah Suci
Arab Saudi Imbau Jemaah Cek Keaslian Izin Haji Sebelum ke Tanah Suci
Aktual
Hukum Kurban Online Idul Adha 2026, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Kurban Online Idul Adha 2026, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Tips Memilih Hewan Kurban Idul Adha 2026: Syarat Sah dan Ciri Sehat
Tips Memilih Hewan Kurban Idul Adha 2026: Syarat Sah dan Ciri Sehat
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com