KOMPAS.com – Lebaran selalu identik dengan pakaian baru, termasuk untuk anak-anak. Namun dalam beberapa tahun terakhir, tren busana Lebaran anak tidak lagi sekadar soal warna cerah atau detail yang meriah.
Kenyamanan, potongan longgar, serta desain yang fleksibel justru menjadi perhatian utama orangtua saat memilih pakaian untuk si kecil.
Ramadan dan Idul Fitri adalah momen ibadah sekaligus kebersamaan keluarga. Karena itu, busana anak idealnya tidak hanya indah dipandang, tetapi juga mendukung aktivitas mereka yang aktifmulai dari salat Id, bersilaturahmi, hingga bermain bersama sepupu.
Baca juga: Inspirasi Baju Lebaran 2026: Tren Fashion Lebaran yang Elegan, Kekinian, dan Tetap Nyaman
Dalam memilih busana Lebaran anak, ada beberapa pertimbangan penting yang kini menjadi tren global dalam dunia modest fashion anak.
Menurut laporan tren busana anak dari berbagai platform fashion internasional seperti Vogue Business dan Business of Fashion, konsumen semakin memperhatikan aspek kenyamanan, bahan ramah kulit, serta desain yang adaptif untuk aktivitas anak. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran akan well-being dan sustainable fashion.
Untuk konteks Lebaran di Indonesia, orangtua biasanya mempertimbangkan:
Bahan yang adem dan menyerap keringat, seperti katun premium, linen blend atau rayon lembut.
Lebaran sering kali diisi dengan agenda padat: salat Id di pagi hari, kunjungan ke rumah keluarga, hingga sesi foto bersama. Busana yang terlalu ketat atau kaku justru bisa membuat anak cepat merasa tidak nyaman.
Tren warna 2026 diprediksi mengarah pada nuansa yang lebih lembut dan natural. Sejumlah prediksi warna global dari lembaga seperti Pantone menunjukkan kecenderungan pada warna-warna yang menenangkan.
Beberapa warna yang diperkirakan populer untuk Lebaran 2026 antara lain:
Warna-warna ini memberikan kesan bersih, hangat, dan elegan tanpa terkesan berlebihan. Untuk konsep keluarga, warna senada (tone-on-tone) juga menjadi pilihan favorit agar tampilan tetap harmonis.
Baca juga: Tren Baju Lebaran Keluarga 2026, Harmonis, Nyaman, dan Elegan
Untuk anak perempuan, tren 2026 mengarah pada potongan yang ringan dan tidak membatasi gerak.
Baju lebaran anak perempuan gamis a lineModel A-line menjadi favorit karena siluetnya melebar ke bawah, memberi ruang gerak yang luas.
Gamis ini biasanya dibuat dari bahan ringan dengan detail sederhana seperti bordir halus atau aksen pita kecil.
Potongan ini tidak hanya nyaman, tetapi juga memberi kesan anggun tanpa terasa berat.
Baju lebaran anak perempuan set tunikTunik panjang dipadukan dengan celana lurus atau kulot ringan menjadi alternatif modern. Model ini cocok untuk anak yang aktif bergerak.
Celana longgar membantu anak tetap nyaman saat duduk bersila atau berlari kecil bersama teman-temannya.
Baju lebaran anak perempuan dress berlayerDetail puff sleeve kecil pada bagian bahu memberikan sentuhan manis tanpa berlebihan. Sementara itu, lapisan ringan (layer tipis) menambah dimensi tanpa membuat gerah.
Desain seperti ini menggabungkan unsur klasik dan modern secara seimbang.
Baca juga: 5 Model Baju Lebaran Timeless yang Bisa Dipakai Sehari-hari
Tren busana Lebaran anak laki-laki 2026 bergerak ke arah rapi kasual yang fleksibel.
Baju lebaran anak laki-laki koko modernKoko tidak lagi selalu identik dengan potongan lurus kaku. Kini, banyak desain menghadirkan potongan lebih santai dengan bahan yang ringan.
Detail minimalis seperti kerah shanghai atau kancing tersembunyi memberi kesan modern.
Baju lebaran anak laki-laki kurtaKurta panjang dengan warna netral menjadi pilihan populer. Model ini sederhana namun tetap elegan.
Dipadukan dengan celana lurus ringan, tampilan menjadi bersih dan tidak berlebihan.
Baju lebaran anak laki-laki set panjangSet dua potong dengan warna senada memberikan kesan rapi sekaligus santai. Model ini cocok untuk anak yang ingin tampil formal tetapi tetap nyaman bergerak.
Baca juga: Fix Jadi Pusat Perhatian! Inspirasi Baju Lebaran Remaja 2026
Konsep family look masih menjadi tren kuat pada Lebaran 2026. Orangtua dan anak mengenakan busana dengan warna atau motif senada.
Namun kini, konsepnya lebih fleksibel. Tidak harus identik persis, melainkan cukup selaras secara warna atau tema. Misalnya:
Tren ini bukan sekadar estetika. Ia merepresentasikan kebersamaan dan keharmonisan keluarga di hari kemenangan.
Lebaran bukan hanya soal pakaian baru, tetapi juga pembaruan diri.
Allah SWT berfirman:
Yā ayyuhalladzīna āmanū kutiba ‘alaikumush-shiyāmu kamā kutiba ‘alalladzīna min qablikum la‘allakum tattaqūn.
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)
Busana terbaik di hari raya adalah simbol kebahagiaan setelah sebulan berpuasa. Namun yang lebih utama adalah nilai ketakwaan dan akhlak yang terjaga.
Dalam konteks anak, mengenakan pakaian yang sopan, nyaman, dan pantas juga menjadi bagian dari pendidikan karakter sejak dini.
Tren busana Lebaran anak 2026 menunjukkan pergeseran yang menarik. Dari sekadar tampil mencolok menjadi tampil nyaman dan elegan.
Potongan longgar, bahan ringan, serta warna lembut menjadi kunci. Anak-anak tetap bisa bergerak bebas, sementara orangtua merasa tenang melihat mereka tampil rapi dan sopan.
Pada akhirnya, busana hanyalah bagian luar. Namun ketika dipilih dengan penuh pertimbangan, ia bisa menjadi sarana menghadirkan kenyamanan, kebahagiaan, dan kenangan indah di hari yang fitri.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang