Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kalimat Istirja': Pengertian, Bacaan Beserta Arti, dan Keutamaannya

Kompas.com, 14 Oktober 2025, 17:47 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Kalimat istirja' adalah salah satu kalimat yang diajarkan dalam Islam untuk dibaca. Kalimat istirja' diucapkan ketika sedang terkena musibah dan duka cita.

Ketika sedang berduka atau terkena musibah, maka pertama kali yang dianjurkan untuk dibaca adalah kalima istirja'. Lantas apa yang dimaksud dengan kalimat istirja'? Berikut penjelasannya.

Baca juga: Bacaan Doa Saat Ditimpa Musibah Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya

Pengertian Kalimat Istirja'

Istirja' merupakan kata dalam bahasa Arab yang artinya mengembalikan. Kata ini merujuk pada apa yang terdapat pada kalimat istirja'.

Kalimat istirja' adalah kalimat yang dibaca ketika menghadapi musibah atau duka cita. Dengan membaca kalimat ini, berarti seorang hamba mengembalikan semua hal atau perkara kepada Pemiliknya, yaitu Allah SWT.

Bacaan Kalimat Istirja'

Kalimat Istirja' terdapat dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 156.

Arab:

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ

Latin:

Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun.

Artinya:

Sesungguhnya kami adalah Milik Allah dan kepada Allah juga kami kembali.

Baca juga: Doa Saat Musibah Banjir, Lengkap dengan Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

Keutamaan Membaca Kalimat Istirja'

Berikut ini beberapa keutamaan kalimat Istirja'

Hanya Diberikan Kepada Nabi Muhammad SAW

Imam Said bin Jubair seperti dikutip dari Tafsir Al Qurthubi menyatakan kalimat ini belum pernah diberikan kepada seorang nabipun sebelum nabi Muhammad SAW. Andaikan sudah diketahui Ya’qub, tentu beliau tidak akan mengucapkan, 'Duhai duka citaku terhadap Yusuf'.

Akan Diganti dengan Sesuatu yang Lebih Baik.

Barangsiapa membaca kalimat istirja' ketika ditimpa bencana atau duka cita, maka Allah SWT akan menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik.


مَا مِنْ مُسْلِمٍ تُصِيبُهُ مُصِيبَةٌ فَيَقُولُ مَا أَمَرَهُ اللَّهُ: {إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ} [البقرة: 156] ، اللَّهُمَّ أَجِرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَأَخْلُفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا، إِلَّا أَخْلَفَ اللَّهُ لَهُ خَيْرًا مِنْهَا

Artinya: "Apabila ada seorang muslim yang mengalami musibah, lalu dia mengucapkan kalimat seperti yang Allah perintahkan, ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun’ ya Allah berikanlah pahala untuk musibahku, dan gantikan untukku dengan sesuatu yang lebih baik darinya. Maka Allah akan memberikan ganti untuknya dengan yang lebih baik." (H.R. Muslim).

Baca juga: Kumpulan Doa Agar Terhindar dari Keburukan dan Musibah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Mendapat Keberkahan yang Sempurna

Dalam surat Al Baqarah 157, dijelaskan bahwa orang-orang yang apabila terkena musibah mengucapkan kalimat istirja', maka ia akan mendapat keberkahan yang sempurna.

أُو۟لَٰٓئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَٰتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُهْتَدُونَ

Artinya: "Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk."

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Kapan Malam Nisfu Syaban 1447 H? Ini Jadwal Resmi dari LF PBNU
Kapan Malam Nisfu Syaban 1447 H? Ini Jadwal Resmi dari LF PBNU
Aktual
Keistimewaan Bulan Syaban: Bulannya Rasulullah, Alquran, dan Diangkatnya Amal
Keistimewaan Bulan Syaban: Bulannya Rasulullah, Alquran, dan Diangkatnya Amal
Aktual
Niat Puasa Syaban: Panduan Lengkap, Keutamaan, dan Dalilnya
Niat Puasa Syaban: Panduan Lengkap, Keutamaan, dan Dalilnya
Doa dan Niat
Puasa Syaban, Ibadah Sunnah yang Dicintai Rasulullah Menjelang Ramadan
Puasa Syaban, Ibadah Sunnah yang Dicintai Rasulullah Menjelang Ramadan
Aktual
Amalan Syaban: Persiapan Spiritual Menyambut Ramadan
Amalan Syaban: Persiapan Spiritual Menyambut Ramadan
Aktual
PBNU Tetapkan Awal Syaban 1447 H Selasa 20 Januari 2026, Hilal Terlihat di Sukabumi
PBNU Tetapkan Awal Syaban 1447 H Selasa 20 Januari 2026, Hilal Terlihat di Sukabumi
Aktual
Amalan Malam Nisfu Syaban: Mengetuk Pintu Ampunan di Bulan yang Sering Terlupakan
Amalan Malam Nisfu Syaban: Mengetuk Pintu Ampunan di Bulan yang Sering Terlupakan
Doa dan Niat
5 Peristiwa Agung di Bulan Syaban, Peralihan Kiblat hingga Penentuan Ajal Manusia
5 Peristiwa Agung di Bulan Syaban, Peralihan Kiblat hingga Penentuan Ajal Manusia
Aktual
Doa Masuk Bulan Syaban, Menyiapkan Hati Menyambut Ramadhan
Doa Masuk Bulan Syaban, Menyiapkan Hati Menyambut Ramadhan
Doa dan Niat
Malam Nisfu Sya’ban dalam Tinjauan Ulama: Dalil dan Amalan yang Dianjurkan
Malam Nisfu Sya’ban dalam Tinjauan Ulama: Dalil dan Amalan yang Dianjurkan
Doa dan Niat
Skor Pencegahan Korupsi di Kemenag Disebut Lampaui Target Nasional
Skor Pencegahan Korupsi di Kemenag Disebut Lampaui Target Nasional
Aktual
Amalan Bulan Sya’ban: Keutamaan, Dalil, dan Praktik Ibadah Menjelang Ramadhan
Amalan Bulan Sya’ban: Keutamaan, Dalil, dan Praktik Ibadah Menjelang Ramadhan
Doa dan Niat
Dzikir Bulan Sya’ban: 4 Bacaan yang Dianjurkan MUI dan Keutamaannya
Dzikir Bulan Sya’ban: 4 Bacaan yang Dianjurkan MUI dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Mengapa Nisfu Syaban Baca Yasin 3 Kali? Ini Penjelasannya
Mengapa Nisfu Syaban Baca Yasin 3 Kali? Ini Penjelasannya
Doa dan Niat
Doa Awal Bulan Sya’ban, Lengkap dengan Keutamaan dan Amalan Sunnah Menyambut Ramadhan
Doa Awal Bulan Sya’ban, Lengkap dengan Keutamaan dan Amalan Sunnah Menyambut Ramadhan
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com