Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Sholat Hari Ini Kota Malang Rabu, 4 Februari 2026

Kompas.com, 4 Februari 2026, 02:23 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Simak dan simpan jadwal sholat lima waktu pada hari ini Rabu, 4 Februari 2026 di Kota Malang dan sekitarnya.

Jadwal sholat 5 lima waktu meliputi sholat Subuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya di Kota Malang dan sekitarnya ini dikutip dari data di laman Bimas Islam Kementerian Agama RI.

Jadwal ini juga dilengkapi dengan waktu imsak, terbit, dan dhuha untuk mendukung pelaksanaan ibadah umat muslim.

Menjalankan ibadah sholat lima waktu merupakan kewajiban bagi setiap muslim sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Jadwal Sholat Hari Ini di Kota Malang

Rabu, 4 Februari 2026

  • Imsak: 04.01 WIB
  • Subuh: 04.11 WIB
  • Terbit: 05.27 WIB
  • Dhuha: 05.55 WIB
  • Dzuhur: 11.47 WIB
  • Ashar: 15.03 WIB
  • Maghrib: 17.59 WIB
  • Isya: 19.12 WIB

Sholat Lima Waktu Wajib bagi Umat Islam

sholat lima waktu merupakan kewajiban utama bagi setiap Muslim sebagaimana diperintahkan dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman:

حَافِظُوْا عَلَى الصَّلَوٰتِ وَالصَّلٰوةِ الْوُسْطٰى وَقُوْمُوْا لِلّٰهِ قٰنِتِيْنَ

Peliharalah semua sholat (fardu) dan sholat Wusṭā.75) Berdirilah karena Allah (dalam sholat) dengan khusyuk. (Al-Baqarah [2]:238)

Dalam sehari semalam, umat Islam diwajibkan menunaikan lima sholat fardu, yakni Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Masing-masing sholat tersebut memiliki ketentuan waktu pelaksanaan dan jumlah rakaat yang telah ditetapkan.

Sholat Subuh terdiri dari dua rakaat dan dikerjakan sejak terbit fajar shadiq hingga sebelum matahari terbit.

Sholat Dzuhur berjumlah empat rakaat dan dilaksanakan ketika matahari mulai condong ke arah barat hingga bayangan benda sama panjang dengan bendanya.

Sholat Ashar juga terdiri dari empat rakaat, dengan waktu pelaksanaan dimulai saat bayangan benda lebih panjang dari bendanya hingga matahari terbenam.

Selanjutnya, sholat Maghrib yang berjumlah tiga rakaat dikerjakan setelah matahari terbenam sampai hilangnya cahaya merah di ufuk barat.

Adapun sholat Isya berjumlah empat rakaat dan waktunya dimulai setelah cahaya merah di langit menghilang hingga terbit fajar.

Masuknya waktu sholat ditandai dengan dikumandangkannya azan, sedangkan dimulainya sholat berjamaah biasanya diawali dengan iqamah.

Oleh karena itu, keberadaan jadwal sholat, khususnya untuk wilayah Kota Malang dan sekitarnya, sangat penting sebagai pedoman agar umat Islam dapat melaksanakan sholat tepat pada waktunya.

Dengan jadwal sholat yang akurat, umat Islam dapat mengatur aktivitas sehari-hari secara seimbang tanpa melalaikan kewajiban beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
MUI Desak Pemerintah Tinjau Ulang Keterlibatan di Board of Peace, Soroti Krisis Palestina yang Kian Memburuk
MUI Desak Pemerintah Tinjau Ulang Keterlibatan di Board of Peace, Soroti Krisis Palestina yang Kian Memburuk
Aktual
Bingung Pilih Outfit HalalbiHalal? 4 Inspirasi Dress Simple nan Elegan Ini Bikin Tampil Fresh Seketika
Bingung Pilih Outfit HalalbiHalal? 4 Inspirasi Dress Simple nan Elegan Ini Bikin Tampil Fresh Seketika
Aktual
Satu Syawal, Banyak Tafsir, Satu Tujuan
Satu Syawal, Banyak Tafsir, Satu Tujuan
Aktual
Masih Ada yang Tak Mampu Beli Kafan, Dedi Mulyadi Tahan Tangis, Minta Maaf di Hari Lebaran
Masih Ada yang Tak Mampu Beli Kafan, Dedi Mulyadi Tahan Tangis, Minta Maaf di Hari Lebaran
Aktual
4 Perang Besar di Bulan Syawal dalam Sejarah Islam, dari Perang Uhud hingga Thaif
4 Perang Besar di Bulan Syawal dalam Sejarah Islam, dari Perang Uhud hingga Thaif
Aktual
Cerita Warga Banten Rela ke Medan demi Shalat Id di Masjid Bersejarah
Cerita Warga Banten Rela ke Medan demi Shalat Id di Masjid Bersejarah
Aktual
Takbiran Tanpa Petasan, “Gantara” di Salatiga Ubah Malam Lebaran Jadi Panggung Budaya
Takbiran Tanpa Petasan, “Gantara” di Salatiga Ubah Malam Lebaran Jadi Panggung Budaya
Aktual
Cerita di Tengah Takbir, Warga Rayakan Lebaran dengan Cara Sederhana namun Bermakna
Cerita di Tengah Takbir, Warga Rayakan Lebaran dengan Cara Sederhana namun Bermakna
Aktual
Ribuan Umat Muslim Shalat Ied di Pelabuhan Marina Labuan Bajo
Ribuan Umat Muslim Shalat Ied di Pelabuhan Marina Labuan Bajo
Aktual
Suasana Kemeriahan Pawai Obor Sambut Hari Raya Idul Fitri di Stadion Pakansari Cibinong
Suasana Kemeriahan Pawai Obor Sambut Hari Raya Idul Fitri di Stadion Pakansari Cibinong
Aktual
Pesan Bupati Karawang pada Idul Fitri 2026, Tekankan Komitmen Jalankan Program Prioritas
Pesan Bupati Karawang pada Idul Fitri 2026, Tekankan Komitmen Jalankan Program Prioritas
Aktual
 Jejak Tiga Datok Pembawa Islam di Luwu dan Cahaya Obor  Malam Takbiran yang Menjaga Ingatan
Jejak Tiga Datok Pembawa Islam di Luwu dan Cahaya Obor Malam Takbiran yang Menjaga Ingatan
Aktual
3 Amalan Sunnah di Bulan Syawal: Puasa, Iktikaf, hingga Menikah
3 Amalan Sunnah di Bulan Syawal: Puasa, Iktikaf, hingga Menikah
Aktual
Bolehkah Menggabungkan Puasa Qadha dan Puasa Syawal? Ini Penjelasan Hukumnya Menurut Ulama
Bolehkah Menggabungkan Puasa Qadha dan Puasa Syawal? Ini Penjelasan Hukumnya Menurut Ulama
Aktual
Puasa Syawal: Hukum, Niat, dan Tata Cara Menurut Ulama
Puasa Syawal: Hukum, Niat, dan Tata Cara Menurut Ulama
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com