Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Pesan 20 Kereta Cepat Haramain Baru, Kapasitas Penumpang Meningkat

Kompas.com, 11 Februari 2026, 07:00 WIB
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Arab Saudi menandatangani kesepakatan pembelian 20 kereta cepat baru dari perusahaan Spanyol, Talgo, untuk memperluas armada Kereta Cepat Haramain.

Perjanjian ini diumumkan oleh Saudi Arabian Railways (SAR) pada Minggu di bawah naungan Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Saleh Al-Jasser.

Pengadaan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas layanan penumpang hingga lebih dari 30 juta orang per tahun.

Kereta baru dijadwalkan mulai dikirim pada akhir 2028 dan rampung sepenuhnya pada 2031.

Baca juga: Museum Makkah Pajang Al-Qur’an Raksasa 3 Meter, Terbesar di Dunia

Kesepakatan Diumumkan SAR, Disaksikan Menteri Spanyol

Dilansir dari Saudi Gazette, kesepakatan pembelian kereta cepat ini diumumkan oleh Saudi Arabian Railways (SAR) dengan kehadiran Menteri Transportasi dan Mobilitas Berkelanjutan Spanyol Oscar Puente.

Proyek pengadaan armada baru ini menjadi bagian dari upaya Arab Saudi memperkuat infrastruktur transportasi nasional, khususnya pada jalur strategis yang melayani jamaah haji dan umrah.

Perluasan Armada Haramain High-Speed Railway

Setelah beroperasi, 20 kereta cepat baru tersebut akan melayani seluruh jaringan Kereta Cepat Haramain yang menghubungkan Makkah dan Madinah melalui lima stasiun.

Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi Saleh Al-Jasser menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Arab Saudi atas dukungan berkelanjutan terhadap sektor transportasi dan logistik.

Ia menegaskan bahwa ekspansi armada ini sejalan dengan Strategi Transportasi dan Logistik Nasional serta memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pusat logistik global.

Baca juga: Simak Tradisi Warga Makkah Hidupkan Malam Nisfu Syaban

Proyek Strategis yang Melayani Dua Masjid Suci

Al-Jasser menyebut Kereta Cepat Haramain, yang diresmikan pada 2018 oleh Raja Salman bin Abdulaziz, sebagai salah satu proyek transportasi paling strategis di Arab Saudi.

Ia mengatakan jalur tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan pelayanan bagi Dua Masjid Suci di Makkah dan Madinah.

Menurut Al-Jasser, peningkatan armada menjadi langkah penting untuk memperbaiki mobilitas jamaah dan pengunjung dengan menyediakan transportasi yang aman, modern, dan andal, sekaligus mendukung transisi menuju sistem transportasi berkelanjutan.

Kapasitas Penumpang Naik hingga 30 Juta per Tahun

Kepala Eksekutif SAR Bashar Al-Malik mengatakan penambahan kereta baru akan meningkatkan pengalaman perjalanan jamaah haji dan umrah, terutama pada musim puncak.

Ia menyebut fleksibilitas operasional akan meningkat dan kepadatan perjalanan antara Makkah dan Madinah dapat dikurangi secara signifikan.

Al-Malik menambahkan bahwa ekspansi ini akan mendorong kapasitas tahunan Kereta Cepat Haramain menjadi lebih dari 30 juta penumpang, seiring dengan meningkatnya jumlah jamaah dan pengunjung dalam beberapa tahun ke depan.

Kereta Tercepat antara Makkah dan Madinah

Saat ini, Kereta Cepat Haramain menjadi moda transportasi tercepat antara Makkah dan Madinah dengan kecepatan operasi hingga 300 kilometer per jam.

Waktu tempuh perjalanan antarkota tersebut mencapai sekitar dua jam.

Rute kereta ini juga melayani stasiun antara di Jeddah, Bandara Internasional King Abdulaziz, dan King Abdullah Economic City.

Baca juga: Warga Padang Berjalan Kaki ke Makkah demi Haji, Kemenhaj Beri Penjelasan

Armada Bertambah Jadi 55 Kereta

Saat ini, Kereta Cepat Haramain mengoperasikan 35 rangkaian kereta.

Dengan tambahan 20 unit dari Talgo, total armada akan meningkat menjadi 55 kereta setelah seluruh pengiriman selesai, sehingga kesiapan jaringan selama musim umrah dan haji dapat ditingkatkan secara signifikan.

Spesifikasi Kereta Baru dan Fasilitas Disabilitas

Setiap kereta baru akan terdiri dari 13 gerbong, yang mencakup delapan gerbong kelas ekonomi dan lima gerbong kelas bisnis.

Kapasitas total setiap rangkaian mencapai 417 penumpang.

Selain itu, setiap kereta akan dilengkapi satu gerbong khusus yang sepenuhnya dilengkapi fasilitas bagi penumpang disabilitas, sebagai bagian dari upaya mendukung akses inklusif dan peningkatan kualitas layanan bagi seluruh penumpang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menag Nasaruddin Umar: Peran Kemenag dan MUI Saling Melengkapi
Menag Nasaruddin Umar: Peran Kemenag dan MUI Saling Melengkapi
Aktual
Kemenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji Aceh Terdampak Bencana
Kemenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji Aceh Terdampak Bencana
Aktual
Hukum Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Quran ke Toilet, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Membawa HP Berisi Aplikasi Al-Quran ke Toilet, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
40 Persen Santri Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 Cirebon Hafal 30 Juz Hanya dalam 4 Bulan
40 Persen Santri Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 Cirebon Hafal 30 Juz Hanya dalam 4 Bulan
Aktual
Surah Ali Imran Ayat 92: Belajar Melepas Harta yang Dicintai
Surah Ali Imran Ayat 92: Belajar Melepas Harta yang Dicintai
Aktual
Kisah Perantau Ikut Golek Garwo Kemenag, Ikhtiar Cari Jodoh Lewat Ta'aruf Sesuai Syariat
Kisah Perantau Ikut Golek Garwo Kemenag, Ikhtiar Cari Jodoh Lewat Ta'aruf Sesuai Syariat
Aktual
Hukum Wudhu saat Masih Memakai Makeup dan Skincare, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Wudhu saat Masih Memakai Makeup dan Skincare, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Merawat Sejak Lahir, Bolehkah Ayah Tiri Menjadi Wali Nikah? Begini Penjelasan Hukum Islam
Merawat Sejak Lahir, Bolehkah Ayah Tiri Menjadi Wali Nikah? Begini Penjelasan Hukum Islam
Aktual
Kemenhaj Imbau Masyarakat Cek Legalitas Travel Umrah, Jangan Tergiur Promosi Harga Murah
Kemenhaj Imbau Masyarakat Cek Legalitas Travel Umrah, Jangan Tergiur Promosi Harga Murah
Aktual
Kemenhaj: 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Pulang, Petugas Tetap Siaga hingga Kloter Terakhir
Kemenhaj: 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Pulang, Petugas Tetap Siaga hingga Kloter Terakhir
Aktual
Jelang Muktamar Ke-35 NU, KH Imam Jazuli dan Gus Muhaimin Bertemu Bahas Masa Depan NU
Jelang Muktamar Ke-35 NU, KH Imam Jazuli dan Gus Muhaimin Bertemu Bahas Masa Depan NU
Aktual
Para Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia, dari Penemu Algoritma hingga Sains Modern
Para Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia, dari Penemu Algoritma hingga Sains Modern
Aktual
Sakit atau Safar? Ini Cara Amalanmu Tetap Berpahala Sempurna
Sakit atau Safar? Ini Cara Amalanmu Tetap Berpahala Sempurna
Aktual
Mars Al-Irsyad: Manifesto Kesetaraan Islam dan Anti-Feodalisme
Mars Al-Irsyad: Manifesto Kesetaraan Islam dan Anti-Feodalisme
Aktual
Cak Imin: Santri Harus Punya Skill, Integritas, dan Taat Ilmu
Cak Imin: Santri Harus Punya Skill, Integritas, dan Taat Ilmu
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar