Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tradisi Malam Songo, 358 Pasangan di Tuban Daftar Nikah, Plumpang Terbanyak

Kompas.com, 16 Maret 2026, 19:14 WIB
Hamim,
Farid Assifa

Tim Redaksi

 TUBAN, KOMPAS.com - Tradisi pernikahan pada malam ke-29 Ramadhan atau "malem songo" tetap menjadi momen sakral favorit di Kabupaten Tuban.

Tahun ini, 358 pasangan telah mendaftarkan pernikahan mereka untuk dilangsungkan pada malam penuh berkah tersebut.

Tradisi Jawa ini dipercaya memiliki keistimewaan khusus, sehingga banyak pasangan mengabaikan hitungan hari, weton, atau neptu yang biasa jadi pertimbangan.

Kasubag Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kantor Kemenag Tuban, Masyhari, mencatat lonjakan pendaftar setiap tahun.

Baca juga: Sejarah Tradisi Mudik Lebaran di Indonesia dan Maknanya dalam Islam

"Tahun 2024 ada 303 pasangan, dan Tahun 2025 naik jadi 425 pasangan, dan tahun ini ada 358 pasangan,” ujar Masyhari saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/3/2026).

Dari 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban, Kecamatan Plumpang unggul dengan 49 pendaftar, diikuti Semanding 40 pasangan, disusul Kecamatan Palang dan Soko, masing - masing 30 pendaftar.

Kecamatan Tuban dan Widang, masing - masing 25 pendaftar, Kecamatan Rengel dan Parengan, masing-masing 20 pendaftar, Kecamatan Bangilan 17 Pendaftar, Kecamatan Merakurak dan Grabagan, masing - masing 15 pendaftar.

Selanjutnya, Kecamatan Jenu ada 14 pendaftar, dan Montong terdapat 12 pendaftar, Kecamatan Senori ada 11, Kecamatan Kerek terdapat 10 pendaftar dan Kenduruhan ada 7 pendaftar

Sedangkan Kecamatan Jatirogo terdapat 6 pendaftar, dan paling sedikit di Kecamatan Bancar, Singgahan, dan Tambakboyo, masing-masing 4 pasangan.

Menurutnya, pendaftaran wajib dilakukan minimal 10 hari sebelumnya dan nama calon pengantin diumumkan di papan KUA untuk transparansi.

Baca juga: Tradisi Peringatan Nuzulul Quran di Indonesia, dari Seribu Tumpeng hingga Khataman Al-Quran

Pasangan yang terlambat mendaftar harus urus dispensasi camat dengan tujuan agar persiapannya matang termasuk bimbingan perkawinan di KUA.

"Kami pastikan administrasi lengkap, rukun nikah sesuai, serta jadwal akad tepat,," ungkap Masyhari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar