Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Taubat Lengkap dengan Artinya

Kompas.com, 11 September 2025, 13:03 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Doa sholat taubat adalah doa yang dibaca ketika selesai melaksanakan sholat taubat. Sementara sholat taubat adalah sholat yang dilakukan untuk memohon ampun kepada Allah SWT atas segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan.

Dasar dari pelaksanaan sholat taubat adalah hadits Nabi Muhammad SAW:

مَا مِنْ عَبْدٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا فَيُحْسِنُ الطُّهُورَ ثُمَّ يَقُومُ فَيُصَلِّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ إِلاَّ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ

Artinya: "Tidak ada seorang hamba pun yang melakukan dosa, lalu dia bersuci dengan baik selanjutnya berdiri lalu melakukan sholat dua rakaat, kemudian memohon ampun kepada Allah, kecuali Allâh pasti akan mengampuninya." (H.R. Abu Daud).

Baca juga: Niat Mandi Taubat: Arab, Latin, Arti, dan Tata Caranya

Niat Sholat Taubat

Niat menjadi rukun dalam sholat sehingga wajib dilakukan sebelum melaksanakan sholat. Diterima atau tidaknya sholat salah satunya tergantung dari niat yang diikrarkan.

Dikutip dari buku Tuntunan Sholat Taubat karya H. Sayuti, berikut bacaan niatnya Arab, latin, dan artinya:

Arab:

أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aala.

Artinya:

Saya niat sholat taubat dua raka'at Lillahi Ta'ala.

Sholat taubat dilaksanakan sebanyak dua rakaat. Tata cara sholat taubat sama dengan sholat pada umumnya. Yang membedakan adalah dzikir dan bacaan doa setelahnya.

Baca juga: Niat Sholat Taubat dan Tata Caranya Sesuai Sunnah Nabi

Dzikir Setelah Sholat Taubat

Adapun bacaan dzikir yang bisa diamalkan setelah selesai sholat taubat adalah memperbanyak membaca istighfar.

Bacaan Istighfar

Berikut bacaan istighfar yang biasa diamalkan oleh umat muslim:

Arab:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْم الَّذِي لَا إِلهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Latin:

Astaghfirullaahal'adziim, alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaiih.

Artinya:

Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Dzat yang tiada Tuhan selain Engkau Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Aku bertaubat kepada-Mu.

Baca juga: Tata Cara Sholat Taubat: Bacaan Niat, Doa, dan Waktu Pelaksanaannya

Bacaan Doa Setelah Sholat Taubat

Ada beberapa doa yang bisa dibaca setelah sholat, yaitu:

Sayyidul Istighfar

Setelah membaca istighfar, bisa dilanjutkan dengan membaca sayyidul istighfar atau induk dari doa permohonan ampun kepada Allah.

Arab:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Latin:

Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana 'abduka wa ana 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu a'uudzubika min syarri maa shana'tu. Abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abuu u bidzanbi fahghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Artinya:

Ya Allah, Engkau adalah Rabbku. Tidak ada Rabb yang berhak disembah, kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa, kecuali Engkau.

Baca juga: Doa Sayyidul Istighfar: Lengkap dengan Teks Arab, Latin, dan Artinya

Doa Taubat Nabi Adam AS.

Doa taubat Nabi Adam terdapat dalam Q.S. Al A’raf ayat 23.

Arab:

رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

Artinya:

Rabbanaa dzolamnaa anfusanaa wa illam taghfir lanaa wa tarḥamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.

Artinya:

Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.

Doa Taubat Nabi Nuh

Doa ini diabadikan dalam Al Quran surat Hud ayat 47. Nabi Nuh membaca doa ini ketiga mendapat teguran dari Allah SWT setelah sebelumnya berharap agar anaknya yang Bernama Kan’an diselamatkan. Padahal Kan’an termasuk golongan orang-orang yang durhaka terhadap Allah SWT.

Arab:

رَبِّ إِنِّىٓ أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْـَٔلَكَ مَا لَيْسَ لِى بِهِۦ عِلْمٌ ۖ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِى وَتَرْحَمْنِىٓ أَكُن مِّنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

Latin:

Rabbi innii a'ụdzu bika an as'alaka maa laisa lii bihii 'ilm, wa illaa taghfir lii wa tar ḥamnii akum minal khaasiriin.

Artinya:

Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi.

Baca juga: Doa Taubat Nabi Adam AS: Arab, Latin, dan Artinya

Doa Taubat Nabi Musa AS

Doa ini diucapkan Nabi Musa AS setelah melakukan pemukulan terhadap orang Mesir yang menyebabkan orang tersebut meninggal dunia. Doa ini diabadikan dalam Al Quran Surat Al Qashash ayat 16.

Arab:

قَالَ رَبِّ إِنِّى ظَلَمْتُ نَفْسِى فَٱغْفِرْ لِى

Latin:

Rabbi inni dẓolamtu nafsii faghfir lii.

Artinya:

Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku.

Doa Taubat Kaum Muslimin

Doa ini diucapkan ketika kaum Muslimin melewati jembatan siratal mustaqim. Mereka memohon agar disempurnakan cahaya dari Allah hingga bisa selamat sampai masuk surga. Doa ini diabadikan dalam Al Quran surat At Tahrim ayat 8.

Arab:

رَبَّنَآ أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَٱغْفِرْ لَنَآ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Latin:

Rabbanaa atmim lanaa nụranaa waghfir lanaa, innaka 'alaa kulli syai'in qadiir.

Artinya:

Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Baca juga: Doa Istikharah: Arab, Latin, dan Artinya

Doa Taubat Nabi Yunus AS

Doa ini diucapkan Nabi Yunus AS ketika terperangkap dalam perut ikan. Nabi Yunus menyadari kesalahan telah meninggalkan umatnya, kemudian Nabi Yunus AS memohon ampun kepada Allah SWT. Doa ini diabadikan dalam Al Quran surat Al Anbiya' ayat 87.

Arab:

لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Latin:

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minadh-dhoolimiin.

Artinya:

Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang dzalim.

Itulah beberapa dzikir dan doa yang bisa dibaca setelah sholat taubat.

Tata Cara Taubat Nasuha

Taubat Nasuha adalah taubat dengan sungguh-sungguh untuk tidak mengulangi kesalahan sebelumnya.

Adapun tata cara taubat nasuha adalah:

1. Bersegera meninggalkan dosa dan kesalahan

2. Menyesal atas dosa dan kesalahan yang telah dikerjakan

3. Berjanji tidak akan mengulangi dosa dan kesalahan

4. Jika dosa dan kesalahannya berkaitan dengan manusia lain, harus meminta maaf kepada orang yang bersangkutan

5. Jika dosa dan kesalahan terkait dengan hak manusia lain, maka harus mengembalikan hak tersebut atau memohon keikhlasannya.

6. Senantiasa merasa diawasi Allah SWT

7. Memahami bahaya maksiat

8. Senantiasa mengingat-ingat kematian

9. Menjauh dari teman atau tempat yang bisa kembali menyeret dalam dosa dan kesalahan

10. Memperdalam ajaran agama dan bersemangat dalam menjalankan ibadah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
PBNU Latih Musyrif di Lampung Tengah, Perkuat Gerakan Pesantren Aman
PBNU Latih Musyrif di Lampung Tengah, Perkuat Gerakan Pesantren Aman
Aktual
PWNU dan PCNU Se-Jateng-DIY Tegaskan 5 Sikap, Tolak Pembatasan Ahwa hingga Kedudukan Rais Aam
PWNU dan PCNU Se-Jateng-DIY Tegaskan 5 Sikap, Tolak Pembatasan Ahwa hingga Kedudukan Rais Aam
Aktual
Ratusan Jemaah Haji Pulang Lebih Awal Lewat Program Tanazul karena Sakit, Ini Prosedurnya
Ratusan Jemaah Haji Pulang Lebih Awal Lewat Program Tanazul karena Sakit, Ini Prosedurnya
Aktual
Mengapa Sedekah di Bulan Muharram Istimewa? Ini 4 Keutamaannya
Mengapa Sedekah di Bulan Muharram Istimewa? Ini 4 Keutamaannya
Aktual
Mencicipi Bakso Pak Omar di Jabal Uhud, Juga Digemari oleh Warga Saudi
Mencicipi Bakso Pak Omar di Jabal Uhud, Juga Digemari oleh Warga Saudi
Aktual
Hati-hati, Niat Tak Membayar Utang Bisa Membuat Rezeki Seret
Hati-hati, Niat Tak Membayar Utang Bisa Membuat Rezeki Seret
Aktual
Niat Shalat Qashar Lengkap dengan Tata Cara serta Syaratnya
Niat Shalat Qashar Lengkap dengan Tata Cara serta Syaratnya
Doa dan Niat
Niat Shalat Jamak Taqdim dan Jamak Takhir Lengkap dengan Tata Cara serta Syaratnya
Niat Shalat Jamak Taqdim dan Jamak Takhir Lengkap dengan Tata Cara serta Syaratnya
Doa dan Niat
Madinah Bertransformasi Pesat, Dikunjungi 21 Juta Wisatawan dalam Setahun
Madinah Bertransformasi Pesat, Dikunjungi 21 Juta Wisatawan dalam Setahun
Aktual
Gus Ipul Sebut Nasaruddin Umar Layak Masuk Bursa Calon Ketua Umum PBNU
Gus Ipul Sebut Nasaruddin Umar Layak Masuk Bursa Calon Ketua Umum PBNU
Aktual
Ada Kalimat Syahadat, FIFA Perlakukan Bendera Arab Saudi Secara Khusus
Ada Kalimat Syahadat, FIFA Perlakukan Bendera Arab Saudi Secara Khusus
Aktual
HUT Jakarta Ke-499, Haul Akbar Ulama Betawi Siap Digelar di Monas
HUT Jakarta Ke-499, Haul Akbar Ulama Betawi Siap Digelar di Monas
Aktual
142 Jemaah Haji Sakit Dipulangkan Lewat Tanazul, Ini Prosesnya
142 Jemaah Haji Sakit Dipulangkan Lewat Tanazul, Ini Prosesnya
Aktual
Bolehkah Melagukan Bacaan Al-Quran? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Bolehkah Melagukan Bacaan Al-Quran? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Arkeolog Temukan Kota Jalur Sutra Tenggelam, Ada Jejak Peradaban Islam
Arkeolog Temukan Kota Jalur Sutra Tenggelam, Ada Jejak Peradaban Islam
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com