Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Itu Itikaf? Ini Arti, Niat, Waktu Mulai, dan Amalan Itikaf di Masjid pada 10 Hari Terakhir Ramadan

Kompas.com, 12 Maret 2026, 11:23 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Menjelang akhir bulan Ramadan, banyak umat Islam mulai melakukan itikaf di masjid untuk meningkatkan ibadah dan mencari malam Lailatul Qadr. Namun masih banyak yang bertanya, itikaf artinya apa, itikaf mulai kapan, dan itikaf ngapain saja di masjid?

Ibadah ini memiliki keutamaan besar dalam Islam dan dianjurkan terutama pada 10 hari terakhir Ramadan.

Berikut penjelasan lengkap tentang arti itikaf, niat itikaf, tata cara, hingga amalan yang bisa dilakukan saat itikaf yang dikutip dari buku Fiqh Ringkas I'tiqaf karya M Nur Ichwan Muslim.

Itikaf Artinya Apa?

Secara bahasa, itikaf artinya berdiam diri atau menahan diri dari aktivitas tertentu.

Baca juga: 10 Malam Terakhir Ramadhan 2026, Ribuan Jamaah Itikaf di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Sedangkan menurut istilah syariat, itikaf adalah berdiam diri di dalam masjid untuk beribadah kepada Allah dengan tata cara tertentu.

Dengan kata lain, seseorang yang melakukan itikaf akan fokus memperbanyak ibadah dan menjauhkan diri dari kesibukan dunia sementara waktu.

Itikaf Mulai Kapan?

Banyak orang bertanya itikaf mulai jam berapa atau kapan waktu terbaik melakukannya.

Para ulama menjelaskan bahwa itikaf sangat dianjurkan pada sepuluh hari terakhir Ramadan sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Jika ingin mengikuti sunnah Nabi, seseorang dianjurkan memulai itikaf sejak matahari terbenam pada malam ke-21 Ramadan.

Artinya, itikaf dimulai sejak malam 21 Ramadan dan berlangsung hingga akhir bulan Ramadan.

Itikaf di Masjid, Bolehkah di Rumah?

Salah satu syarat utama itikaf adalah dilaksanakan di masjid.

Hal ini berdasarkan ayat Al-Qur’an yang menyebutkan:

“Dan janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’itikaf dalam masjid.” (Al-Baqarah: 187).

Para ulama juga sepakat bahwa itikaf dilakukan di masjid, terutama masjid yang di dalamnya dilaksanakan shalat berjamaah.

Karena itu, sebagian besar ulama menyatakan itikaf di rumah tidak termasuk itikaf syar’i, kecuali dalam kondisi tertentu.

Niat Itikaf di Masjid

Agar ibadah sah, seseorang harus memiliki niat itikaf.

Contoh niat itikaf:

نَوَيْتُ الاِعْتِكَافَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya:

"Saya berniat itikaf di masjid ini karena Allah Ta’ala."

Niat cukup dilakukan di dalam hati ketika seseorang memasuki masjid untuk melakukan itikaf.

Itikaf Ngapain Aja? Ini Amalan yang Dianjurkan

Banyak orang juga bertanya itikaf ngapain aja selama di masjid.

Tujuan utama itikaf adalah memusatkan hati untuk beribadah kepada Allah dan menjauhkan diri dari kesibukan dunia.

Baca juga: Itikaf di Rumah Apakah Sah? Ini Pendapat Ulama dan Dalilnya

Beberapa amalan itikaf yang dianjurkan antara lain:

  • Membaca Al-Qur’an
  • Memperbanyak dzikir
  • Berdoa kepada Allah
  • Melaksanakan shalat sunnah
  • Tafakur dan muhasabah diri
  • Mencari malam Lailatul Qadr

Itikaf menjadi momen untuk memperbaiki hati dan mendekatkan diri kepada Allah.

Tata Cara Itikaf

Berikut panduan itikaf yang umum dilakukan umat Islam:

1. Berniat itikaf karena Allah
2. Masuk ke masjid sebelum waktu itikaf dimulai
3. Memperbanyak ibadah seperti dzikir dan membaca Al-Qur’an
4. Menghindari aktivitas yang tidak bermanfaat
5. Tetap menjaga adab di masjid

Tujuan utama dari semua aktivitas tersebut adalah menghidupkan malam-malam Ramadan dengan ibadah.

Itikaf untuk Wanita, Apakah Boleh?

Para ulama menjelaskan bahwa wanita juga diperbolehkan melakukan itikaf selama memenuhi syarat.

Misalnya:

  • mendapat izin suami
  • aman dari fitnah
  • tetap menjaga adab dan aturan di masjid.

Dalam sejarah Islam, para istri Nabi juga pernah melakukan itikaf setelah Rasulullah wafat.

Hikmah dan Keutamaan Itikaf

Itikaf memiliki banyak hikmah, salah satunya adalah membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah.

Dengan menjauh dari kesibukan dunia, seorang muslim dapat lebih fokus berdzikir, berdoa, dan memperbaiki diri.

Karena itu, ibadah ini sangat dianjurkan terutama pada 10 malam terakhir Ramadan yang diyakini menjadi waktu turunnya Lailatul Qadr.

Baca juga: Itikaf di 10 Hari Terakhir Ramadhan: Pengertian, Hukum Keluar Masjid, dan Amalan yang Dianjurkan

Penutup

Ibadah itikaf di masjid merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan pada akhir Ramadan. Selain menjadi kesempatan untuk memperbanyak ibadah, itikaf juga menjadi momen refleksi spiritual agar hati lebih dekat kepada Allah.

Dengan memahami arti itikaf, niat itikaf, waktu mulai, dan tata cara melakukannya, umat Islam dapat menjalankan ibadah ini dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Masuk dan Keluar Masjid Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Adab yang Dianjurkan
Doa Masuk dan Keluar Masjid Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Adab yang Dianjurkan
Doa dan Niat
Husnul Khatimah atau Khusnul Khotimah? Ini Penulisan yang Benar Beserta Maknanya
Husnul Khatimah atau Khusnul Khotimah? Ini Penulisan yang Benar Beserta Maknanya
Aktual
Doa Meminta Husnul Khatimah Lengkap: Arab, Latin, Arti, dan Amalan agar Wafat dalam Keadaan Baik
Doa Meminta Husnul Khatimah Lengkap: Arab, Latin, Arti, dan Amalan agar Wafat dalam Keadaan Baik
Doa dan Niat
Benarkah Peminum Miras Shalatnya Tidak Diterima Selama 40 Hari? Ini Penjelasan Hadis dan Ulama
Benarkah Peminum Miras Shalatnya Tidak Diterima Selama 40 Hari? Ini Penjelasan Hadis dan Ulama
Aktual
Hukum Mengumandangkan Adzan untuk Jenazah Saat Dimakamkan, Begini Penjelasan Ulama
Hukum Mengumandangkan Adzan untuk Jenazah Saat Dimakamkan, Begini Penjelasan Ulama
Aktual
Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Hadis Anjuran Membacanya
Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Hadis Anjuran Membacanya
Doa dan Niat
4 Keutamaan Menjaga Wudhu, dari Penghapus Dosa hingga Menjadi Cahaya di Hari Kiamat
4 Keutamaan Menjaga Wudhu, dari Penghapus Dosa hingga Menjadi Cahaya di Hari Kiamat
Aktual
Doa Setelah Adzan dan Iqomah Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya
Doa Setelah Adzan dan Iqomah Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya
Doa dan Niat
Keutamaan Membaca Surat Al-Ikhlas: Setara Sepertiga Al-Quran hingga Dibangunkan Rumah di Surga
Keutamaan Membaca Surat Al-Ikhlas: Setara Sepertiga Al-Quran hingga Dibangunkan Rumah di Surga
Aktual
Menko Zulhas Prioritaskan MBG untuk Pesantren dan Wilayah 3T
Menko Zulhas Prioritaskan MBG untuk Pesantren dan Wilayah 3T
Aktual
Ketua MPR: Transformasi Pesantren Bukan Lagi Pilihan, tetapi Keharusan
Ketua MPR: Transformasi Pesantren Bukan Lagi Pilihan, tetapi Keharusan
Aktual
Guru Besar UGM Desak MUI Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik di Pengadilan
Guru Besar UGM Desak MUI Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik di Pengadilan
Aktual
Baznas: Zakat ASN Sukarela, Bukan Pungutan Wajib Negara
Baznas: Zakat ASN Sukarela, Bukan Pungutan Wajib Negara
Aktual
Syarat Sah Membaca Surat Al-Fatihah Saat Shalat, Muslim Wajib Memahaminya
Syarat Sah Membaca Surat Al-Fatihah Saat Shalat, Muslim Wajib Memahaminya
Aktual
Sejumlah Perkara yang Membuat Shalat Tidak Sah, Muslim Wajib Tahu
Sejumlah Perkara yang Membuat Shalat Tidak Sah, Muslim Wajib Tahu
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar