Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Panitia Kurban Harus Perhatikan Proses Pemotongan agar Penuhi Prinsip Kesejahteraan Hewan

Kompas.com, 13 Mei 2026, 17:14 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com - Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha tidak hanya berkaitan dengan syariat, tetapi juga prinsip kesejahteraan hewan atau animal welfare.

Karena itu, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau panitia kurban harus memperhatikan fasilitas penampungan hingga proses penerimaan ternak sebelum disembelih.

Persiapan lokasi pemotongan dinilai penting untuk mengurangi risiko stres dan cedera pada hewan kurban.

Baca juga: Bagaimana Pembagian Daging Kurban Sapi 7 Orang, Berapa Kg per Bagian?

Prinsip ihsan dalam pelaksanaan kurban disebut mencakup seluruh tahapan penanganan hewan sejak pertama kali tiba di lokasi penyembelihan.

Fasilitas Penampungan Hewan Kurban Jadi Perhatian

Dilansir dari laman MUI, Dosen Fakultas Peternakan IPB University, Henny Nuraini, menegaskan perhatian terhadap kesejahteraan hewan dimulai sejak ternak pertama kali diturunkan di lokasi pemotongan.

Baca juga: Cukup Lihat Giginya! Begini Cara Memastikan Usia Hewan Kurban yang Sah Sesuai Syariat

Menurut Henny, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau panitia kurban perlu menyiapkan fasilitas penerimaan hewan secara memadai sebagai bagian dari rangkaian proses pemotongan yang baik.

Tahap tersebut, kata dia, sering dianggap sekadar teknis, padahal sangat berpengaruh terhadap kenyamanan hewan dan kualitas penanganan kurban secara keseluruhan.

“Fasilitas pemotongan hewan, DKM atau panitia qurban harus menyiapkan tahapan proses penerimaan hewan,” ujar Henny saat berbincang dengan MUI Digital, di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Panitia Kurban Diminta Sediakan Rampa

Henny menjelaskan, dalam proses penerimaan ternak, panitia perlu menyediakan tempat khusus untuk menurunkan hewan atau rampa yang posisinya dekat dengan area penampungan.

Keberadaan rampa dinilai penting untuk menghindari cedera sekaligus mengurangi stres pada hewan saat proses bongkar muat berlangsung.

“Disediakan tempat untuk menurunkan ternak (rampa) yang letaknya dekat dengan tempat penampungan,” kata auditor halal Lembaga Pemeriksa Halal LPPOM ini.

Ia menambahkan, desain rampa juga harus diperhatikan agar tidak membahayakan ternak.

Menurutnya, permukaan rampa harus dibuat tidak licin, tidak memiliki celah yang dapat mencederai hewan, serta memiliki sudut kemiringan kurang dari 30 derajat agar ternak bisa turun dengan aman.

“Rampa dibuat tidak licin, tidak ada celah, sudut kemiringan kurang dari 30 derajat dan tidak melukai ternak,” ujarnya.

Fasilitas Bisa Disesuaikan Kondisi Lapangan

Henny menegaskan penyediaan fasilitas yang memenuhi prinsip kesejahteraan hewan tidak selalu membutuhkan sarana mahal atau rumit.

Dalam kondisi terbatas, panitia kurban tetap dapat melakukan modifikasi sesuai situasi lapangan selama prinsip ihsan tetap terpenuhi.

“Dapat dimodifikasi sesuai kondisi yang ada, contoh menggunakan papan atau tumpukan karung berisi pasir,” tuturnya.

Menurut dia, perhatian terhadap tahap penerimaan hewan menunjukkan bahwa prinsip ihsan dalam kurban bukan hanya soal proses penyembelihan, tetapi mencakup seluruh rangkaian penanganan ternak sejak awal tiba di lokasi pemotongan.

Perhatian terhadap kesejahteraan hewan dalam pelaksanaan kurban menjadi bagian penting untuk memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai prinsip ihsan.

Panitia kurban dan DKM diingatkan agar memperhatikan fasilitas penampungan, rampa, hingga proses penerimaan ternak agar hewan tidak mengalami stres atau cedera.

Dengan penanganan yang baik sejak awal, pelaksanaan ibadah kurban diharapkan berlangsung lebih tertib, aman, dan sesuai syariat.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar