Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BI Buka Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Mulai 13 Februari, Cek Jadwal dan Cara Pesan di PINTAR

Kompas.com, 12 Februari 2026, 20:26 WIB
Khairina

Penulis

KOMPAS.com-Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, kebutuhan masyarakat terhadap uang Rupiah layak edar meningkat seiring tradisi berbagi saat Lebaran.

Bank Indonesia (BI) kembali membuka layanan penukaran uang melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang dapat diakses secara daring melalui aplikasi PINTAR di laman resmi pintar.bi.go.id.

Dilansir dari laman pintar.bi.go.id, pemesanan periode pertama dibuka untuk wilayah Pulau Jawa pada 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Wamenhaj Minta Fatwa MUI: Haji Ilegal dan Haji dari Uang Korupsi Dinyatakan Haram

Sementara itu, wilayah luar Pulau Jawa dapat melakukan pemesanan mulai 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.

Penukaran uang untuk periode tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 27 Februari 2026.

BI menerapkan sistem antrean daring atau waiting room apabila terjadi lonjakan akses saat proses pemesanan.

Alur Pemesanan Penukaran Uang di PINTAR BI

Dilansir dari laman instagram resmi Bank Indonesia @bank_indonesia, proses pemesanan dimulai dengan mengakses laman pintar.bi.go.id.

  • Pemesan akan tiba di halaman utama atau diarahkan ke waiting room saat sistem sedang melayani antrean. Saat menunggu antrean, pemesan dapat melihat estimasi waktu tunggu dan titik lokasi penukaran yang real time dan ter-update.
  • Setelah antrean selesai, klik menu “Penukaran Uang Rupiah melalui Kas Keliling” pada halaman utama PINTAR.
  • Sistem selanjutnya meminta pemesan menentukan provinsi dan lokasi kas keliling yang tersedia sesuai kuota.
  • Pemesan memilih tanggal serta jam layanan penukaran yang diinginkan.
  • Kehadiran wajib sesuai jadwal yang dipilih karena layanan hanya diberikan berdasarkan slot waktu yang tercantum pada bukti pemesanan.
  • Tahap berikutnya adalah mengisi data identitas berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, nomor telepon, dan alamat surat elektronik.
  • Data tersebut digunakan untuk verifikasi dan penerbitan bukti pemesanan.
  • Pemesan lalu memasukkan nominal uang yang akan ditukarkan sesuai batas maksimal yang ditetapkan sistem.
  • Kode captcha diinput sebagai langkah verifikasi akhir sebelum konfirmasi dilakukan.
  • Sistem akan menerbitkan bukti pemesanan dalam bentuk digital setelah seluruh tahapan selesai.
  • Bukti tersebut perlu diunduh atau dicetak dan dibawa saat melakukan penukaran sesuai lokasi dan waktu yang telah dipilih.

Baca juga: BP Haji Sudah Transfer Rp 2,7 Triliun Uang Pangkal Layanan Haji 2026

BI mengimbau masyarakat memperoleh informasi hanya dari kanal resmi Bank Indonesia guna menghindari kesalahan informasi.

Informasi lengkap mengenai jadwal, lokasi, dan mekanisme penukaran dapat diakses melalui laman resmi pintar.bi.go.id.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Hukum Menerima Transfusi Darah dari Non-Muslim dalam Islam, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Menerima Transfusi Darah dari Non-Muslim dalam Islam, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Ini Alasan Pemerintah Tetapkan WFH ASN Setiap Jumat Mulai April 2026
Ini Alasan Pemerintah Tetapkan WFH ASN Setiap Jumat Mulai April 2026
Aktual
DPR Usulkan Insentif untuk 638 Ribu Guru Madrasah yang Tak Bisa Jadi ASN atau PPPK
DPR Usulkan Insentif untuk 638 Ribu Guru Madrasah yang Tak Bisa Jadi ASN atau PPPK
Aktual
6 Hikmah Mengapa Doa Belum Dikabulkan, Ini Penjelasannya Menurut Ulama
6 Hikmah Mengapa Doa Belum Dikabulkan, Ini Penjelasannya Menurut Ulama
Doa dan Niat
Doa Rasulullah untuk Mengusir Jin: Arab, Latin, dan Artinya, Dibaca Saat Terkena Gangguan Gaib
Doa Rasulullah untuk Mengusir Jin: Arab, Latin, dan Artinya, Dibaca Saat Terkena Gangguan Gaib
Doa dan Niat
4 Doa Memohon Diberikan Anak untuk Diamalkan Oleh Pejuang Garis Dua yang Berharap Keturunan
4 Doa Memohon Diberikan Anak untuk Diamalkan Oleh Pejuang Garis Dua yang Berharap Keturunan
Doa dan Niat
Khasiat Air Zamzam dan Kesalahan saat Meminumnya yang Perlu Dihindari
Khasiat Air Zamzam dan Kesalahan saat Meminumnya yang Perlu Dihindari
Doa dan Niat
Tidak Lolos SNBP 2026, Ini Doa yang Bisa Dibaca untuk Menenangkan Hati yang Sedih dan Kecewa
Tidak Lolos SNBP 2026, Ini Doa yang Bisa Dibaca untuk Menenangkan Hati yang Sedih dan Kecewa
Doa dan Niat
Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Jangan Bebani Jemaah
Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Jangan Bebani Jemaah
Aktual
Lolos SNBP 2026, Ini Doa dan Tata Cara Sujud Syukur Sesuai Sunnah
Lolos SNBP 2026, Ini Doa dan Tata Cara Sujud Syukur Sesuai Sunnah
Doa dan Niat
Menhaj: Haji 2026 Tetap Jalan, Mitigasi Disiapkan di Tengah Konflik
Menhaj: Haji 2026 Tetap Jalan, Mitigasi Disiapkan di Tengah Konflik
Aktual
Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung, Visa Sudah 99 Persen
Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung, Visa Sudah 99 Persen
Aktual
Doa dan Tata Cara Sujud Syukur Setelah Lolos SNBP 2026, Lengkap dengan Dalilnya
Doa dan Tata Cara Sujud Syukur Setelah Lolos SNBP 2026, Lengkap dengan Dalilnya
Doa dan Niat
Doa Sebelum Tidur Sesuai Sunnah, 4 Amalan Rasulullah yang Dianjurkan
Doa Sebelum Tidur Sesuai Sunnah, 4 Amalan Rasulullah yang Dianjurkan
Aktual
Surat Al Waqiah Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Surat Al Waqiah Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com