Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Memohon Keselamatan dan Perlindungan agar Tetap Istiqamah di Jalan Kebenaran

Kompas.com, 12 Juni 2026, 07:19 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Dalam kehidupan saat ini, setiap orang tentu pernah menghadapi berbagai keadaan yang membuat hati merasa khawatir, gelisah, atau tidak tenang.

Ada kalanya seseorang berada dalam situasi yang penuh ketidakpastian sehingga membutuhkan perlindungan, keteguhan hati, dan pertolongan dari Allah SWT.

Sebagai seorang Muslim, berdoa merupakan salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah sekaligus memohon keselamatan dari berbagai bahaya, fitnah, dan kezaliman.

Doa juga menjadi bentuk pengakuan bahwa hanya Allah SWT yang memiliki kuasa untuk menjaga, melindungi, dan memberikan jalan keluar terbaik bagi hamba-Nya.

Dalam ajaran Islam, terdapat sejumlah doa yang dapat diamalkan untuk memohon keselamatan, perlindungan dari orang-orang zalim, serta keteguhan hati ketika menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Doa-doa ini mengandung harapan agar seorang Muslim senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT dan dijauhkan dari segala keburukan.

Lantas, doa apa saja yang bisa dibaca untuk memohon keselamatan dan perlindungan kepada Allah SWT? Berikut beberapa doa yang dapat diamalkan beserta arti dan maknanya.

Pentingnya Memohon Perlindungan kepada Allah SWT

Islam mengajarkan bahwa setiap manusia membutuhkan pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT. Tidak ada satu pun manusia yang mampu menjamin keselamatan dirinya tanpa izin dan pertolongan-Nya.

Dalam berbagai ayat Al-Qur'an dan hadis, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa ketika menghadapi kesulitan, ketidakpastian, maupun berbagai persoalan kehidupan. Doa menjadi bentuk tawakal seorang hamba setelah melakukan ikhtiar yang diperlukan.

Dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi dijelaskan bahwa doa merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam berbagai keadaan, baik ketika memperoleh nikmat maupun saat menghadapi ujian.

Melalui doa, seorang Muslim memohon agar senantiasa diberi keselamatan, ketenangan, serta perlindungan dari berbagai keburukan.

Baca juga: 5 Doa Nabi Yusuf agar Wajah Bercahaya dan Dijaga dari Fitnah

Doa Sebelum Menjalankan Ikhtiar Kebaikan

Salah satu doa yang dapat dibaca ketika hendak memperjuangkan suatu kebaikan adalah doa memohon keselamatan dalam agama dan dunia.

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ سَلَامَةً فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا، وَنَجَاةً فِي الْقَوْلِ وَالْعَمَلِ، وَثَبَاتًا عِنْدَ الْفِتَنِ، وَعِصْمَةً مِنَ الْبَاطِلِ، وَتَوْفِيقًا لِإِظْهَارِ الْحَقِّ

Allahumma innā nas'aluka salāmatan fid-dīni wad-dunyā, wa najātan fil-qawli wal-'amal, wa tsabātan 'indal-fitani, wa 'ishmatan minal-bāthil, wa taufīqan li izhāril-haqq.

Artinya: "Ya Allah, kami memohon kepada-Mu keselamatan dalam agama dan dunia, keselamatan dalam ucapan dan perbuatan, keteguhan ketika menghadapi fitnah, perlindungan dari kebatilan, serta taufik untuk menampakkan kebenaran."

Doa ini mengandung permohonan agar setiap perkataan dan tindakan tetap berada dalam koridor kebenaran serta mendapat bimbingan Allah SWT.

Baca juga: Doa Kafaratul Majelis Lengkap Arab, Latin, dan Arti serta Keutamaannya

Doa Agar Diberi Keputusan yang Adil

Ketika menghadapi persoalan yang membutuhkan penyelesaian dan keadilan, seorang Muslim dianjurkan memohon pertolongan kepada Allah SWT.

رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنْتَ خَيْرُ الْفَاتِحِينَ

Rabbanā iftaḥ bainanā wa baina qauminā bil-haqqi wa anta khairul-fātiḥīn.

Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan kebenaran, dan Engkaulah sebaik-baik pemberi keputusan." (QS Al-A'raf: 89)

Ayat ini merupakan doa Nabi Syuaib AS yang mengajarkan bahwa penyelesaian terbaik atas suatu persoalan tetap berada di tangan Allah SWT.

Doa Memohon Perlindungan dari Kezaliman

Dalam situasi yang penuh ketidakpastian, seorang Muslim juga dianjurkan membaca doa perlindungan yang diajarkan Rasulullah SAW.

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Hasbunallāhu wa ni'mal wakīl.

Artinya: "Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Dia adalah sebaik-baik pelindung."

Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa kalimat ini merupakan bentuk penyerahan diri kepada Allah setelah melakukan berbagai upaya yang dibenarkan.

Baca juga: 3 Hari Terbaik Memotong Kuku Menurut Ulama, Lengkap Doa dan Adabnya

Adab Ketika Menghadapi Berbagai Ujian Kehidupan

Selain memperbanyak doa, Islam juga mengajarkan sejumlah adab yang perlu dijaga ketika menghadapi ketidakpastian dan persoalan hidup.

Memperbaiki Niat

Segala sesuatu hendaknya dilakukan karena mengharap ridha Allah SWT. Niat yang baik akan membantu seseorang tetap berada di jalan yang benar meskipun sedang menghadapi kesulitan.

Menjaga Lisan

Dalam keadaan apa pun, seorang Muslim dianjurkan menjaga ucapan dari perkataan yang buruk, fitnah, maupun hal-hal yang dapat menyakiti orang lain.

Allah SWT berfirman:

وَقُلْ لِعِبَادِي يَقُولُوا الَّتِي هِيَ أَحْسَنُ

Wa qul li'ibādī yaqūlul-latī hiya aḥsan.

Artinya: "Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku agar mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik." (QS Al-Isra: 53)

Bersabar dan Bertawakal

Kesabaran merupakan salah satu sikap yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dengan kesabaran dan tawakal, seseorang akan lebih mampu menghadapi berbagai ujian dengan hati yang tenang.

Mengutamakan Keselamatan

Islam sangat menghargai keselamatan jiwa. Karena itu, seorang Muslim dianjurkan untuk menghindari hal-hal yang dapat membahayakan dirinya maupun orang lain.

Ketika Doa dan Ikhtiar Berjalan Bersama

Para nabi dan orang-orang saleh selalu mengiringi usaha mereka dengan doa. Mereka memohon pertolongan Allah SWT dalam setiap urusan serta berserah diri kepada-Nya setelah melakukan ikhtiar terbaik.

Hal ini menunjukkan bahwa doa bukanlah pengganti usaha, melainkan penyempurna ikhtiar. Seorang Muslim tetap berusaha dengan cara yang baik dan benar, lalu menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.

Dengan memperbanyak doa, seseorang berharap memperoleh ketenangan hati, perlindungan dari berbagai keburukan, serta keselamatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Amalan Memohon Keselamatan dan Perlindungan

Memohon keselamatan dan perlindungan kepada Allah SWT merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam.

Melalui doa, seorang Muslim berharap dijauhkan dari berbagai bahaya, kezaliman, fitnah, dan segala hal yang dapat merugikan dirinya.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keselamatan lahir dan batin, melindungi kita dari segala keburukan, serta membimbing setiap langkah kita menuju jalan yang diridhai-Nya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Puasa Muharram 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Lengkap, Niat, dan Keutamaannya
Puasa Muharram 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Lengkap, Niat, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Khutbah Jumat 12 Juni: Jadikan Muharram Momentum Hijrah Spiritual
Khutbah Jumat 12 Juni: Jadikan Muharram Momentum Hijrah Spiritual
Aktual
Tahun Baru Islam 2026 Tanggal Berapa? Cek Tanggal dan Jadwal Liburnya
Tahun Baru Islam 2026 Tanggal Berapa? Cek Tanggal dan Jadwal Liburnya
Aktual
Kemenhaj Bagikan 4 Tips Terhindar dari Badal Haji Fiktif
Kemenhaj Bagikan 4 Tips Terhindar dari Badal Haji Fiktif
Aktual
Arab Saudi Buka Wisata Safari Satwa Liar, 10.000 Hewan Dilepas ke Alam
Arab Saudi Buka Wisata Safari Satwa Liar, 10.000 Hewan Dilepas ke Alam
Aktual
Kemenag Gelar Nikah Massal Sambut 1 Muharam 1448 H, Peserta Dapat Modal Usaha
Kemenag Gelar Nikah Massal Sambut 1 Muharam 1448 H, Peserta Dapat Modal Usaha
Aktual
Arab Saudi dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Jamaah Haji-Umrah Bakal Diajak Jelajahi Destinasi Selain Makkah-Madinah
Arab Saudi dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Jamaah Haji-Umrah Bakal Diajak Jelajahi Destinasi Selain Makkah-Madinah
Aktual
Doa Memohon Keselamatan dan Perlindungan agar Tetap Istiqamah di Jalan Kebenaran
Doa Memohon Keselamatan dan Perlindungan agar Tetap Istiqamah di Jalan Kebenaran
Doa dan Niat
Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Manfaat Melakukan Introspeksi Diri di Akhir Tahun
Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Manfaat Melakukan Introspeksi Diri di Akhir Tahun
Aktual
Doa untuk Keselamatan Negeri dari Kezaliman dan Ketidakadilan
Doa untuk Keselamatan Negeri dari Kezaliman dan Ketidakadilan
Aktual
Ziarah ke Taif, Menelusuri Jejak Dakwah Rasulullah di Masjid Abdullah bin Abbas
Ziarah ke Taif, Menelusuri Jejak Dakwah Rasulullah di Masjid Abdullah bin Abbas
Aktual
Khutbah Jumat 12 Juni 2026:  Memaknai Pergantian Tahun dan Hakikat Masa
Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Memaknai Pergantian Tahun dan Hakikat Masa
Aktual
Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Peristiwa Hijrah yang Titik Awal Kejayaan Islam
Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Peristiwa Hijrah yang Titik Awal Kejayaan Islam
Aktual
UMM Siapkan Pabrik Infus untuk Perkuat Kemandirian Kesehatan Nasional
UMM Siapkan Pabrik Infus untuk Perkuat Kemandirian Kesehatan Nasional
Aktual
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Libatkan Tokoh Muda NU untuk Perkuat Organisasi
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Libatkan Tokoh Muda NU untuk Perkuat Organisasi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com