Editor
KOMPAS.com-Ramadhan 2026 atau 1447 Hijriah memiliki durasi puasa yang berbeda di berbagai belahan dunia.
Perbedaan ini dipengaruhi posisi matahari dan letak geografis masing-masing negara.
Umat Islam menjalankan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.
Di beberapa negara, waktu puasa berlangsung lebih dari 17 jam, sementara di wilayah lain hanya sekitar 11 jam.
Baca juga: Puasa Sunnah Sabtu dan Minggu, Makruh atau Boleh?
Ramadhan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Islam dan menjadi salah satu periode paling penting bagi umat Muslim.
Bulan ini memperingati turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi momentum ibadah, refleksi diri, dan penguatan kebersamaan.
Dilansir dari Islamic Information, perbedaan lama puasa terjadi akibat kemiringan bumi dan pergerakan matahari.
Wilayah yang berada dekat garis khatulistiwa umumnya memiliki durasi puasa lebih singkat dan stabil.
Sebaliknya, negara-negara di lintang utara dan selatan mengalami waktu siang lebih panjang pada periode tertentu.
Kondisi ini membuat durasi puasa di beberapa wilayah dapat melebihi 20 jam.
Di wilayah ekstrem seperti Greenland dan Alaska, tempat matahari tidak terbenam, para ulama menganjurkan umat Islam mengikuti waktu puasa Makkah, Arab Saudi.
Baca juga: Ramadhan 1447 H Bertepatan Musim Dingin, Puasa di Arab Saudi Diprediksi Lebih Singkat
Berikut daftar kota dan negara dengan durasi puasa terpanjang selama Ramadan 2026:
Sementara itu, beberapa negara di belahan bumi selatan dan dekat khatulistiwa memiliki durasi puasa lebih singkat:
Christchurch, Selandia Baru: 11,5 jam
Puerto Montt, Chile: 11,5 jam
Karachi, Pakistan: 12 jam
Buenos Aires, Argentina: 12 jam
Cape Town, Afrika Selatan: 12,5 jam
New Delhi, India: 12,5 jam
Jakarta, Indonesia: 12,5 jam
Dubai, Uni Emirat Arab: 13 jam
Nairobi, Kenya: 13 jam
Baca juga: Doa Buka Puasa Syaban: Arab, Latin, Arti, dan Waktu Membacanya
Selama Ramadan, umat Islam menahan diri dari makan dan minum pada siang hari.
Selain ibadah puasa, Ramadhan juga diisi dengan salat, doa, sedekah, dan aktivitas sosial.
Ibadah ini bertujuan menumbuhkan keimanan, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama.
Perbedaan durasi puasa menjadi bagian dari keragaman pengalaman Ramadan umat Muslim di seluruh dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang