Editor
KOMPAS.com-Cuaca di Arab Saudi diperkirakan mengalami perubahan dalam beberapa hari ke depan.
Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (National Center for Meteorology/NCM) memprakirakan hujan berpotensi turun di sejumlah wilayah, termasuk Makkah, mulai Rabu (28/1/2026) sore hingga Kamis (29/1/2026), seiring pergerakan sistem cuaca dari wilayah selatan menuju utara Kerajaan.
Perubahan cuaca ini menjadi pengingat akan dinamika alam yang terus bergerak dalam ketetapan-Nya.
Baca juga: Ramadhan 2026 Bertepatan Musim Hujan, Begini Cara Tetap Khusyuk Puasa
Hujan yang turun di wilayah gurun kerap dipandang sebagai rahmat, namun pada saat yang sama juga menuntut kewaspadaan, terutama di daerah-daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat dalam waktu singkat.
Dilansir dari Saudi Gazette, berdasarkan hasil analisis Model Numerik Saudi, hujan diperkirakan akan memengaruhi wilayah Asir, Al-Baha, Jazan, serta Makkah.
Sistem cuaca tersebut juga diprediksi meluas ke wilayah Qassim, bagian utara dan barat Riyadh, serta Provinsi Timur.
Hujan diperkirakan mulai turun pada Rabu sore, bergerak dari wilayah selatan menuju ke utara. Daerah Jazan bagian barat dan wilayah Asir, termasuk Kota Abha, menjadi kawasan awal yang berpotensi terdampak.
Seiring waktu menuju awal malam, hujan diperkirakan meluas ke Asir bagian timur dan Al-Baha, hingga mencapai wilayah Makkah, termasuk Kota Taif dan daerah di sekitarnya.
Pada periode yang sama, hujan juga berpotensi terjadi di beberapa wilayah Riyadh, khususnya Al-Dawadmi dan kawasan di utara ibu kota.
Baca juga: Doa Pereda Hujan Deras dan Doa Agar Hujan Turun dalam Islam, Lengkap dengan Artinya
Curah hujan ringan hingga sedang diperkirakan meluas ke wilayah antara Riyadh dan Provinsi Timur bagian utara, serta mencapai sebagian wilayah Qassim, termasuk Buraidah.
Menjelang malam hari, intensitas hujan diprediksi meningkat dan mencakup wilayah yang lebih luas.
Hujan lebat berpotensi terjadi dari Al-Dawadmi menuju Buraidah, kemudian meluas ke Al-Majma’ah di wilayah Riyadh dan ke arah timur hingga Provinsi Timur. Sementara itu, di wilayah Asir, hujan lebat diperkirakan bergerak dari Abha ke arah utara menuju Al-Qunfudhah.
Pada Rabu malam, hujan lebat diperkirakan melanda sebagian besar wilayah Riyadh dan Provinsi Timur bagian utara, serta menjangkau beberapa bagian wilayah Makkah.
Memasuki Kamis dini hari, hujan di wilayah Riyadh bagian utara diperkirakan mulai melemah dan bergeser ke Provinsi Timur, termasuk wilayah Hafar Al-Batin.
Meski demikian, hujan ringan masih berpeluang terjadi di sejumlah kawasan Riyadh bagian timur.
Baca juga: Cuaca Ekstrem Landa Arab Saudi, Hujan dan Badai Petir Ancam Makkah hingga Madinah
Menjelang Kamis pagi, kondisi cuaca diperkirakan berangsur membaik di sebagian besar wilayah. Namun, pada Kamis siang hingga sore, hujan ringan diprediksi kembali turun di wilayah selatan, khususnya Asir dan Makkah.
Intensitas hujan diperkirakan kembali meningkat pada Kamis sore hingga malam, terutama di Abha, Jazan, dan Jizan.
Hingga Kamis malam, hujan masih berpotensi terakumulasi di wilayah timur Taif sebelum secara bertahap mereda di seluruh wilayah Arab Saudi.
Otoritas setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan mengikuti informasi resmi dari lembaga meteorologi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang