Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Masya Allah Artinya Lengkap: Makna dan Cara Penggunaannya

Kompas.com, 9 Desember 2025, 16:13 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Ucapan masya Allah seringkali terlontar ketika seseorang melihat sesuatu yang membuatnya kagum. Terkadang ucapan ini secara spontan terucap tanpa menyadari makna dan hakikatnya.

Ucapan masya Allah sebenarnya mengandung makna yang luar biasa. Ucapan pendek ini membuktikan seseorang mempunyai keimanan yang kuat. Ia menyadari bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT.

Baca juga: Bacaan Dzikir dan Tahlil Singkat: Arab, Latin, dan Artinya

Arti dan Makna Masya Allah

Masya Allah (مَاشَآءَاللّهُ) artinya atas Kehendak Allah semua ini terjadi. Ucapan ini mengandung nilai keimanan bahwa segala sesuatu tidak akan terjadi tanpa dikehendaki Allah SWT. Allah SWT adalah Dzat yang Maha Kuasa. 

Lafal masya Allah ini terdapat dalam Al Quran surat Al Kahfi ayat 39.

وَلَوْلَآ إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَآءَ ٱللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِٱللَّهِ ۚ إِن تَرَنِ أَنَا۠ أَقَلَّ مِنكَ مَالًا وَوَلَدًا

Artinya: “Dan mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu "maasyaallaah, laa quwwata illaa billaah (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan.”

Ayat di atas bercerita tentang seorang pemilik kebun kepada temannya yang juga mempunyai kebun. Pemilik kebun yang satu merasa sombong dengan mengatakan, “Menurutku, kebun ini akan abadi. Dan kiamat itu tidak akan terjadi. Kalau pun aku diambil oleh Tuhanku, aku pasti akan dapat tempat tinggal yang lebih baik dari ini."

Baca juga: Doa Tahajud dan Artinya: Doa Malam yang Penuh Keutamaan

Mendengar ucapan temannya yang sombong itu, ia kemudian menasehati agar mengucapkan perkataan Masya Allah laa quwwata illaa billaah (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).

Kapan Waktu yang Tepat Mengucapkan Masya Allah?

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyatakan jika kalimat Masya Allah diucapkan saat merasa tak takjub dengan sesuatu, entah itu berupa keadaan, harta atau anak, atau hal-hal menakjubkan lainnya.

Ibnul Qayyim Al Jauziyah dalam kitab Al Wabil As Shoyyib menyatakan bahwa kalimat masya Allah juga bisa diucapkan ketika melihat sesuatu yang menakjubkan dan khawatir dengan penyakit 'Ain.

Penyakit 'Ain adalah penyakit yang berasal dari pandangan mata seseorang yang disertai perasaan iri, dengki, atau bahkan kekaguman berlebihan, yang kemudian menyebabkan kemalangan pada orang atau benda yang dipandang.

Baca juga: Lirik Shalawat Busyro: Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahannya

Perbedaan Ucapan Masya Allah dan Subhanallah

Dua ucapan ini seringkali diucapkan saat melihat sesuatu yang menakjubkan. Namun sebenarnya dua ucapan ini digunakan untuk situasi dan kondisi yang berbeda.

Masya Allah digunakan ketika melihat sesuatu yang menakjubkan, baik berupa suatu keadaan, harta, anak, atau hal-hal menakjubkan lainnya.

Sementara Subhanallah digunakan ketika melihat sesuatu yang yang buruk atau tidak pantas. Ucapan subhanallah diucapkan bahwa Allah SWT terlepas dari hal tersebut. Ucapan Subhanallah juga saat melihat peristiwa yang luar biasa yang menggambarkan keagungan dan kebesaran Allah SWT.

Subhanallah juga diucapkan untuk mengungkapkan rasa heran terhadap sesuatu.

Baca juga: Doa untuk Palestina dan Masjidil Aqsa: Harapan dan Dukungan Lewat Doa

Hikmah Mengucapkan Masya Allah

Ucapan masya Allah mempunyai beberapa hikmah, antara lain:

1. Pengakuan atas Kehendak Allah SWT atas segala sesuatu yang terjadi di dunia. Dengan pengakuan ini, maka seseorang tidak akan sedih terhadap sesuatu yang luput darinya;

2. Menghilangkan penyakit 'Ain. Ketika melihat sesuatu yang menakjubkan dan tidak ingin menimpakan penyakit 'Ain, maka ucapan ini diucapkan;

3. Mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ucapan masya Allah termasuk kalimat dzikir. Dengan mengucapkan ucapan ini, menjadikan hati semakin dekat dengan Allah SWT;

4. Ungkapan rasa syukur. Bisa menyaksikan sesuatu yang menakjubkan membuat seseorang bersyukur atas apa yang dilihatnya.

Baca juga: Doa Iftitah Lengkap Arab, Latin, dan Maknanya

Penutup

Masya Allah adalah ucapan ringan namun sarat akan makna dan hikmah. Oleh karena itu, seseorang dianjurkan untuk mengucapkan ucapan ini ketika melihat sesuatu yang menakjubkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Munas-Konbes NU 2026 di Kediri Bakal Dihadiri 500 Lebih Peserta, Pengamanan Disiapkan Satu Komando
Munas-Konbes NU 2026 di Kediri Bakal Dihadiri 500 Lebih Peserta, Pengamanan Disiapkan Satu Komando
Aktual
Infeksi Berat Picu Gagal Napas, Jamaah Haji Banyuwangi Wafat di Tanah Suci
Infeksi Berat Picu Gagal Napas, Jamaah Haji Banyuwangi Wafat di Tanah Suci
Aktual
 Menag Ajak Umat Islam Maknai Tahun Baru Hijriah 1448 H dengan Semangat Kasih Sayang
Menag Ajak Umat Islam Maknai Tahun Baru Hijriah 1448 H dengan Semangat Kasih Sayang
Aktual
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Pemko Langsa Gelar Pasar Murah dari 9-12 Juni 2026
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Pemko Langsa Gelar Pasar Murah dari 9-12 Juni 2026
Aktual
 Siap-siap Long Weekend, Ini Jadwal Libur Tahun Baru Islam 1448 H
Siap-siap Long Weekend, Ini Jadwal Libur Tahun Baru Islam 1448 H
Aktual
Macam-Macam Masa Iddah Wanita dalam Islam dan Hukum Melamarnya
Macam-Macam Masa Iddah Wanita dalam Islam dan Hukum Melamarnya
Aktual
Kemenhaj Ungkap Ciri Badal Haji Fiktif, Tarif Rp 10 Juta Dinilai Tak Masuk Akal dan Mencurigakan
Kemenhaj Ungkap Ciri Badal Haji Fiktif, Tarif Rp 10 Juta Dinilai Tak Masuk Akal dan Mencurigakan
Aktual
Kapan Tahun Baru Islam 2026? Catat Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 1448 Hijriah
Kapan Tahun Baru Islam 2026? Catat Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 1448 Hijriah
Aktual
Sejarah 1 Muharram Jadi Tahun Baru Islam, Ternyata Bukan Ditetapkan pada Masa Nabi
Sejarah 1 Muharram Jadi Tahun Baru Islam, Ternyata Bukan Ditetapkan pada Masa Nabi
Aktual
Doa Kafaratul Majelis Lengkap Arab, Latin, dan Arti serta Keutamaannya
Doa Kafaratul Majelis Lengkap Arab, Latin, dan Arti serta Keutamaannya
Doa dan Niat
Sejarah 1 Muharram sebagai Awal Kalender Hijriah dan Keistimewaannya
Sejarah 1 Muharram sebagai Awal Kalender Hijriah dan Keistimewaannya
Aktual
Agar Rumah Menjadi Sumber Kebahagiaan, Ini Rahasia yang Sering Terlupakan
Agar Rumah Menjadi Sumber Kebahagiaan, Ini Rahasia yang Sering Terlupakan
Aktual
Sederet Amalan dan Larangan di Bulan Muharram, Umat Islam Wajib Tahu
Sederet Amalan dan Larangan di Bulan Muharram, Umat Islam Wajib Tahu
Aktual
12 Amalan di Bulan Muharram, dari Puasa Asyura hingga Sedekah Anak Yatim
12 Amalan di Bulan Muharram, dari Puasa Asyura hingga Sedekah Anak Yatim
Aktual
Niat Puasa Tasua dan Asyura 2026, Lengkap Arab, Latin serta Artinya
Niat Puasa Tasua dan Asyura 2026, Lengkap Arab, Latin serta Artinya
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com