Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Masjid Agung Al Azhar Gelar Shalat Istisqa untuk Meminta Hujan di Tengah Musibah Kekeringan

Kompas.com, 1 September 2026, 20:53 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Pengelola Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menggelar shalat Istisqa untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Pelaksanaan shalat Istisqa tersebut juga menjadi bentuk ikhtiar dan muhasabah bersama dalam merespons berbagai musibah yang melanda masyarakat.

Baca juga: JK Ikut Sholat Istisqa, Ingatkan Kekeringan Ancam Petani hingga Picu Kebakaran

Masjid Agung Al Azhar Gelar Shalat Istisqa

Kepala Kantor Masjid Agung Al Azhar, Tatang Komara, mengatakan shalat Istisqa dilaksanakan sebagai bentuk doa umat Islam untuk memohon hujan kepada Allah SWT sekaligus merespons kondisi masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

"Sebagai seorang muslim, kita merespons itu dengan berdoa dan beristigfar. Kita muhasabah. Salah satu upaya kita bagaimana supaya Allah secepatnya menurunkan hujan, maka dalam syariat agama Islam ada yang namanya shalat Istisqa," kata Kepala Kantor Masjid Agung Al Azhar, Tatang Komara, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Baca juga: Panduan Shalat Istisqa Lengkap: Niat, Tata Cara, Doa, Khutbah, Waktu Pelaksanaan, dan Dalilnya

Menurut Tatang, shalat Istisqa merupakan ibadah yang dilakukan untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT.

Kegiatan tersebut juga menjadi respons pengurus Masjid Agung Al Azhar terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat akibat berbagai musibah.

Pelaksanaan shalat Istisqa di Masjid Agung Al Azhar juga merupakan tindak lanjut surat dari Dewan Masjid Indonesia (DMI). Melalui surat tersebut, Al Azhar didorong menjadi salah satu pelopor pelaksanaan shalat Istisqa di Jakarta.

Jusuf Kalla Ajak Masyarakat Tidak Berdiam Diri

Sejumlah tokoh turut menghadiri pelaksanaan shalat Istisqa tersebut, termasuk Ketua Umum DMI Pusat sekaligus Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla (JK).

Tatang mengatakan JK mengapresiasi pelaksanaan shalat Istisqa dan mengajak masyarakat tetap melakukan ikhtiar dalam menghadapi berbagai musibah.

“Dengan musibah yang bertubi-tubi itu kita tidak boleh berdiam diri. Perlu ikhtiar dan berdoa,” ucapnya.

Selain berdoa dan berikhtiar, masyarakat juga diimbau melakukan introspeksi diri. Menurut Tatang, pesan tersebut disampaikan JK agar berbagai musibah dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk bermuhasabah dan mengevaluasi kemungkinan adanya kekhilafan, dosa, maupun kelalaian.

Khutbah Shalat Istisqa Bertema Hemat Energi

Dalam pelaksanaan shalat Istisqa, Khatib Dr. KH. Zahrudin Sulthani, M.A, menyampaikan khutbah dengan tema “Hemat Energi”.

Dalam khutbah tersebut, jamaah diingatkan agar tidak menganggap air dan sumber daya alam sebagai sesuatu yang selalu tersedia tanpa batas.

Tatang mengatakan materi khutbah juga mengajak jamaah memperkuat kesadaran tauhid dengan mengingat bahwa Allah SWT merupakan pihak yang mendatangkan hujan sekaligus menumbuhkan berbagai tanaman.

Shalat Istisqa Akan Dilanjutkan di Masjid Al Azhar Lainnya

Pelaksanaan shalat Istisqa di Masjid Agung Al Azhar menjadi kegiatan perdana yang digelar pada tahun ini di lingkungan Al Azhar di Jakarta. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi masjid Al Azhar lainnya untuk melaksanakan shalat Istisqa.

Tatang mengatakan kegiatan serupa akan dilanjutkan secara berestafet di sejumlah Masjid Al Azhar lainnya.

“Kami sudah instruksikan ke teman-teman di masjid. Ada di Sentra Primer, Cakung, kemudian di Cikarang, kemudian di Bintaro,” kata dia.

Dengan pelaksanaan secara berkelanjutan, Tatang berharap shalat Istisqa dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama sekaligus mendorong masyarakat di berbagai wilayah untuk melakukan hal serupa.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Zubair bin Al-Awwam, Hawari Rasulullah yang Dijuluki Pembela Nabi
Zubair bin Al-Awwam, Hawari Rasulullah yang Dijuluki Pembela Nabi
Aktual
Apa yang Diucapkan Saat Bersin? Ini Sunnah Rasulullah Lengkap
Apa yang Diucapkan Saat Bersin? Ini Sunnah Rasulullah Lengkap
Aktual
Doa Meminta Hujan, Termasuk untuk Dibaca Saat Khutbah Shalat Istisqa
Doa Meminta Hujan, Termasuk untuk Dibaca Saat Khutbah Shalat Istisqa
Aktual
Profil KH Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
Profil KH Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
Aktual
Menag Akan Tertibkan Pesantren yang Cuma Catut Nama, Soroti Kepatuhan Unsur dan Syarat
Menag Akan Tertibkan Pesantren yang Cuma Catut Nama, Soroti Kepatuhan Unsur dan Syarat
Aktual
Libur Lebaran 2027 Bisa Sampai 10 Hari, Ini Rangkaian Tanggal Merah dan Cuti Bersamanya
Libur Lebaran 2027 Bisa Sampai 10 Hari, Ini Rangkaian Tanggal Merah dan Cuti Bersamanya
Aktual
 Mengapa Membaca Al-Quran Setelah Subuh Memiliki Keutamaan?
Mengapa Membaca Al-Quran Setelah Subuh Memiliki Keutamaan?
Aktual
ITB Bangun Hunian dan Musala Pascabencana di Bireuen, Rangka Berdiri dalam 3 Jam
ITB Bangun Hunian dan Musala Pascabencana di Bireuen, Rangka Berdiri dalam 3 Jam
Aktual
Kapan Doa Saat Hujan Paling Mustajab? Ini Dalil dan Penjelasannya
Kapan Doa Saat Hujan Paling Mustajab? Ini Dalil dan Penjelasannya
Aktual
Wamendikdasmen ke Mahasiswa UMB: Kuliah Bukan Hanya untuk Mendapatkan Ijazah
Wamendikdasmen ke Mahasiswa UMB: Kuliah Bukan Hanya untuk Mendapatkan Ijazah
Aktual
Mana yang Didahulukan, Menjawab Salam atau Bersalaman? Ini Adabnya
Mana yang Didahulukan, Menjawab Salam atau Bersalaman? Ini Adabnya
Aktual
Apa Itu Mindfulness? Bukan Sekadar Menenangkan Diri
Apa Itu Mindfulness? Bukan Sekadar Menenangkan Diri
Aktual
Tekan Biaya Haji 2027, Kemenhaj Pertimbangkan Maskapai Alternatif
Tekan Biaya Haji 2027, Kemenhaj Pertimbangkan Maskapai Alternatif
Aktual
Dua Jemaah Haji Asal Lamongan dan Tangerang Masih Dirawat di Arab Saudi
Dua Jemaah Haji Asal Lamongan dan Tangerang Masih Dirawat di Arab Saudi
Aktual
Kemenag Buka Pendaftaran Insentif Dosen Non-ASN Ma’had Aly Rp 1 Juta per Bulan
Kemenag Buka Pendaftaran Insentif Dosen Non-ASN Ma’had Aly Rp 1 Juta per Bulan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar