Editor
KOMPAS.com- Kementerian Urusan Islam Arab Saudi memperpendek jeda antara adzan dan iqamah di masjid-masjid yang dikunjungi jamaah Haji 2026.
Dilansir dari Islamic Information, kebijakan ini diumumkan Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Sheikh Dr. Abdullatif Al-Alsheikh pada Rabu (20/5/2026) dan berlaku di Makkah al-Mukarramah, area pusat kota, serta seluruh situs suci.
Baca juga: Nekat Masuk Makkah lewat Jalur Tikus, 5 Warga Malaysia Ditangkap
Jeda waktu yang lebih singkat dirancang untuk memudahkan jamaah menunaikan ibadah dengan cepat dan mengurangi kepadatan di masjid maupun jalur sekitarnya.
Perubahan ini menjadi bagian dari persiapan Arab Saudi menghadapi jutaan jamaah Haji 2026 di tengah cuaca panas yang ekstrem.
Arahan baru menetapkan jeda antara adzan dan iqamah sebagai berikut, Subuh 15 menit, Dzuhur 5 menit, Ashar 5 menit, Maghrib 5 menit, dan Isya 5 menit. Untuk shalat Jumat, durasi khutbah dan shalat digabung maksimal 15 menit.
Baca juga: Haji 2026, Suhu Makkah Diprediksi Tembus 47 Derajat Celsius
Dengan jutaan jamaah berpindah antar lokasi selama Haji 2026, jeda yang lebih singkat memungkinkan mereka menunaikan ibadah lebih cepat.
Kebijakan ini diharapkan mengurangi antrean di pintu masjid dan jalur pejalan kaki di sekitarnya, serta menjaga kenyamanan jamaah selama pelaksanaan ibadah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang