Editor
KOMPAS.com-Pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji musim 2026 atau 1447 Hijriah lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya.
Penerbitan visa haji ini diumumkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada Minggu (8/2/2026), bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H.
Langkah tersebut dilakukan sekitar empat bulan sebelum puncak pelaksanaan ibadah haji.
Baca juga: Saudi Terbitkan Visa Haji 2026 Lebih Awal, Ini Dampaknya bagi Jamaah
Kebijakan ini menjadi bagian dari percepatan persiapan penyelenggaraan haji untuk meningkatkan kesiapan layanan bagi jutaan jemaah.
Kementerian Haji dan Umrah menyatakan penerbitan visa lebih awal bertujuan memperkuat kesiapan operasional dan efisiensi layanan.
Upaya ini juga sejalan dengan target peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dalam kerangka Visi Arab Saudi 2030.
Pemerintah menilai persiapan dini menjadi kunci menciptakan layanan haji yang lebih tertata dan nyaman.
Baca juga: Kemenhaj Tegaskan Kartu Nusuk Wajib Dibagikan di Indonesia Sebelum Keberangkatan Haji
Kementerian memastikan seluruh kontrak layanan bagi jemaah haji internasional di kawasan suci telah diselesaikan sepenuhnya.
Seluruh kontrak akomodasi di Makkah juga telah dirampungkan melalui platform Nusuk.
Penyelesaian kontrak ini memberikan kepastian layanan sejak tahap awal persiapan musim haji.
Hingga saat ini, sekitar 750.000 calon jamaah haji tercatat telah melakukan pendaftaran.
Dari jumlah tersebut, paket haji untuk sekitar 30.000 jemaah telah dipesan langsung dari negara asal masing-masing.
Proses pendaftaran dan pemesanan paket dilakukan melalui mekanisme resmi yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.
Untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan haji, Arab Saudi telah menyiapkan sekitar 485 tenda atau kamp bagi jemaah internasional.
Fasilitas tersebut tersebar di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Selain itu, sebanyak 73 kantor urusan haji dari berbagai negara telah menyelesaikan kontrak dasar layanan mereka.
Baca juga: Kemenhaj Gelar Diklat PPIH 2026, Perkuat Kesiapan Petugas Layani 221.000 Jemaah Haji
Kementerian Haji dan Umrah menegaskan koordinasi dengan kantor urusan haji serta penyedia layanan masih terus berlangsung.
Koordinasi dilakukan dengan pihak di dalam maupun di luar Arab Saudi.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh aspek operasional haji 2026 berjalan optimal.
Penerbitan visa haji sejak dini dinilai sebagai langkah proaktif dalam perencanaan musim haji 2026.
Pemerintah Arab Saudi berharap kebijakan ini dapat menghadirkan penyelenggaraan haji yang lebih efisien, terorganisasi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi jutaan jemaah dari seluruh dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang