Editor
KOMPAS.com — Aparat keamanan haji Arab Saudi menangkap lima warga Malaysia yang mencoba masuk ke Kota Suci Makkah tanpa izin haji resmi pada musim haji 2026.
Kelima penduduk asal Malaysia tersebut ditangkap setelah kedapatan berusaha memasuki Makkah melalui jalur tidak resmi berupa jalan tanah dan lembah untuk menghindari pemeriksaan petugas.
Pasukan keamanan haji langsung mengamankan mereka dan memulai proses hukum atas pelanggaran regulasi haji yang berlaku di Arab Saudi.
Baca juga: Arab Saudi Tangkap 7 Penyelundup 13 Jemaah Haji Ilegal ke Makkah
Direktorat Jenderal Mujahideen Arab Saudi menegaskan bahwa seluruh aturan penyelenggaraan haji musim 2026 wajib dipatuhi oleh semua pihak demi menjaga keamanan dan keselamatan jemaah di Tanah Suci.
Otoritas Saudi juga mengingatkan bahwa setiap pelanggaran aturan haji akan berujung pada sanksi hukum yang tegas.
Pemerintah Arab Saudi dalam beberapa pekan terakhir memang memperketat pengawasan akses menuju Makkah guna mencegah masuknya jemaah tanpa izin resmi.
Pengawasan dilakukan tidak hanya di jalan utama, tetapi juga di jalur-jalur alternatif seperti jalan tidak beraspal, area pegunungan, hingga lembah yang kerap digunakan untuk menghindari pemeriksaan aparat.
Baca juga: 2.400 Titik Air Minum Modern Hadir di Makkah, Jemaah Haji Kini Lebih Nyaman Lawan Panas Ekstrem
Direktorat Jenderal Mujahideen turut mengajak masyarakat dan penduduk di Arab Saudi untuk membantu melaporkan pelanggaran aturan haji melalui nomor darurat 911 di wilayah Makkah, Madinah, Riyadh, dan Provinsi Timur, serta nomor 999 untuk wilayah lainnya.
Langkah pengamanan ketat ini menjadi bagian dari strategi Arab Saudi untuk memastikan pelaksanaan ibadah haji berlangsung aman, tertib, dan sesuai kapasitas resmi yang telah ditetapkan pemerintah.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.