Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

MBG Tetap Jalan Saat Ramadhan, Ini Menu Tahan Lama yang Disiapkan

Kompas.com, 27 Januari 2026, 08:54 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama bulan Ramadhan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan, skema distribusi sudah disiapkan matang agar bantuan gizi tidak mubazir meski mayoritas penerima manfaat menjalankan puasa.

Hal itu disampaikan Dadan saat bersilaturahim ke Majelis Ulama Indonesia (MUI), Senin (26/1/2026).

“Pada prinsipnya MBG menyasar ibu hamil dan anak balita. Anak balita tentu tidak terkena kewajiban puasa, jadi program ini untuk mereka tetap berjalan normal,” ujarnya dilansir dari MUI Digital.

Baca juga: 170.000 Jemaah Haji Indonesia Risiko Tinggi, Sebagian Penyakit Komorbid

Anak Sekolah Tetap Dapat, Tapi Dibawa Pulang

Untuk anak sekolah di wilayah mayoritas Muslim yang berpuasa, BGN menyiapkan pola berbeda. Makanan tetap dibagikan di sekolah, tetapi dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka.

Skema ini sempat memunculkan kekhawatiran soal makanan yang bisa basi karena jarak waktu pulang sekolah hingga magrib cukup lama.

Namun BGN sudah menyiapkan solusi.

Menu Tahan Lama Disiapkan

Dadan menjelaskan, menu MBG selama Ramadhan untuk anak sekolah akan diganti dengan makanan yang lebih tahan lama, seperti:

  • Telur asin, telur rebus, telur pindang
  • Susu, buah, kurma
  • Abon, roti, dan penganan lokal yang awet hingga sore hari

“Menu yang dibawa ke rumah dipastikan yang tahan sampai waktu berbuka,” jelasnya.

Daerah Nonpuasa dan Balita Tetap Normal

Di daerah yang mayoritas penduduknya tidak menjalankan puasa, MBG tetap berjalan seperti biasa. Begitu pula untuk balita dan ibu hamil yang memang menjadi sasaran utama program ini.

Khusus Pesantren, Dibagikan Jelang Buka

BGN juga menyiapkan strategi khusus untuk wilayah pesantren. Waktu memasak dan pembagian makanan akan digeser ke sore hari, sehingga santri menerima makanan menjelang berbuka puasa.

Baca juga: Viral Gaji Guru Jauh Lebih Kecil dari Sopir MBG, Ini Kemuliaan Guru dalam Islam

“Kalau di pesantren, pembagian akan diatur menjelang berbuka agar lebih efektif,” kata Dadan.

Dengan penyesuaian menu dan waktu distribusi ini, BGN memastikan MBG tetap tepat sasaran selama Ramadhan, sekaligus menjawab kekhawatiran publik soal potensi pemborosan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Tanggal 14-15 Mei 2026 Libur Apa? Ini Hitungan Long Weekendnya
Tanggal 14-15 Mei 2026 Libur Apa? Ini Hitungan Long Weekendnya
Aktual
Kementan Pastikan Stok Hewan Kurban Idul Adha 2026 Aman dan Terkendali
Kementan Pastikan Stok Hewan Kurban Idul Adha 2026 Aman dan Terkendali
Aktual
Harga Sapi Kurban di Trenggalek Naik Jelang Idul Adha 2026, Dipicu Dampak PMK
Harga Sapi Kurban di Trenggalek Naik Jelang Idul Adha 2026, Dipicu Dampak PMK
Aktual
Sholat Isyroq: Tata Cara, Niat, & Keutamaan Pahala Setara Haji & Umrah
Sholat Isyroq: Tata Cara, Niat, & Keutamaan Pahala Setara Haji & Umrah
Doa dan Niat
Sapi Kurban Milik Presiden Prabowo di Wonosobo Berbobot 1,1 Ton, Akan Dibagikan ke Warga Kaliwuluh
Sapi Kurban Milik Presiden Prabowo di Wonosobo Berbobot 1,1 Ton, Akan Dibagikan ke Warga Kaliwuluh
Aktual
Haji 2026: Masjid Nabawi Hadirkan Layanan Khusus untuk Jamaah Lansia dan Disabilitas
Haji 2026: Masjid Nabawi Hadirkan Layanan Khusus untuk Jamaah Lansia dan Disabilitas
Aktual
Tanggal 14-15 Mei 2026 Libur Apa? Ini Penjelasan Tanggal Merah dan Daftar Cuti Bersamanya
Tanggal 14-15 Mei 2026 Libur Apa? Ini Penjelasan Tanggal Merah dan Daftar Cuti Bersamanya
Aktual
Kemenhaj Temukan Dugaan Pelanggaran KBIHU soal Layanan Kursi Roda Jemaah Haji
Kemenhaj Temukan Dugaan Pelanggaran KBIHU soal Layanan Kursi Roda Jemaah Haji
Aktual
Waspada Penipuan Daftar Nikah Catut Nama KUA, Kenali Modus QRIS Palsu!
Waspada Penipuan Daftar Nikah Catut Nama KUA, Kenali Modus QRIS Palsu!
Aktual
Saudi Uji RoboBus AI di Masjid Quba, Bus Tanpa Sopir untuk Jemaah Haji 2026
Saudi Uji RoboBus AI di Masjid Quba, Bus Tanpa Sopir untuk Jemaah Haji 2026
Aktual
Mengapa Fa Inna Ma’al Usri Yusra Diulang? Ini Penjelasan Tafsirnya
Mengapa Fa Inna Ma’al Usri Yusra Diulang? Ini Penjelasan Tafsirnya
Doa dan Niat
Bukan Hanya Jemaah, Petugas Haji 2026 Kini Wajib Vaksin Ini oleh Saudi
Bukan Hanya Jemaah, Petugas Haji 2026 Kini Wajib Vaksin Ini oleh Saudi
Aktual
Awas Kaki Melepuh di Suhu Ekstrem! Ini Pesan Dokter Buat Jemaah Haji
Awas Kaki Melepuh di Suhu Ekstrem! Ini Pesan Dokter Buat Jemaah Haji
Aktual
Jelang Puncak Haji, BSI Bantu 300 Kursi Roda untuk Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas
Jelang Puncak Haji, BSI Bantu 300 Kursi Roda untuk Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas
Aktual
Zayed Foundation Bantu 162 Jemaah Haji Indonesia, Nilainya Capai Rp 3,3 Miliar
Zayed Foundation Bantu 162 Jemaah Haji Indonesia, Nilainya Capai Rp 3,3 Miliar
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com