Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9–11 Jam di Pesawat saat Haji, Ini yang Boleh dan Dilarang Jemaah

Kompas.com, 21 April 2026, 14:00 WIB
Add on Google
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Perjalanan menuju Tanah Suci bukan sekadar perpindahan jarak, melainkan awal dari rangkaian ibadah yang sarat makna.

Di fase ini, pesawat menjadi “ruang transisi” yang mempertemukan kesiapan fisik dan kematangan spiritual jemaah haji.

Durasi penerbangan yang bisa mencapai 9 hingga 11 jam menuntut pemahaman yang tepat tentang apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama di dalam pesawat.

Tanpa pemahaman ini, perjalanan panjang berpotensi menjadi melelahkan, bahkan mengganggu kekhusyukan ibadah yang seharusnya mulai dibangun sejak keberangkatan.

Lantas, apa saja yang sebaiknya dilakukan dan dihindari jemaah haji selama di pesawat?

Baca juga: 118 Hotel Disiapkan di Madinah, Siap Tampung 103 Ribu Jemaah Haji Indonesia 2026

Menjaga Ibadah di Awal Perjalanan

Dalam perspektif ibadah, perjalanan menuju haji sudah termasuk bagian dari proses spiritual. Dalam buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah terbitan Kementerian Haji dan Umrah RI dijelaskan bahwa sejak meninggalkan tanah air, jemaah dianjurkan menjaga adab, niat, serta amalan sebagai bentuk kesiapan menuju ibadah yang lebih besar.

Hal ini sejalan dengan pandangan ulama klasik seperti Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, yang menekankan bahwa setiap perjalanan ibadah harus dimulai dengan kesadaran batin, bukan sekadar aktivitas fisik.

Baca juga: Tata Cara Shalat di Pesawat untuk Jemaah Haji, Lengkap dengan Tayamum

Aktivitas yang Dianjurkan Selama di Pesawat

Selama berada di dalam pesawat, jemaah tidak hanya diperbolehkan beraktivitas, tetapi juga dianjurkan melakukan hal-hal yang mendukung kesiapan ibadah.

1. Memperbanyak Dzikir, Doa, dan Tilawah

Waktu panjang di udara menjadi kesempatan berharga untuk memperbanyak dzikir dan doa. Aktivitas ini membantu menenangkan hati sekaligus memperkuat niat.

Dalam buku Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq, dzikir dalam perjalanan disebut sebagai bentuk perlindungan spiritual sekaligus penguat hubungan seorang hamba dengan Allah.

2. Melaksanakan Shalat dengan Rukhsah

Ketika waktu shalat tiba, jemaah tetap wajib menunaikannya meski berada di pesawat. Shalat dapat dilakukan dengan cara duduk, serta memanfaatkan keringanan berupa jamak dan qashar.

Ini sesuai dengan prinsip rukhsah dalam Islam yang memberikan kemudahan tanpa menghilangkan kewajiban.

3. Bertayamum Jika Sulit Berwudhu

Dalam kondisi keterbatasan air, tayamum menjadi solusi yang sah. Dalam Bidayatul Mujtahid karya Ibnu Rusyd dijelaskan bahwa tayamum diperbolehkan ketika penggunaan air sulit atau berisiko.

Langkah ini memastikan ibadah tetap berjalan tanpa memberatkan.

4. Menyimak Bimbingan Ibadah

Banyak maskapai menyediakan ceramah atau video manasik selama penerbangan. Ini menjadi kesempatan untuk memperdalam pemahaman ibadah.

Menurut Manajemen Penyelenggaraan Ibadah Haji karya M. Arifin, edukasi selama perjalanan sangat efektif meningkatkan kesiapan jemaah.

5. Menjaga Kesehatan dan Istirahat

Istirahat cukup sangat penting untuk menjaga stamina. Perjalanan panjang tanpa istirahat dapat memengaruhi kondisi fisik saat tiba di Tanah Suci.

6. Melakukan Peregangan Ringan

Duduk terlalu lama berisiko mengganggu peredaran darah. Oleh karena itu, jemaah dianjurkan melakukan peregangan ringan setiap beberapa jam.

7. Mengonsumsi Makanan dan Minuman Secukupnya

Menjaga hidrasi tubuh sangat penting. Air putih lebih dianjurkan dibanding minuman berkafein yang dapat menyebabkan dehidrasi.

8. Menjaga Kebersihan dan Ketertiban

Kebersihan merupakan bagian dari iman. Menjaga area tempat duduk tetap rapi dan bersih mencerminkan adab seorang muslim dalam perjalanan.

Baca juga: Kumpulan Doa Berangkat Haji Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Hal yang Perlu Dihindari Selama di Pesawat

Selain memahami apa yang boleh dilakukan, jemaah juga perlu mengetahui larangan agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

1. Membuat Kegaduhan

Berbicara keras, berjalan tanpa keperluan, atau bercanda berlebihan dapat mengganggu penumpang lain dan kru pesawat.

2. Merokok dalam Bentuk Apa Pun

Merokok, termasuk vape, dilarang keras karena berisiko terhadap keselamatan penerbangan.

3. Mengabaikan Instruksi Awak Kabin

Instruksi keselamatan bukan formalitas. Mengabaikannya dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

4. Mengaktifkan Perangkat Tanpa Izin

Perangkat elektronik harus dalam mode pesawat. Hal ini penting untuk menjaga sistem navigasi tetap aman.

5. Melaksanakan Shalat Berjamaah di Lorong

Meski berjamaah dianjurkan, kondisi pesawat tidak memungkinkan. Lorong harus tetap steril sebagai jalur evakuasi.

6. Membasahi Area Kabin atau Toilet

Penggunaan air yang berlebihan dapat membahayakan keselamatan. Oleh karena itu, penggunaan air harus sangat bijak.

7. Membawa Barang yang Tidak Sesuai Aturan

Barang berbahaya, cairan berlebih atau koper besar tidak diperbolehkan di kabin karena dapat mengganggu keselamatan.

8. Bercanda Berlebihan hingga Menimbulkan Kepanikan

Candaan yang menyinggung keamanan, seperti ancaman bom, bukan hal sepele. Ini dapat berujung pada tindakan hukum serius.

Baca juga: Apa Saja Rukun Haji? Ini 6 Rukun Penentu Sah Ibadah Haji

Etika Perjalanan sebagai Bagian dari Ibadah

Perjalanan haji bukan hanya tentang tujuan akhir, tetapi juga proses menuju ke sana. Dalam The Hajj: Pilgrimage in Islam karya F.E. Peters, disebutkan bahwa perjalanan menuju haji sejak dahulu merupakan bagian integral dari pengalaman spiritual umat Islam.

Artinya, sikap selama perjalanan mencerminkan kualitas ibadah seseorang.
Menjaga ketertiban, menghormati sesama penumpang, serta menaati aturan bukan hanya soal disiplin, tetapi juga bagian dari akhlak dalam Islam.

Menjadikan Perjalanan sebagai Latihan Spiritual

Pesawat bukan sekadar alat transportasi, melainkan ruang latihan kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan.

Di tengah keterbatasan ruang, waktu, dan kondisi, jemaah diuji untuk tetap menjaga ibadah dan adab. Justru dalam situasi seperti inilah nilai spiritual semakin terasa.

Perjalanan panjang menuju Tanah Suci pada akhirnya bukan hanya soal jarak yang ditempuh, tetapi tentang bagaimana seorang muslim mempersiapkan dirinya, lahir dan batin untuk menjadi tamu Allah yang sesungguhnya.

Dengan memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama di pesawat, jemaah tidak hanya memastikan perjalanan yang aman dan nyaman, tetapi juga membuka jalan menuju ibadah haji yang lebih khusyuk dan bermakna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Talbiyah Tak Boleh Sembarangan! Ini Perbedaan Cara Bacanya untuk Laki-laki dan Perempuan
Talbiyah Tak Boleh Sembarangan! Ini Perbedaan Cara Bacanya untuk Laki-laki dan Perempuan
Aktual
Kabar Baik bagi Jemaah Haji! Arab Saudi Hadirkan Layanan Cek Kepadatan Tawaf Secara Real Time
Kabar Baik bagi Jemaah Haji! Arab Saudi Hadirkan Layanan Cek Kepadatan Tawaf Secara Real Time
Aktual
Situs Kuno Dekat Makkah Ungkap Jejak China di Tanah Arab
Situs Kuno Dekat Makkah Ungkap Jejak China di Tanah Arab
Aktual
Petugas Haji Diminta Percepat Layanan di Bandara Madinah, Fokus Fast Track
Petugas Haji Diminta Percepat Layanan di Bandara Madinah, Fokus Fast Track
Aktual
Isu Rekening Kas Masjid Dikelola Pemerintah Viral, Kemenag: Tidak Benar
Isu Rekening Kas Masjid Dikelola Pemerintah Viral, Kemenag: Tidak Benar
Aktual
PPIH Arab Saudi Siapkan 6.000 Bus untuk Angkut Jemaah Haji Indonesia 2026
PPIH Arab Saudi Siapkan 6.000 Bus untuk Angkut Jemaah Haji Indonesia 2026
Aktual
Warga dan Jemaah Haji di Arab Saudi Bisa Melihat Hujan Meteor Lyrid dengan Mata Telanjang
Warga dan Jemaah Haji di Arab Saudi Bisa Melihat Hujan Meteor Lyrid dengan Mata Telanjang
Aktual
Tradisi Peusijuek Antar Jemaah Haji Asal Aceh besar Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Tradisi Peusijuek Antar Jemaah Haji Asal Aceh besar Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Aktual
Kumpulan Doa Haji dan Umrah Lengkap: Arab, Latin, Arti Sesuai Sunnah
Kumpulan Doa Haji dan Umrah Lengkap: Arab, Latin, Arti Sesuai Sunnah
Aktual
Jemaah Haji Jawa Tengah Mulai Masuk Embarkasi, Dilayani Bertahap Lewat 96 Kloter
Jemaah Haji Jawa Tengah Mulai Masuk Embarkasi, Dilayani Bertahap Lewat 96 Kloter
Aktual
Calon Haji Embarkasi Lombok Meninggal Sebelum Berangkat, Kuota Haji NTB Dipastikan Tetap Penuh
Calon Haji Embarkasi Lombok Meninggal Sebelum Berangkat, Kuota Haji NTB Dipastikan Tetap Penuh
Aktual
Mengintip Menu Jemaah Haji di Dapur Katering Madinah, Tempe Jadi Andalan
Mengintip Menu Jemaah Haji di Dapur Katering Madinah, Tempe Jadi Andalan
Aktual
Faid ar-Rahman, Kitab Tafsir Karya Kyai Sholeh Darat yang Disebut Mempengaruhi Pemikiran RA Kartini
Faid ar-Rahman, Kitab Tafsir Karya Kyai Sholeh Darat yang Disebut Mempengaruhi Pemikiran RA Kartini
Aktual
Promosi Haji Palsu Merebak, Arab Saudi Ingatkan Bahaya Biro Ilegal
Promosi Haji Palsu Merebak, Arab Saudi Ingatkan Bahaya Biro Ilegal
Aktual
Kisah Siti Hajar, Keteguhan Perempuan dalam Ujian Keimanan
Kisah Siti Hajar, Keteguhan Perempuan dalam Ujian Keimanan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com