Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Haji 2026 Siap Digelar, Saudi Andalkan AI dan 20 Ribu Masjid Disiapkan

Kompas.com, 14 Mei 2026, 17:00 WIB
Add on Google
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi menyatakan kesiapan penuh dalam menyelenggarakan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kesiapan tersebut diumumkan secara bersama-sama oleh lima kementerian utama Arab Saudi yang terlibat langsung dalam pelayanan haji, mulai dari sektor kesehatan, transportasi, teknologi, hingga pelayanan keagamaan.

Dilansir dari Arab News, konferensi pers terkait kesiapan haji digelar di Riyadh pada Rabu dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi Kerajaan Arab Saudi.

Baca juga: Cerita Tim Lost and Found Haji Cari Barang Jemaah yang Tertinggal di Bandara

Pemerintah memperkirakan lebih dari 1,5 juta jemaah dari berbagai negara akan datang ke Tanah Suci untuk menjalankan rangkaian ibadah haji tahun ini.

Berbagai persiapan besar dilakukan untuk menghadapi lonjakan jemaah, termasuk penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), perluasan layanan kesehatan digital, cakupan penuh jaringan 5G di kawasan suci, hingga penambahan fasilitas transportasi dan akomodasi.

Arab Saudi Gunakan AI untuk Kelola Pergerakan Jemaah

Salman Al-Dosari mengatakan bahwa sistem penyelenggaraan haji tahun ini dirancang dengan tingkat presisi yang tinggi.

Menurutnya, pemerintah menggunakan teknologi modern berbasis AI untuk menganalisis kepadatan dan pergerakan jutaan jemaah di kawasan suci.

“Kerajaan kini memiliki cakupan jaringan 5G di seluruh kawasan suci,” ujar Al-Dosari.

Teknologi tersebut digunakan untuk membantu:

  • Pemantauan arus jemaah
  • Pengaturan mobilitas di Armuzna
  • Sistem navigasi digital
  • Pemetaan kepadatan manusia
  • Respons cepat terhadap kondisi darurat

Dalam beberapa tahun terakhir, Arab Saudi memang terus mendorong transformasi digital dalam pelayanan haji sebagai bagian dari program Saudi Vision 2030.

Dalam buku Digital Transformation in Islamic Pilgrimage Management karya Ahmed Al-Mutairi dijelaskan bahwa penggunaan teknologi digital dalam penyelenggaraan haji menjadi kebutuhan penting karena kompleksitas pengelolaan jutaan jemaah dari berbagai negara.

Baca juga: Madinah Siapkan Pusat Cuci Darah 24 Jam untuk Jemaah Haji 2026

Lebih dari 20 Ribu Masjid Disiapkan untuk Jemaah

Salah satu fokus utama tahun ini adalah penguatan layanan ibadah dan fasilitas keagamaan.

Salman Al-Dosari mengungkapkan bahwa Kementerian Urusan Islam Arab Saudi telah menyiapkan lebih dari 20 ribu masjid di berbagai wilayah.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan lebih dari dua juta mushaf Al-Qur’an sebagai hadiah dari Penjaga Dua Masjid Suci bagi para jemaah.

Menurut Al-Dosari, kesiapan tersebut bertujuan memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman selama berada di Tanah Suci.

Dalam buku Manasik Haji dan Umrah Sepanjang Sunnah Nabi karya Abu Madyan Al-Qurtubi dijelaskan bahwa kenyamanan tempat ibadah menjadi bagian penting dalam membantu kekhusyukan jemaah saat menjalankan manasik.

Program Makkah Route Permudah Proses Keberangkatan

Arab Saudi juga kembali mengoperasikan program Makkah Route Initiative yang kini memasuki tahun kedelapan.

Program tersebut memungkinkan jemaah menyelesaikan pemeriksaan visa, imigrasi, dan prosedur administrasi sejak berada di bandara negara asal.

Saat ini, program Makkah Route telah diterapkan di 16 negara dan disebut telah membantu lebih dari 1,2 juta jemaah sejak pertama kali diluncurkan.

Kebijakan ini dinilai mampu mempercepat proses kedatangan jemaah di Arab Saudi sekaligus mengurangi antrean panjang di bandara.

Baca juga: Jemaah Haji Diminta Bijak Konsumsi Vitamin C, Ini Aturannya

Jutaan Kursi Penerbangan dan Ribuan Bus Disiagakan

Saleh Al-Jasser menjelaskan bahwa pemerintah menyediakan lebih dari tiga juta kursi penerbangan melalui enam bandara utama.

Penerbangan tersebut terhubung dengan lebih dari 300 bandara internasional melalui 104 maskapai penerbangan dunia.

Selain itu:

  • 3.000 bus disiapkan menuju Masjidil Haram
  • 5.000 bus shuttle dioperasikan
  • Kereta Api Kawasan Suci mampu mengangkut 72.000 penumpang per jam
  • Lebih dari 6.000 kilometer jalan diperbaiki

Transportasi menjadi salah satu aspek paling vital dalam penyelenggaraan haji mengingat jutaan jemaah harus berpindah lokasi dalam waktu yang hampir bersamaan, khususnya saat fase Armuzna.

Lebih dari 52 Ribu Tenaga Kesehatan Disiapkan

Di sektor kesehatan, Fahad Al-Jalajel menegaskan bahwa musim haji tahun ini menjadi salah satu model pelayanan kemanusiaan terbesar di dunia.

Pemerintah Arab Saudi menyiapkan:

  • Lebih dari 52 ribu tenaga kesehatan
  • 20 ribu tempat tidur rumah sakit
  • 3.800 tempat tidur di kawasan suci
  • 25 pusat layanan darurat
  • 3.000 ambulans
  • 11 ambulans udara
  • 7.700 paramedis

Selain layanan konvensional, Arab Saudi juga memperluas sistem kesehatan virtual melalui Rumah Sakit Virtual Seha.

Teknologi drone bahkan digunakan untuk mengirim obat-obatan dan sampel medis ke lokasi tertentu secara cepat.

Tak hanya itu, pemerintah juga memanfaatkan jam tangan pintar untuk memantau kondisi kesehatan jemaah secara real-time.

Dalam buku Crowd Medicine and Mass Gathering Health karya Ziad Memish dijelaskan bahwa pengelolaan kesehatan massa menjadi tantangan besar dalam penyelenggaraan haji karena tingginya risiko kelelahan, dehidrasi, hingga penyakit menular.

Baca juga: Persiapan Puncak Haji di Arafah, Ini Dzikir dan Doa yang Dianjurkan untuk Jamaah

Nusuk dan Haji Tanpa Bagasi

Tawfiq Al-Rabiah mengatakan bahwa seluruh jemaah internasional kini telah menerima kartu identitas digital Nusuk.

Aplikasi Nusuk disebut telah digunakan lebih dari 51 juta pengguna di seluruh dunia.

Melalui aplikasi tersebut, jemaah dapat mengakses:

  • Informasi perjalanan haji
  • Navigasi lokasi
  • Jadwal ibadah
  • Layanan kesehatan
  • Informasi transportasi
  • Panduan multibahasa

Arab Saudi juga memperluas program “Haji Tanpa Bagasi” yang memungkinkan koper jemaah dikirim langsung dari bandara keberangkatan menuju hotel di Makkah.

Kebijakan ini diharapkan mempermudah mobilitas jemaah saat tiba di Tanah Suci.

Khutbah Arafah Diterjemahkan ke 50 Bahasa

Untuk mendukung pelayanan global, sistem panduan multibahasa juga diaktifkan selama musim haji.

Pemerintah Arab Saudi menyebut khutbah Arafah tahun ini akan diterjemahkan ke dalam 50 bahasa.

Selain itu, peta 3D dan layar digital multibahasa disebar di berbagai titik kawasan suci guna membantu navigasi jemaah.

Langkah ini dinilai penting karena jemaah haji berasal dari ratusan negara dengan latar bahasa berbeda.

Tingkat Kepuasan Jemaah Mencapai 91 Persen

Arab Saudi menyatakan kampanye “Tidak Ada Haji Tanpa Izin” berhasil meningkatkan kepatuhan jemaah terhadap regulasi resmi.

Menurut data pusat kinerja Ada’a Center, tingkat kepuasan jemaah pada musim haji sebelumnya mencapai 91 persen.

Pemerintah berharap peningkatan layanan berbasis teknologi, kesehatan, transportasi, dan keamanan dapat membuat penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lebih aman, nyaman, dan tertib.

Haji Bukan Sekadar Ritual, tetapi Pengelolaan Peradaban

Ibadah haji bukan hanya peristiwa spiritual terbesar umat Islam, tetapi juga salah satu operasi kemanusiaan paling kompleks di dunia.

Dalam buku Fiqih Haji karya Wahbah Az-Zuhaili dijelaskan bahwa penyelenggaraan haji membutuhkan pengelolaan yang sangat matang karena melibatkan jutaan manusia dalam satu ruang dan waktu yang sama.

Oleh karena itu, modernisasi layanan haji yang dilakukan Arab Saudi dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kekhusyukan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jemaah Haji Embarkasi Makassar Latihan Jalan Kaki ke Jamarat Jelang Puncak Haji di Mina
Jemaah Haji Embarkasi Makassar Latihan Jalan Kaki ke Jamarat Jelang Puncak Haji di Mina
Aktual
Waspada Cuaca Ekstrem Saudi, Jemaah Haji 2026 Diminta Minum Air Tiap 10 Menit
Waspada Cuaca Ekstrem Saudi, Jemaah Haji 2026 Diminta Minum Air Tiap 10 Menit
Aktual
Saudi Hukum 48 Pelanggar Haji Ilegal, Denda Capai Rp 430 Juta
Saudi Hukum 48 Pelanggar Haji Ilegal, Denda Capai Rp 430 Juta
Aktual
Hukum Sebut Nama Orang Saat Kurban Idul Adha, Sunnah atau Riya?
Hukum Sebut Nama Orang Saat Kurban Idul Adha, Sunnah atau Riya?
Aktual
Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Prediksi BRIN, Pemerintah, NU, & Muhammadiyah
Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Prediksi BRIN, Pemerintah, NU, & Muhammadiyah
Aktual
Haji 2026 Siap Digelar, Saudi Andalkan AI dan 20 Ribu Masjid Disiapkan
Haji 2026 Siap Digelar, Saudi Andalkan AI dan 20 Ribu Masjid Disiapkan
Aktual
Imigrasi Sulsel Manjakan Calon Jemaah Haji dengan Layanan Eazy Passport
Imigrasi Sulsel Manjakan Calon Jemaah Haji dengan Layanan Eazy Passport
Aktual
Mendadak Pusing dan Lemas di Udara, Calon Jemaah Haji Sumenep Diinfus di Pesawat
Mendadak Pusing dan Lemas di Udara, Calon Jemaah Haji Sumenep Diinfus di Pesawat
Aktual
Kurban untuk Diri Sendiri atau Orang Tua, Mana yang Harus Didahulukan? Ini Penjelasannya
Kurban untuk Diri Sendiri atau Orang Tua, Mana yang Harus Didahulukan? Ini Penjelasannya
Aktual
Hari Tasyrik: Pengertian, Larangan Puasa, dan Amalan yang Dianjurkan dalam Islam
Hari Tasyrik: Pengertian, Larangan Puasa, dan Amalan yang Dianjurkan dalam Islam
Aktual
Rumah Hancur Diterjang Banjir Aceh, Hartati Akhirnya Bisa Berangkat Haji
Rumah Hancur Diterjang Banjir Aceh, Hartati Akhirnya Bisa Berangkat Haji
Aktual
PTKIN Perkuat Satgas & PSGA di Kampus, Korban KS Jangan Takut Melapor
PTKIN Perkuat Satgas & PSGA di Kampus, Korban KS Jangan Takut Melapor
Aktual
Persiapan Armuzna 2026: Musyrif Diny Minta Jemaah Batasi Umrah Sunnah
Persiapan Armuzna 2026: Musyrif Diny Minta Jemaah Batasi Umrah Sunnah
Aktual
Hari Tasyrik 2026 Berapa Hari? Ini Tanggal dan Amalan Sunnahnya
Hari Tasyrik 2026 Berapa Hari? Ini Tanggal dan Amalan Sunnahnya
Aktual
Sapi Suro 1,07 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Jepara pada Idul Adha 2026
Sapi Suro 1,07 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Jepara pada Idul Adha 2026
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com