Editor
KOMPAS.com - Rencana keberangkatan ibadah haji sejumlah pejabat negara kerap menjadi perhatian publik, terutama di tengah agenda pemerintahan yang padat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya sempat menyampaikan rencana berangkat ke Tanah Suci pada Mei 2026. Namun, rencana tersebut dipastikan batal terlaksana.
Walau begitu, Menkeu Purbaya pun menegaskan pembatalan keberangkatannya bukan karena permintaan Presiden Prabowo Subianto ataupun tugas negara.
Baca juga: Kronologi Jemaah Haji Asal Jakarta Hilang di Makkah, Kemenhaj Kerahkan Tim Lakukan Pencarian
Saat ditemui pewarta, Purbaya sempat menyampaikan alasan dirinya batal berangkat menunaikan ibadah haji pada 2026 ini.
"Nggak jadi," kata Purbaya sambil tertawa kecil saat menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Baca juga: Jelang Puncak Haji, Bus Shalawat Jemaah Haji Indonesia Berhenti Sementara Mulai 22 Mei 2026
Walau begitu, Purbaya tidak mengungkap secara rinci alasan pembatalan keberangkatan hajinya.
Menurut Purbaya, pembatalan keberangkatan haji tersebut juga tidak berkaitan dengan tugas negara.
"Nggak, nggak diminta Presiden, belum saatnya mungkin, belum rezekinya," kata Purbaya.
Ia mengaku tetap merasa sedih karena belum bisa menunaikan ibadah haji tahun ini. Meski demikian, Purbaya berharap dapat kembali merencanakan keberangkatan pada 2027 mendatang.
"Ya sedih, sedih nggak sedih lah, karena emang belum saatnya mungkin. Doa-in tahun depan nggak batal lagi," ucap Purbaya.
Purbaya mengatakan pembatalan keberangkatan tersebut tidak hanya dialami dirinya, tetapi juga seluruh anggota keluarganya.
"Sekeluarga semua (batal)," ujarnya.
Sebelumnya, Purbaya sempat menyampaikan rencana keberangkatannya ke Tanah Suci dijadwalkan pada Kamis, 21 Mei 2026.
"Kamis, kalau nggak ada halangan," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Purbaya mengaku telah melakukan sejumlah persiapan untuk ibadah haji sejak dua pekan terakhir.
Ia bahkan masih mempelajari doa-doa yang akan digunakan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
"Persiapan haji sudah dua minggu lalu, sudah belajar tapi doa-doanya, masih lupa juga," ucapnya.
Purbaya juga menyebut rencananya akan menjalankan ibadah haji selama 10 hari.
"10 hari," ucapnya singkat.
Seperti diketahui, hari ini Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pejabat negara bidang ekonomi ke Istana Kepresidenan.
Salah satu agenda pembahasan dalam pertemuan tersebut terkait pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai BUMN Khusus Ekspor.
Selain Purbaya, sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang