Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Siap-siap Long Weekend, Ini Jadwal Libur Tahun Baru Islam 1448 H

Kompas.com, 10 Juni 2026, 21:30 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Masyarakat yang sudah merencanakan liburan pada pertengahan Juni 2026 dapat mulai mencatat jadwal libur nasional Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Selain menjadi momentum pergantian tahun dalam kalender Islam, tanggal merah ini juga berpotensi menciptakan libur panjang bagi sebagian pekerja.

Dengan pengaturan cuti yang tepat, masyarakat bisa menikmati waktu libur hingga empat hari berturut-turut.

Baca juga: Sejarah 1 Muharram Jadi Tahun Baru Islam, Ternyata Bukan Ditetapkan pada Masa Nabi

Kapan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah?

Berdasarkan Kalender Penanggalan Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama, 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

Dalam kalender Islam, pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam atau waktu Magrib.

Baca juga: Bukan Rabiul Awal, Ini Alasan Tahun Baru Islam Dimulai 1 Muharram

Karena itu, malam Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sudah dimulai sejak Senin, 15 Juni 2026 setelah Magrib.

Momen pergantian tahun Hijriah biasanya dimanfaatkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah, berdoa, bermuhasabah, serta mengikuti berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Apakah Tahun Baru Islam 2026 Libur Nasional?

Berdasarkan jadwal hari libur nasional yang tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Penetapan tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperingati Tahun Baru Islam sekaligus memanfaatkan waktu bersama keluarga.

Dengan demikian, jadwal libur nasional Tahun Baru Islam 2026 adalah Selasa, 16 Juni 2026.

Potensi Long Weekend di Libur Tahun Baru Islam 2026

Meski tidak terdapat jadwal cuti bersama yang menyertai Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, sebagian masyarakat tetap berpeluang menikmati libur lebih panjang.

Potensi long weekend bisa didapat dengan mengambil cuti pribadi pada Senin, 15 Juni 2026.

Jika cuti tersebut dimanfaatkan, rangkaian libur dapat berlangsung selama empat hari berturut-turut, yakni Sabtu, 13 Juni 2026 dan Minggu, 14 Juni 2026 sebagai libur akhir pekan, dilanjutkan Senin, 15 Juni 2026 sebagai cuti pribadi, serta Selasa, 16 Juni 2026 yang merupakan libur nasional Tahun Baru Islam.

Waktu Tepat Menyusun Agenda Liburan dan Ibadah

Potensi libur panjang pada pertengahan Juni 2026 ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, mulai dari bepergian, pulang kampung, hingga berkumpul bersama keluarga.

Bagi umat Islam, momen Tahun Baru Islam juga dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah, berdoa, bermuhasabah, serta mengikuti kegiatan keagamaan dalam rangka menyambut datangnya 1 Muharram 1448 Hijriah.

Karena itu, masyarakat yang berencana memanfaatkan momen tersebut dapat mulai menyusun agenda perjalanan maupun kegiatan ibadah sejak jauh hari agar lebih nyaman, terencana, dan bermakna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
 Menag Ajak Umat Islam Maknai Tahun Baru Hijriah 1448 H dengan Semangat Kasih Sayang
Menag Ajak Umat Islam Maknai Tahun Baru Hijriah 1448 H dengan Semangat Kasih Sayang
Aktual
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Pemko Langsa Gelar Pasar Murah dari 9-12 Juni 2026
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Pemko Langsa Gelar Pasar Murah dari 9-12 Juni 2026
Aktual
 Siap-siap Long Weekend, Ini Jadwal Libur Tahun Baru Islam 1448 H
Siap-siap Long Weekend, Ini Jadwal Libur Tahun Baru Islam 1448 H
Aktual
Macam-Macam Masa Iddah Wanita dalam Islam dan Hukum Melamarnya
Macam-Macam Masa Iddah Wanita dalam Islam dan Hukum Melamarnya
Aktual
Kemenhaj Ungkap Ciri Badal Haji Fiktif, Tarif Rp 10 Juta Dinilai Tak Masuk Akal dan Mencurigakan
Kemenhaj Ungkap Ciri Badal Haji Fiktif, Tarif Rp 10 Juta Dinilai Tak Masuk Akal dan Mencurigakan
Aktual
Kapan Tahun Baru Islam 2026? Catat Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 1448 Hijriah
Kapan Tahun Baru Islam 2026? Catat Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 1448 Hijriah
Aktual
Sejarah 1 Muharram Jadi Tahun Baru Islam, Ternyata Bukan Ditetapkan pada Masa Nabi
Sejarah 1 Muharram Jadi Tahun Baru Islam, Ternyata Bukan Ditetapkan pada Masa Nabi
Aktual
Doa Kafaratul Majelis Lengkap Arab, Latin, dan Arti serta Keutamaannya
Doa Kafaratul Majelis Lengkap Arab, Latin, dan Arti serta Keutamaannya
Doa dan Niat
Sejarah 1 Muharram sebagai Awal Kalender Hijriah dan Keistimewaannya
Sejarah 1 Muharram sebagai Awal Kalender Hijriah dan Keistimewaannya
Aktual
Agar Rumah Menjadi Sumber Kebahagiaan, Ini Rahasia yang Sering Terlupakan
Agar Rumah Menjadi Sumber Kebahagiaan, Ini Rahasia yang Sering Terlupakan
Aktual
Sederet Amalan dan Larangan di Bulan Muharram, Umat Islam Wajib Tahu
Sederet Amalan dan Larangan di Bulan Muharram, Umat Islam Wajib Tahu
Aktual
12 Amalan di Bulan Muharram, dari Puasa Asyura hingga Sedekah Anak Yatim
12 Amalan di Bulan Muharram, dari Puasa Asyura hingga Sedekah Anak Yatim
Aktual
Niat Puasa Tasua dan Asyura 2026, Lengkap Arab, Latin serta Artinya
Niat Puasa Tasua dan Asyura 2026, Lengkap Arab, Latin serta Artinya
Doa dan Niat
Cara Menyusun Resolusi Islami di Tahun Baru Hijriah agar Istiqamah
Cara Menyusun Resolusi Islami di Tahun Baru Hijriah agar Istiqamah
Aktual
Rutin Dibaca Rasulullah, Ini 10 Surat Pendek untuk Shalat
Rutin Dibaca Rasulullah, Ini 10 Surat Pendek untuk Shalat
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com