KOMPAS.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi melantik kepengurusan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi, Jawa Timur, untuk masa khidmat 2026-2031.
Pelantikan tersebut berlangsung khidmat di GOR Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajut Thullab, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, pada Sabtu (4/4/2026).
Dalam kepengurusan baru ini, KH Fachruddin Mannan menjabat sebagai Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi, sementara Ahmad Turmudi dipercaya sebagai Ketua Tanfidziyah.
Baca juga: Pelantikan PCNU Banyuwangi 2026–2030 Digelar Mendadak, Dirangkai Haul Pendiri Pesantren
Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi, KH Fachruddin Mannan, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan pemerintah setempat.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya pembangunan, pendidikan, dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) masyarakat Banyuwangi.
"Dengan peningkatan pendidikan seperti menyatukan pondok pesantren, Insya Allah PR yang ada di Banyuwangi bisa diselesaikan dan terwujudnya Banyuwangi menjadi lebih bagus," katanya.
Senada, Ketua Tanfidziyah Ahmad Turmudi menegaskan komitmen PCNU untuk terus membangun kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah.
Fokus utama kerja sama ini adalah urusan sosial kemasyarakatan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.
Turmudi menambahkan, setelah pelantikan, pihaknya akan segera melakukan konsolidasi dengan jajaran pengurus, mulai dari Mustasyar, Syuriyah, hingga Tanfidziyah, yang dilanjutkan dengan perumusan program prioritas.
Setelah struktur internal siap, PCNU akan merangkul lembaga dan Badan Otonom (Banom) untuk bergerak bersama hingga ke tingkat paling bawah.
"Kita akan ajak bareng-bareng sampai di tingkat bawah, paling bawah sampai ranting, mungkin by masjid, by musala," tuturnya.
Langkah ini diambil karena konsolidasi di tingkat akar rumput dinilai minim selama hampir empat tahun terakhir, sehingga banyak ranting yang disebutnya merindukan kegiatan keumatan yang dimotori oleh PCNU.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan selamat kepada seluruh kepengurusan PCNU Banyuwangi yang telah dilantik.
"Pemkab Banyuwangi siap membantu Nahdlatul Ulama untuk mewujudkan kabupaten menjadi lebih baik," ucap Ipuk.
Menurutnya, keberhasilan yang telah diraih Kabupaten Banyuwangi selama ini merupakan bagian dari peran NU.
Oleh karena itu, kolaborasi melalui kerja sama yang erat sangat diperlukan demi mewujudkan Banyuwangi yang lebih baik.
Baca juga: PCNU Banyuwangi Gelar Silaturahmi Akbar Ramadhan, 1.300 Warga NU Siap “Tandang Bareng”
"Kepengurusan PC NU yang baru ini diharapkan bisa membawa Banyuwangi yang lebih baik, Peran baru NU bisa memberikan dan mempersatukan ulama-ulama yang ada di Banyuwangi supaya tidak terpecah belah, dan juga bisa memberikan contoh kepada penerus Nahdlatul Ulama dalam kepemimpinan ini, setelah dilantik ini mari kita berkolaborasi untuk membangun Banyuwangi," ajaknya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang