Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mudik Gratis Lebaran 2026 Naik Kapal Perang TNI AL, Bisa Sekalian Bawa Motor

Kompas.com, 12 Maret 2026, 09:40 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

Sumber MUIDigital

KOMPAS.com - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, TNI Angkatan Laut (AL) menyiapkan program mudik gratis menggunakan kapal perang (KRI) bagi masyarakat.

Program ini menjadi salah satu alternatif perjalanan bagi pemudik yang ingin pulang kampung dengan aman sekaligus membawa kendaraan bermotor.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan TNI AL telah menyiapkan dua kapal untuk mengangkut pemudik pada Lebaran 1447 Hijriah.

Baca juga: Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026 Berlaku, Cek Jadwal dan Ruas Tolnya

“Mudik gratis kita akan siapkan dua kapal, nanti pemudik bisa membawa kendaraan, terutama pemudik motor bisa kita angkut,” kata Laksamana TNI Muhammad Ali, Rabu (11/3/2026) dilansir dari MUI Digital.

Pernyataan tersebut disampaikan usai membuka kegiatan Pesantren Ramadhan Kilat di KRI Semarang-594 (SMG-594) yang digelar bersama Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Rute Mudik Gratis TNI AL

Program mudik gratis ini direncanakan melayani sejumlah rute utama yang biasa dilalui pemudik saat Lebaran.

Menurut Muhammad Ali, rute yang disiapkan meliputi:

  • Jakarta – Semarang
  • Jakarta – Surabaya
  • Semarang – Jakarta
  • Surabaya – Jakarta

Selain itu, TNI AL juga mempertimbangkan membuka rute tambahan menuju Bangka Belitung karena adanya permintaan dari masyarakat.

“Kemungkinan kita akan penuhi Jakarta-Bangka Belitung dan arus balik Bangka Belitung-Jakarta. Kapalnya sejenis ini (KRI SMG-594). Nanti akan diumumkan melalui media sosial,” ujarnya.

Dengan fasilitas ini, pemudik tidak hanya bisa menyeberang dengan kapal TNI AL tetapi juga membawa sepeda motor sehingga memudahkan mobilitas saat tiba di kampung halaman.

Pesantren Kilat di Kapal Perang

Kegiatan Pesantren Ramadhan Kilat yang digelar di KRI Semarang-594 berlangsung pada 11–13 Maret 2026.

Acara bertajuk “Membangun Generasi Muda yang Berakhlak Mulia” ini diikuti sekitar 400 peserta.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembinaan keagamaan serta pembelajaran tentang nilai-nilai akhlak dan kepemimpinan.

Sejumlah tokoh juga hadir dalam pembukaan acara tersebut, antara lain Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Erwin S Aldedharma, Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut Laksamana Pertama Harun Arrasyid, Ketua MUI Bidang Dakwah KH Abdul Manan Ghani, dan Ketua Komisi Dakwah MUI KH Saeful Bahri.

TNI AL Perkuat Patroli Laut

Selain menyiapkan program mudik gratis, TNI AL juga memastikan akan tetap meningkatkan patroli keamanan laut, terutama di wilayah perbatasan yang rawan penyelundupan.

Baca juga: Sejarah Tradisi Mudik Lebaran di Indonesia dan Maknanya dalam Islam

Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan laut selama periode Ramadan hingga Lebaran.

Dengan adanya program mudik gratis menggunakan kapal perang TNI AL, masyarakat memiliki alternatif perjalanan yang aman sekaligus membantu mengurangi kepadatan jalur darat saat musim mudik Lebaran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Arab Saudi Berlakukan Sanksi Berat bagi Pelaku Usaha Pangan Ilegal saat Musim Haji 2026
Arab Saudi Berlakukan Sanksi Berat bagi Pelaku Usaha Pangan Ilegal saat Musim Haji 2026
Aktual
Imranul Karin, Qari Asal Kaltim Berhasil Raih juara MTQ Internasional 2026 di Rusia
Imranul Karin, Qari Asal Kaltim Berhasil Raih juara MTQ Internasional 2026 di Rusia
Aktual
Cara Naik Bus Shalawat ke Masjidil Haram, Panduan Jemaah Haji untuk Bepergian hingga Pulang ke Hotel
Cara Naik Bus Shalawat ke Masjidil Haram, Panduan Jemaah Haji untuk Bepergian hingga Pulang ke Hotel
Aktual
Jemaah Haji Indonesia Dapat Jatah Air Minum di Makkah, PPIH Perkuat Antisipasi Hadapi Cuaca Panas
Jemaah Haji Indonesia Dapat Jatah Air Minum di Makkah, PPIH Perkuat Antisipasi Hadapi Cuaca Panas
Aktual
Kisah Petugas Haji yang Bekerja Tanpa Pamrih, Ikhlas Bantu Ganti Popok Jemaah Lansia di Bandara Madinah
Kisah Petugas Haji yang Bekerja Tanpa Pamrih, Ikhlas Bantu Ganti Popok Jemaah Lansia di Bandara Madinah
Aktual
Tips Ampuh Cegah Kaki Lecet dan Melepuh bagi Jemaah Haji Saat Ibadah di Tanah Suci
Tips Ampuh Cegah Kaki Lecet dan Melepuh bagi Jemaah Haji Saat Ibadah di Tanah Suci
Aktual
Jemaah Haji Pacitan Tandai Koper Bagasi dengan Pita dan Boneka, Mudahkan Identifikasi di Tanah Suci
Jemaah Haji Pacitan Tandai Koper Bagasi dengan Pita dan Boneka, Mudahkan Identifikasi di Tanah Suci
Aktual
Jemaah Haji Lansia Tak Perlu Paksakan Diri Shalat Arbain, Ini Penjelasannya
Jemaah Haji Lansia Tak Perlu Paksakan Diri Shalat Arbain, Ini Penjelasannya
Aktual
Keringat di Pasar Japura Antarkan Hasanudin dan Kudaedah ke Tanah Suci
Keringat di Pasar Japura Antarkan Hasanudin dan Kudaedah ke Tanah Suci
Aktual
Jemaah Haji Kini Bisa Lapor Kendala di Tanah Suci lewat Aplikasi Kawal Haji
Jemaah Haji Kini Bisa Lapor Kendala di Tanah Suci lewat Aplikasi Kawal Haji
Aktual
PPIH Jelaskan Cara Membaca Kode Sektor Penginapan dan Nomor Hotel Jemaah Haji di Makkah
PPIH Jelaskan Cara Membaca Kode Sektor Penginapan dan Nomor Hotel Jemaah Haji di Makkah
Aktual
Hari Keenam Haji 2026: 28.274 Jemaah Berangkat, 125 Ribu Nikmati Fast Track Tanpa Antre
Hari Keenam Haji 2026: 28.274 Jemaah Berangkat, 125 Ribu Nikmati Fast Track Tanpa Antre
Aktual
Arab Saudi Perketat Aturan Haji 2026, Jamaah Dilarang Live Streaming di Masjid Nabawi
Arab Saudi Perketat Aturan Haji 2026, Jamaah Dilarang Live Streaming di Masjid Nabawi
Aktual
Kemenhaj Siapkan 177 Hotel untuk Jamaah Haji di Makkah, Ada yang Bisa Tampung 21.500 Orang
Kemenhaj Siapkan 177 Hotel untuk Jamaah Haji di Makkah, Ada yang Bisa Tampung 21.500 Orang
Aktual
Sudah Dilarang, Petugas Masih Temukan Rice Cooker hingga Pemanas Air di Bagasi Jemaah Haji
Sudah Dilarang, Petugas Masih Temukan Rice Cooker hingga Pemanas Air di Bagasi Jemaah Haji
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com