Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gowes 123 Km Bangkalan–Jombang, GP Ansor Ajak Anak Muda Telusuri Jejak Ulama

Kompas.com, 29 April 2026, 12:31 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Gerakan Pemuda Ansor menggelar gowes sepeda dari Bangkalan menuju Jombang dalam rangka memperingati Harlah ke-92.

Kegiatan bertajuk "Ziarah Akbar & SEPEDA (Satukan Energi Pemuda Indonesia)" ini menempuh jarak sekitar 123 kilometer dan melintasi enam kabupaten/kota.

Ribuan peserta ambil bagian dalam kegiatan yang diikuti kader Ansor, komunitas sepeda, hingga organisasi kepemudaan lintas iman. Selain olahraga, agenda ini dirancang sebagai sarana menelusuri jejak sejarah ulama sekaligus memperkuat jejaring anak muda.

Baca juga: Ansor Blora Buka 5 Posko Mudik di Jalur Strategis, Pemudik Bisa Istirahat Gratis

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengingat peran ulama Nahdlatul Ulama dalam memberi teladan bagi generasi muda.

“Kita ingin mengenang perjalanan yang tidak mudah, penuh tawadu seperti yang dilakukan oleh Kiai As’ad, yang membawa isyarah pendirian NU dari Mbah Kholil Bangkalan kepada Mbah Hasyim Asyari,” katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, nilai perjuangan tersebut tidak hanya relevan bagi kader muda NU, tetapi juga bagi seluruh anak bangsa karena sarat pesan keyakinan dan pengabdian.

“Mungkin kala itu, Kiai As’ad masih seumuran kita anak muda. Dan inilah nilai penting, bahwa dengan keyakinan dan ketakdziman, bisa mencapai mimpi-mimpi kita, bisa berperan untuk hal yang besar, untuk negeri,” imbuhnya.

Addin menambahkan, melalui kegiatan gowes ini pihaknya ingin menjadikan setiap agenda sebagai ruang pertemuan atau hub bagi anak muda untuk berkembang, baik dalam memahami sejarah maupun mengasah kreativitas.

“Dengan menjadikan setiap kegiatan sebagai hub anak muda, maka kami meyakini jika energi anak muda itu disatukan akan bisa berdampak sedemikian besar bagi Indonesia,” pungkasnya.

Selain aspek sejarah dan kebersamaan, kegiatan ini juga berdampak pada penguatan ekonomi lokal. Di setiap titik istirahat, peserta disuguhi makanan khas daerah dan diperkenalkan dengan produk UMKM setempat.

“Ada di beberapa titik yang menyediakan makanan khas daerah, dengan lokasi yang di dalamnya banyak berjejer produk UMKM. Termasuk juga oleh teman-teman lintas iman, di mana kita diperbolehkan istirahat di halaman gereja,” tutupnya.

Perjalanan dimulai dari Bangkalan dengan agenda ziarah ke dzuriah Syaikhona Cholil. Di titik akhir, peserta kembali melakukan ziarah di kompleks makam pahlawan nasional KH Abdul Wahab Hasbullah di kawasan Pesantren Tambak Beras.

Kegiatan yang digelar pada Minggu, 26 April 2026 ini dimulai pukul 06.00 WIB dari Bangkalan dan berakhir sekitar pukul 20.00 WIB di Jombang.

Baca juga: GP Ansor Ajak Bangsa Perkuat Persatuan Hadapi Dampak Perang AS–Israel vs Iran

Dalam momentum Harlah ini, Addin juga mengajak seluruh kader Ansor untuk memperkuat tradisi ziarah dan silaturahmi dengan para ulama di daerah masing-masing.

“Dalam momentum Harlah ini, mari lakukan ziarah serentak kepada para penyebar Islam di daerah masing-masing, muassis NU setempat, makam makam kesultanan dan lakukan silaturahmi dengan para kiai dan pimpinan pondok pesantren,” tutupnya.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Apa Makna Keramat dalam Islam? Ini Penjelasan Al-Hikam
Apa Makna Keramat dalam Islam? Ini Penjelasan Al-Hikam
Aktual
Sejarah Arab Saudi: Dari Rute Rahasia di Gurun hingga Merebut Riyadh
Sejarah Arab Saudi: Dari Rute Rahasia di Gurun hingga Merebut Riyadh
Aktual
Muazin Masjidil Haram Syekh Ibrahim Al-Madani Wafat, Pernah Menangis Saat Azan di Depan Ka'bah
Muazin Masjidil Haram Syekh Ibrahim Al-Madani Wafat, Pernah Menangis Saat Azan di Depan Ka'bah
Aktual
Empati Jadi Bekal Pemimpin, Gita Wirjawan: Jangan Remehkan Kekuatannya
Empati Jadi Bekal Pemimpin, Gita Wirjawan: Jangan Remehkan Kekuatannya
Aktual
Jadwal Sholat Kota Denpasar September 2026, Lengkap dari Kemenag
Jadwal Sholat Kota Denpasar September 2026, Lengkap dari Kemenag
Aktual
Zakat Jangkau 43,7 Juta Mustahik, Bagaimana Bantuan Bisa Membuka Peluang Usaha?
Zakat Jangkau 43,7 Juta Mustahik, Bagaimana Bantuan Bisa Membuka Peluang Usaha?
Aktual
GP Ansor Bentuk Satgas Aksi Kemanusiaan 2026, Bersih-bersih Sungai hingga Tangani Bencana
GP Ansor Bentuk Satgas Aksi Kemanusiaan 2026, Bersih-bersih Sungai hingga Tangani Bencana
Aktual
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami atau Istri?
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami atau Istri?
Aktual
MUHI Rekam 77 Tahun Perjalanan dalam Buku, Haedar Nashir: Sejarah Perlu Diwariskan
MUHI Rekam 77 Tahun Perjalanan dalam Buku, Haedar Nashir: Sejarah Perlu Diwariskan
Aktual
Jangan Gengsi Membungkus Sisa Makanan, Ini Pesan Rasulullah
Jangan Gengsi Membungkus Sisa Makanan, Ini Pesan Rasulullah
Aktual
Mentan Amran Bangun Masjid Rp 1 Triliun dari Dana Pribadi, Ditargetkan Digunakan 2027
Mentan Amran Bangun Masjid Rp 1 Triliun dari Dana Pribadi, Ditargetkan Digunakan 2027
Aktual
Belajar dari GKPI Rajeg, Persoalan Tempat Ibadah Harus Diselesaikan lewat Dialog
Belajar dari GKPI Rajeg, Persoalan Tempat Ibadah Harus Diselesaikan lewat Dialog
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN Tanggal Berapa? Ini Prediksi Ramadan 1448 H
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN Tanggal Berapa? Ini Prediksi Ramadan 1448 H
Aktual
Visit My Mosque 2026, Muhammadiyah Kenalkan Islam Indonesia di London
Visit My Mosque 2026, Muhammadiyah Kenalkan Islam Indonesia di London
Aktual
Libur Lebaran 2027: Ada Potensi Liburan 10 Hari, Cek Tanggal Merah dan Cuti Bersama
Libur Lebaran 2027: Ada Potensi Liburan 10 Hari, Cek Tanggal Merah dan Cuti Bersama
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar