Penulis
KOMPAS.com - Perubahan cuaca yang tidak menentu saat ini banyak menimbulkan hal-hal tak terduga, apalagi ditambah badai siklon yang menghampiri. Hal ini menyebabkan datangnya angin kencang bersamaan dengan hujan lebat.
Saat angin kencang datang, banyak orang yang mengeluh dan takut. Ada kalanya manusia juga memaki angin kencang karena kedatangannya tidak diinginkan dan berpotensi membawa bahaya. Namun Islam melarang untuk memaki atau mencela angin. Rasulullah SAW sudah menyampaikan:
Baca juga: Doa Ketika Ada Angin Kencang Lengkap dengan Terjemahannya
لاَ تَسُبُّوا الرِّيحَ فَإِنَّهَا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ تَأْتِى بِالرَّحْمَةِ وَالْعَذَابِ وَلَكِنْ سَلُوا اللَّهَ مِنْ خَيْرِهَا وَتَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنْ شَرِّهَا
Artinya: “Janganlah kalian mencaci angin, sebab ia merupakan angin Allah. Dengan angin, Allah mendatangkan rahmat dan adzab. Maka mohonlah kepada Allah kebaikan angin dan berlindunglah kepada Allah dari keburukan angin tersebut” (H.R. Ibnu Majah dan Ahmad).
Angin dapat menjadi rahmat dan azab. Informasi ini disampaikan Rasulullah SAW dalam hadits yang melarang untuk mencaci maki angin. Datangnya angin atas kehendak Allah SWT.
Angin bisa membawa kebaikan berupa kesejukan, membantu penyerbukan tanaman, mendinginkan suhu, dan mengatur iklim dan cuaca.
Di sisi lain, angin juga bisa membaca bencana berupa angin topan atau angin puting beliung yang dapat menghancurkan apa saja yang diterjangnya.
Oleh karena itu, dianjurkan untuk berdoa ketika angin kencang datang. Rasulullah SAW mengajakan umatnya untuk berdoa memohon kebaikan dan perlindungan dari datangnya angin.
Baca juga: Doa Saat Hujan Deras Dikhawatirkan Banjir, Ini Bacaan dan Artinya
Ketika angin kencang datang, berikut lafal doa yang diajarkan Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim.
Arab:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ
Latin:
Allaahumma innii as-aluka khairahaa wa khaira maa fiiha wa khaira maa ursilat bih. Wa-a'uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa syarri maa ursilat bih.
Artinya:
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebaikan angin ini dan kebaikan yang terdapat di dalamnya serta kebaikan dari tujuan dikirimkannya. Dan aku berlindung dari keburukan angin, keburukan yang terdapat di dalamnya serta keburukan dari tujuan dikirimnya angin tersebut.
Baca juga: 7 Hikmah dan Manfaat Air Hujan dalam Islam
Angin adalah makhluk Allah SWT yang diperintahkan untuk membawa rahmat atau azab bagi manusia. Untuk itu, ketika angin kencang datang, manusia diperintahkan untuk berdoa. Jangan sampai mencaci maki angin karena itu bentuk tidak menerima takdir Allah SWT.
Doa angin kencang mengajarkan bahwa manusia itu lemah. Bahkan datangnya satu makhluk Allah saja tidak mampu mengatasinya. Yang bisa dilakukan hanya berpasrah dan berdoa memohon kebaikan dari angin yang datang dan memohon perlindungan agar angin tidak membahayakan dan berubah menjadi bencana.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang