Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kronologi Jemaah Haji Asal Jakarta Hilang di Makkah, Kemenhaj Kerahkan Tim Lakukan Pencarian

Kompas.com, 21 Mei 2026, 16:44 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Seorang jemaah haji Indonesia asal Jakarta dilaporkan hilang di Kota Makkah, Arab Saudi.

Hingga kini, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama petugas PPIH masih melakukan pencarian intensif untuk menemukan jemaah lansia tersebut.

Muhammad Firdaus Ahlan (73), jemaah haji asal Jakarta, dilaporkan hilang sejak Jumat (15/5/2026).

Baca juga: 1 Jemaah Haji Indonesia Hilang di Makkah, Kemenhaj Bentuk Tim Pencarian

Firdaus diketahui meninggalkan hotel tempatnya menginap di sektor 9 Misfalah, Makkah dan belum kembali hingga saat ini.

Firdaus tergabung dalam kloter JKG 27 rombongan 1 dari KBIH Imam Bonjol. Informasi kehilangan tersebut telah dikonfirmasi oleh Kemenhaj.

Baca juga: Kartu Nusuk Hilang Saat Haji? Ini Cara Mengurus dan Solusi Sementaranya

Istri Ungkap Kronologi Jemaah Haji Hilang di Makkah

Istri Firdaus, Nafsiah Nawan (63), menceritakan detik-detik terakhir sebelum suaminya menghilang saat ditemui tim Media Center Haji (MCH).

Nafsiah mengaku terakhir kali melihat Firdaus pada Jumat pagi ketika sang suami meminta disiapkan pakaian untuk salat Jumat.

"Saya siapin koko putih dan sarung kotak-kotak warna hitam. Saat itu, suami sedang mandi," kata Nafsiah, Selasa (19/5/2026).

Setelah menyiapkan kebutuhan suaminya, Nafsiah kembali ke kamar yang lokasinya berdekatan dengan kamar Firdaus. Sejak saat itu, ia tidak lagi melihat keberadaan suaminya.

Saat itu Nafsiah memilih beristirahat setelah menjalani umrah wajib pada Kamis, 14 Mei 2026.

Ia mengaku tidak merasakan firasat apa pun karena ketika meninggalkan kamar, rekan sekamar Firdaus masih berada di lokasi.

Pada sore harinya sekitar pukul 16.00 waktu setempat, Nafsiah kembali mendatangi kamar suaminya untuk memastikan kondisi Firdaus. Namun ia mendapati sang suami belum kembali sejak siang hari.

"Saya ke sini (kamar) sore sekitar jam 4, tanya temannya dan dibilang belum pulang sejak siang. Temannya pun baru pulang dari masjid," ungkapnya.

Kemenhaj Kerahkan Tim Pencarian

Setelah mengetahui suaminya hilang, Nafsiah langsung menghubungi ketiga anaknya di Jakarta dan melaporkan kejadian tersebut kepada ketua kloter serta petugas perlindungan jemaah (linjam).

Petugas haji kemudian melakukan penyisiran di sekitar wilayah pemondokan hingga berbagai titik di Kota Makkah.

"Jemaah hingga saat ini masih dalam proses pencarian di Kota Makkah, Arab Saudi," kata juru bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha kepada tim Media Center Haji (MCH), Rabu (20/5/2026).

Ichsan menjelaskan laporan kehilangan pertama kali diterima melalui Kanal Kawal Haji pada 16 Mei 2026.

Berdasarkan hasil penelusuran CCTV hotel, Firdaus terlihat keluar hotel seorang diri sekitar pukul 09.04 waktu Arab Saudi dengan mengenakan kaus putih dan sarung hitam.

Saat itu kondisi lobi hotel sedang sepi karena sebagian besar jemaah telah berangkat menuju masjid untuk salat Jumat.

"Yang bersangkutan keluar dari hotel sendirian tanpa membawa pengenal apa pun kecuali gelang haji," kata Ichsan.

Pencarian Dilakukan hingga Rumah Sakit dan Area Masjidil Haram

Kemenhaj bersama PPIH langsung membentuk beberapa tim pencarian untuk menyisir berbagai lokasi.

Tim pertama melakukan pencarian di hotel-hotel dan area Masjidil Haram. Sementara tim kedua menyisir jalan-jalan di sekitar Makkah untuk membantu menemukan Firdaus.

Selain itu, tim perlindungan jemaah dari Madinah turut diterjunkan untuk melakukan pencarian hingga ke sejumlah rumah sakit di Makkah maupun luar kota.

Kemenhaj juga melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian Arab Saudi terkait laporan kehilangan tersebut.

"Kami juga membuat laporan kepolisian serta memberikan pendampingan penuh kepada sang istri selama proses pencarian berlangsung karena jemaah tersebut berangkat haji didampingi oleh istri," ujarnya.

Ichsan mengimbau jemaah haji Indonesia segera melapor kepada petugas apabila melihat atau mengetahui informasi terkait keberadaan Firdaus.

Ia juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

"Hindari penyebaran foto maupun narasi yang bersifat spekulatif ataupun hoaks," tambah Ichsan.

Doa Sang Istri di Tengah Usaha Pencarian

Di tengah proses pencarian, Nafsiah mengaku terus memanjatkan doa agar suaminya segera ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat.

"Ini di Baitullah, di rumahnya Allah, mudah-mudahan Allah jaga suami saya. Saya harus berhusnuzhan. Ya Allah, lindungilah suami saya, dia tamunya Allah, pasti Allah nggak akan sia-siakan," kata Nafsiah ketika ditemui tim Media Center Haji (MCH), Selasa (19/5/2026).

Nafsiah mengaku berusaha menenangkan diri dengan melantunkan shalawat. Namun rasa khawatir terus menghantui pikirannya sejak sang suami menghilang.

"Ya Allah lindungilah, pelihara dia ya Allah, kembalikan ya Allah dalam kondisi sehat," ujar Nafsiah dengan nada suara bergetar.

Ia juga mengaku tidak lagi bisa tidur nyenyak karena terus memikirkan kondisi suaminya di Makkah.

"Saya nggak bisa tidur, gimana nih dia? Lagi ngapain? Udah makan apa belum? Makan apa? Terus harus minum," kata Nafsiah.

Nafsiah Nawan (kiri) bersama Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Kabid Linjam) PPIH Arab Saudi, Muftiono menceritakan kronologi atau detik-detik hilangnya Muhammad Firdaus Ahlan (73) di Kota Makkah, Arab Saudi kepada tim Media Center Haji (MCH), Selasa (19/5/2026). Media Center Haji 2026 Nafsiah Nawan (kiri) bersama Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Kabid Linjam) PPIH Arab Saudi, Muftiono menceritakan kronologi atau detik-detik hilangnya Muhammad Firdaus Ahlan (73) di Kota Makkah, Arab Saudi kepada tim Media Center Haji (MCH), Selasa (19/5/2026).

Sosok Muhammad Firdaus di Mata Keluarga

Nafsiah menyebut keluarga di Jakarta turut menggelar doa bersama secara daring setiap malam selepas salat Magrib untuk keselamatan Firdaus.

"Setiap malam keluarga bantu doa mudah-mudahan doanya diijabah oleh Allah. Semoga bisa pulang, bisa kembali, bisa ngelakuin ibadah haji dengan sempurna," harapnya.

Nafsiah juga menceritakan sosok Firdaus yang dikenal aktif di lingkungan tempat tinggalnya di Pondok Labu, Jakarta Selatan setelah pensiun dari Departemen Kesehatan (Depkes).

"Abah pernah menjadi ketua RT selama bertahun-tahun sebelum akhirnya mengundurkan diri," tutur Nafsiah.

Menurutnya, Firdaus terbiasa berjalan kaki menuju masjid untuk menjaga kebugaran sebagai persiapan ibadah haji.

"Kalau subuh juga ke masjid, kan agak jauh ya, ke masjid pulang pergi, jalan agak jauh untuk persiapan haji," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul “Jemaah Haji asal Jakarta Hilang di Makkah Sejak 15 Mei 2026, Pencarian Intensif Terus Dilakukan”, “Doa Nafsiah, Istri Jemaah Haji yang Hilang di Makkah: Mudah-mudahan Allah Jaga Suami Saya”, dan “Kronologi Firdaus, Jemaah Haji asal Jakarta Hilang di Makkah, Istri: Sempat Terekam CCTV”.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Khutbah Jumat 22 Mei 2026: Meraih Kemabruran Haji
Khutbah Jumat 22 Mei 2026: Meraih Kemabruran Haji
Aktual
Bus Shalawat Disetop Sementara Mulai 22 Mei, Kemenhaj Siapkan Layanan Armuzna
Bus Shalawat Disetop Sementara Mulai 22 Mei, Kemenhaj Siapkan Layanan Armuzna
Aktual
3 Daerah Ini Jadi Pemasok Hewan Kurban Terbanyak ke Jakarta Jelang Idul Adha 2026
3 Daerah Ini Jadi Pemasok Hewan Kurban Terbanyak ke Jakarta Jelang Idul Adha 2026
Aktual
MUI Desak Israel Bebaskan 9 WNI dan Aktivis Kemanusiaan dalam Misi Gaza
MUI Desak Israel Bebaskan 9 WNI dan Aktivis Kemanusiaan dalam Misi Gaza
Aktual
Bahaya Egoisme di Balik Kecanggihan AI, Menag: Bisa Menjadi Musibah!
Bahaya Egoisme di Balik Kecanggihan AI, Menag: Bisa Menjadi Musibah!
Aktual
Kemenag Dorong Satu Data Nasional Lewat Digitalisasi Layanan Keagamaan
Kemenag Dorong Satu Data Nasional Lewat Digitalisasi Layanan Keagamaan
Aktual
Wamenhaj Sapa Jemaah Haji Ba’da Subuh di Makkah, Cek Hotel hingga Menu Konsumsi
Wamenhaj Sapa Jemaah Haji Ba’da Subuh di Makkah, Cek Hotel hingga Menu Konsumsi
Aktual
MUI Bentuk Crisis Center untuk Kawal Pembebasan WNI dalam Misi Kemanusiaan Gaza
MUI Bentuk Crisis Center untuk Kawal Pembebasan WNI dalam Misi Kemanusiaan Gaza
Aktual
Arab Saudi Rampungkan Persiapan Layanan Haji di Miqat Yalamlam dan Al-Juhfah
Arab Saudi Rampungkan Persiapan Layanan Haji di Miqat Yalamlam dan Al-Juhfah
Aktual
Ungkap Alasan Batal Berangkat Haji, Menkeu Purbaya: Belum Saatnya Mungkin, Belum Rezekinya
Ungkap Alasan Batal Berangkat Haji, Menkeu Purbaya: Belum Saatnya Mungkin, Belum Rezekinya
Aktual
Kemenag Integrasikan AI untuk Layanan KUA hingga Zakat Wakaf
Kemenag Integrasikan AI untuk Layanan KUA hingga Zakat Wakaf
Aktual
Kronologi Jemaah Haji Asal Jakarta Hilang di Makkah, Kemenhaj Kerahkan Tim Lakukan Pencarian
Kronologi Jemaah Haji Asal Jakarta Hilang di Makkah, Kemenhaj Kerahkan Tim Lakukan Pencarian
Aktual
Menag: Kurban Idul Adha Jadi Bantuan Sosial Protein bagi Masyarakat
Menag: Kurban Idul Adha Jadi Bantuan Sosial Protein bagi Masyarakat
Aktual
Huawei Gelar CSR Kurban 2026, Dorong Sinergi Teknologi dan Kepedulian Sosial
Huawei Gelar CSR Kurban 2026, Dorong Sinergi Teknologi dan Kepedulian Sosial
Aktual
Jelang Puncak Haji, Bus Shalawat Jemaah Haji Indonesia Berhenti Sementara Mulai 22 Mei 2026
Jelang Puncak Haji, Bus Shalawat Jemaah Haji Indonesia Berhenti Sementara Mulai 22 Mei 2026
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com