Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Agar Dihindarkan dari Orang Zalim dan Kezaliman

Kompas.com, 20 Oktober 2025, 23:17 WIB
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Dalam Islam, zalim berarti menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya dan mengambil hak orang lain secara tidak adil.

Kezaliman bisa berbentuk ucapan, tindakan, maupun kebijakan yang merugikan orang lain.

Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur’an bahwa Dia tidak pernah menzalimi manusia sedikit pun, sebagaimana firman-Nya dalam Surah Yunus ayat 44:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ النَّاسَ شَيْئًا وَلَـٰكِنَّ النَّاسَ أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

“Sesungguhnya Allah tidak menzalimi manusia sedikit pun, tetapi manusialah yang menzalimi diri mereka sendiri.”

Ayat ini mengingatkan bahwa setiap bentuk ketidakadilan muncul dari perbuatan manusia, bukan dari ketentuan Allah.

Baca juga: Kisah Fir’aun, Pemimpin Paling Zalim Sepanjang Sejarah

Doa Rasulullah agar Dihindarkan dari Orang-Orang Zalim

Rasulullah SAW mengajarkan doa perlindungan agar umatnya terhindar dari kezaliman dan keburukan manusia.

Salah satu doa yang diajarkan berbunyi:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ ظُلْمِ النَّاسِ، وَمِنْ شَرِّ الْحُسَّادِ، وَمِنْ كَيْدِ الْفَاجِرِينَ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kezaliman manusia, dari kejahatan orang-orang yang dengki, dan dari tipu daya orang-orang durhaka.”

Doa Perlindungan dari Orang Zalim dalam Alquran

Selain doa Nabi, terdapat juga doa yang diabadikan dalam Alquran, di antaranya dalam Surah Al-Mu’minun ayat 94–95:

رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِي فِي الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ. وَنَجِّنِي بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

“Ya Tuhanku, janganlah Engkau jadikan aku termasuk dalam golongan orang-orang zalim. Dan selamatkanlah aku dengan rahmat-Mu dari orang-orang yang zalim.”

Ayat ini menjadi doa perlindungan agar seseorang tidak terjerumus dalam kezaliman, sekaligus tidak menjadi korban dari orang-orang yang berbuat zalim.

Baca juga: Ancaman bagi Pemimpin Zalim dalam Islam

Doa Pendek agar Terhindar dari Kezaliman

Berikut salah satu doa pendek yang mudah diamalkan:

اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ الظُّلْمِ وَالظَّالِمِينَ، وَاحْفَظْنِي مِنَ الْمَكْرِ وَالْمَكَّارِينَ

“Ya Allah, lindungilah aku dari kezaliman dan orang-orang zalim, serta jagalah aku dari tipu daya dan orang-orang yang berbuat licik.”

Doa ini bisa dibaca setelah salat, saat menghadapi kesulitan, atau ketika merasa terancam oleh orang yang tidak adil.

Peringatan Rasulullah tentang Bahaya Kezaliman

Rasulullah SAW memperingatkan bahwa kezaliman akan menjadi kegelapan di hari kiamat.

Beliau bersabda:

الظُّلْمُ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Kezaliman adalah kegelapan pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menunjukkan bahwa setiap bentuk kezaliman akan berakibat buruk, baik di dunia maupun di akhirat.

Karena itu, seorang Muslim harus senantiasa berdoa agar dijauhkan dari sifat zalim dan dilindungi dari orang-orang yang berbuat zalim.

Baca juga: Hati-hati Berbuat Zalim, Doa Orang Terzalimi Tak Tertutup dari Allah

Langkah Agar Terhindar dari Kezaliman

Selain berdoa, Islam juga mengajarkan langkah nyata agar seorang Muslim terhindar dari perbuatan zalim dan orang zalim.

  • Memperbanyak istighfar agar hati tetap bersih dari rasa dengki dan iri.
  • Menegakkan keadilan di lingkungan keluarga, pekerjaan, dan masyarakat.
  • Tidak diam terhadap kezaliman selama masih bisa dicegah dengan cara yang baik dan bijak.
  • Berlindung kepada Allah setiap pagi dan petang dengan doa-doa perlindungan yang diajarkan Rasulullah SAW.

Rasulullah bersabda:

“Tolonglah saudaramu, baik ketika ia berbuat zalim maupun dizalimi.”

Para sahabat bertanya, “Bagaimana menolong orang yang berbuat zalim?”

Rasulullah menjawab, “Dengan mencegahnya dari perbuatan zalim, itulah bentuk pertolongan kepadanya.” (HR. Bukhari).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
MUI Apresiasi Prabowo Jalankan Ekonomi Kerakyatan, Sebut Baru Kali Ini Presiden Tegas Terapkan Pasal 33 UUD 1945
MUI Apresiasi Prabowo Jalankan Ekonomi Kerakyatan, Sebut Baru Kali Ini Presiden Tegas Terapkan Pasal 33 UUD 1945
Aktual
MUI Usul Danantara Syariah: Konsolidasi Ekonomi Umat Indonesia
MUI Usul Danantara Syariah: Konsolidasi Ekonomi Umat Indonesia
Aktual
MUI Canangkan Jihad Digital: Waspada Belajar Agama dari AI Tanpa Guru
MUI Canangkan Jihad Digital: Waspada Belajar Agama dari AI Tanpa Guru
Aktual
MUI Akan Buat Fatwa Zakat Infak dan Sedekah Bisa Bantu Iuran BPJS
MUI Akan Buat Fatwa Zakat Infak dan Sedekah Bisa Bantu Iuran BPJS
Aktual
MUI Usul Zakat Jadi Pengurang Langsung Pajak, Cholil Nafis: Umat Islam Jangan Kena Double Tax
MUI Usul Zakat Jadi Pengurang Langsung Pajak, Cholil Nafis: Umat Islam Jangan Kena Double Tax
Aktual
Benarkah Bulan Safar Membawa Malapetaka? Ini Penjelasan Islam dan Dalil Haditsnya
Benarkah Bulan Safar Membawa Malapetaka? Ini Penjelasan Islam dan Dalil Haditsnya
Aktual
Hukum Minum Alkohol Sedikit dalam Islam, Apakah Tetap Haram Meski Tidak Mabuk?
Hukum Minum Alkohol Sedikit dalam Islam, Apakah Tetap Haram Meski Tidak Mabuk?
Aktual
Apa Itu Istidraj? Pengertian, Dalil, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya dalam Islam
Apa Itu Istidraj? Pengertian, Dalil, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya dalam Islam
Aktual
Bacaan La Haula Wala Quwwata Illa Billah: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Bacaan La Haula Wala Quwwata Illa Billah: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
Bacaan Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Bacaan Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Presiden Dijadwalkan Buka Kongres Umat Islam Indonesia VIII Hari Ini, MUI Himpun 87 Ormas Bahas Masa Depan Bangsa
Presiden Dijadwalkan Buka Kongres Umat Islam Indonesia VIII Hari Ini, MUI Himpun 87 Ormas Bahas Masa Depan Bangsa
Aktual
Wasekjen PBNU soal Kuota Hangus: Jangan Ambil Hak Pelanggan Secara Batil
Wasekjen PBNU soal Kuota Hangus: Jangan Ambil Hak Pelanggan Secara Batil
Aktual
Menlu RI dan Negara Muslim Kecam Keras Eskalasi Israel di Al-Aqsa
Menlu RI dan Negara Muslim Kecam Keras Eskalasi Israel di Al-Aqsa
Aktual
Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Memuliakan Anak dalam Islam
Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Memuliakan Anak dalam Islam
Aktual
Danantara Syariah dan Pentingnya Ekonomi Berjamaah
Danantara Syariah dan Pentingnya Ekonomi Berjamaah
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar