Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Amalan Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H, Dari Muhasabah hingga Puasa Muharram

Kompas.com, 12 Juni 2026, 11:50 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026 disambut umat Muslim di berbagai negara dengan beragam kegiatan keagamaan dan amalan ibadah.

Pergantian tahun dalam kalender Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW yang memiliki makna besar dalam sejarah Islam.

Bulan Muharram sebagai pembuka tahun Hijriah juga dikenal sebagai salah satu bulan yang memiliki banyak keutamaan. Karena itu, umat Islam dianjurkan memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbaiki kualitas ibadah.

Baca juga: Sejarah 1 Muharram Jadi Tahun Baru Islam, Ternyata Bukan Ditetapkan pada Masa Nabi

Selain menjadi awal tahun baru, 1 Muharram juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, serta menyusun niat dan harapan yang lebih baik untuk tahun yang akan datang.

7 Amalan Menyambut Tahun Baru Hijriah

Momentum Tahun Baru Hijriah menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi terhadap perjalanan hidup yang telah dilalui sekaligus memperbaiki diri untuk menghadapi masa depan yang lebih baik.

Baca juga: Siap-siap Long Weekend, Ini Jadwal Libur Tahun Baru Islam 1448 H

Dilansir dari Antara, ada berbagai kegiatan keagamaan biasanya digelar untuk menyambut datangnya tahun baru Islam, berikut penjelasannya.

1. Menggelar Pengajian dan Kajian Keislaman

Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk menyambut Tahun Baru Islam adalah mengadakan pengajian atau kajian keislaman.

Kegiatan tersebut dapat menjadi sarana memperdalam pemahaman tentang sejarah hijrah Nabi Muhammad SAW serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Kehadiran ulama, ustaz, atau tokoh agama juga dapat membantu memperkaya wawasan masyarakat mengenai makna Tahun Baru Hijriah.

2. Muhasabah dan Evaluasi Diri

Pergantian tahun menjadi waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau refleksi diri.

Muhasabah dapat dilakukan secara pribadi maupun bersama keluarga dan komunitas dengan tujuan mengevaluasi perjalanan hidup selama setahun terakhir.

Melalui refleksi tersebut, seseorang dapat mengenali kekurangan, memperbaiki kesalahan, serta menyusun langkah yang lebih baik pada tahun berikutnya.

3. Meningkatkan Kualitas Ibadah

Menyambut Tahun Baru Islam juga dapat dilakukan dengan memperbanyak ibadah.

Umat Islam dianjurkan meningkatkan tilawah Al-Quran, memperbanyak dzikir dan doa, serta melaksanakan berbagai salat sunnah seperti Dhuha dan Tahajud.

Amalan tersebut menjadi bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT sekaligus sarana memulai tahun baru dengan semangat yang lebih baik.

4. Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun

Salah satu amalan yang banyak dilakukan saat pergantian tahun Hijriah adalah membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun.

Doa akhir tahun biasanya dibaca menjelang Maghrib pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijjah, sedangkan doa awal tahun dibaca setelah Maghrib saat memasuki 1 Muharram.

Salah satu doa yang dianjurkan berbunyi:

"Ya Allah, anugerahkan kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta jauhkan kami dari siksa neraka." (QS. Al-Baqarah: 201)

5. Menjalankan Puasa Sunnah Muharram

Puasa sunnah menjadi salah satu amalan utama yang dianjurkan pada bulan Muharram.

Rasulullah SAW menyebut puasa di bulan Muharram sebagai puasa terbaik setelah puasa Ramadhan sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim.

Karena itu, umat Islam dapat memanfaatkan awal bulan Muharram untuk memperbanyak ibadah puasa sunnah sesuai kemampuan masing-masing.

6. Memperbanyak Sedekah

Sedekah juga menjadi amalan yang dianjurkan saat menyambut Tahun Baru Islam.

Selain membantu sesama, sedekah dapat menjadi sarana menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus membersihkan diri dari berbagai kesalahan yang pernah dilakukan.

Semangat berbagi di awal tahun Hijriah diharapkan dapat membawa keberkahan bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

7. Melakukan Perjalanan Spiritual

Mengunjungi tempat-tempat bersejarah dalam Islam atau menunaikan ibadah umrah bagi yang memiliki kesempatan dapat menjadi pilihan untuk mengisi Tahun Baru Hijriah.

Perjalanan spiritual tersebut tidak hanya mempererat hubungan dengan Allah SWT, tetapi juga menambah pemahaman tentang sejarah Islam dan nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu.

Melalui berbagai amalan tersebut, Tahun Baru Islam 1448 H dapat menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas kehidupan spiritual umat Muslim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baznas: Potensi Dana Keagamaan RI Rp 344 T, Usul Tax Credit Zakat-Pajak
Baznas: Potensi Dana Keagamaan RI Rp 344 T, Usul Tax Credit Zakat-Pajak
Aktual
Apakah Zakat Emas Harus Dibayar dengan Emas? Ini Penjelasan dan Cara Menghitungnya
Apakah Zakat Emas Harus Dibayar dengan Emas? Ini Penjelasan dan Cara Menghitungnya
Aktual
Pemprov Papua Barat Usulkan Tambahan Kuota untuk Memperpendek Masa Tunggu Haji
Pemprov Papua Barat Usulkan Tambahan Kuota untuk Memperpendek Masa Tunggu Haji
Aktual
Rencana Pembukaan Embarkasi Haji Sorong, Menhaj Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi
Rencana Pembukaan Embarkasi Haji Sorong, Menhaj Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi
Aktual
Daftar Tunggu Haji Papua Barat dan Papua Barat Daya Tembus 12.063 Orang, Verifikasi Terus Diperketat
Daftar Tunggu Haji Papua Barat dan Papua Barat Daya Tembus 12.063 Orang, Verifikasi Terus Diperketat
Aktual
Menhaj Minta Tata Kelola Haji di Papua Lebih Transparan demi Tingkatkan Layanan Haji 2027
Menhaj Minta Tata Kelola Haji di Papua Lebih Transparan demi Tingkatkan Layanan Haji 2027
Aktual
Alasan Mekanisme Lunas Tunda Ganti untuk Haji Khusus Resmi Dihapus, Wamenhaj: Ada Permainan Oknum
Alasan Mekanisme Lunas Tunda Ganti untuk Haji Khusus Resmi Dihapus, Wamenhaj: Ada Permainan Oknum
Aktual
Mekanisme Lunas Tunda Ganti untuk Haji Khusus Resmi Dihapus Kemenhaj, Apa Itu?
Mekanisme Lunas Tunda Ganti untuk Haji Khusus Resmi Dihapus Kemenhaj, Apa Itu?
Aktual
Mengapa Fatwa Haram Vape Justru Panen Dukungan Pelaku Industri? Ini Alasannya
Mengapa Fatwa Haram Vape Justru Panen Dukungan Pelaku Industri? Ini Alasannya
Aktual
MUI Jatim Resmi Terbitkan Fatwa Haram Vape, Ini Penjelasannya
MUI Jatim Resmi Terbitkan Fatwa Haram Vape, Ini Penjelasannya
Aktual
MUI Jatim Resmi Terbitkan Fatwa Haram Penyalahgunaan Vape, Panen Dukungan
MUI Jatim Resmi Terbitkan Fatwa Haram Penyalahgunaan Vape, Panen Dukungan
Aktual
Alasan LPPOM Menyatakan Kolesom Jumbo Haram, Alkohol 19,7%!
Alasan LPPOM Menyatakan Kolesom Jumbo Haram, Alkohol 19,7%!
Aktual
Bahasa Arab Terima Kasih: Syukron, Jazakallah & Balasannya
Bahasa Arab Terima Kasih: Syukron, Jazakallah & Balasannya
Doa Harian
Doa untuk Kedua Orang Tua: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya
Doa untuk Kedua Orang Tua: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya
Doa Harian
La Ilaha Illa Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadzolimin: Arti, Bacaan Arab, Keutamaan dan Cara Mengamalkannya
La Ilaha Illa Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadzolimin: Arti, Bacaan Arab, Keutamaan dan Cara Mengamalkannya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar