Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Amalan Bulan Sya’ban: Keutamaan, Dalil, dan Praktik Ibadah Menjelang Ramadhan

Kompas.com, 20 Januari 2026, 06:30 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Bulan Sya’ban merupakan salah satu bulan yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Ia berada di antara dua bulan agung, Rajab dan Ramadhan. Namun justru karena berada di tengah, Sya’ban sering kali dilalaikan oleh banyak kaum Muslimin. Padahal, Rasulullah SAW memberikan perhatian khusus terhadap bulan ini melalui berbagai amalan ibadah.

Dalam artikel ini akan dibahas keutamaan bulan Sya’ban, dalil-dalil hadits, serta amalan utama yang dianjurkan, berdasarkan penjelasan para ulama dalam kitab-kitab muktabar.

Baca juga: Doa Awal Bulan Syaban Sesuai Sunnah Nabi Lengkap dengan Artinya

Keutamaan dan Hikmah Bulan Sya’ban dalam Islam

Rasulullah SAW bersabda: “Itulah bulan yang sering dilalaikan manusia, antara Rajab dan Ramadhan. Bulan itu adalah bulan diangkatnya amal-amal kepada Rabb semesta alam, dan aku suka ketika amalku diangkat aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. An-Nasa’i dan Ahmad)

Hadis ini menjelaskan dua keutamaan besar bulan Sya’ban:

  • Bulan diangkatnya amal manusia
  • Waktu yang dicintai Rasulullah SAW untuk memperbanyak puasa

Imam Ibn Rajab Al-Hanbali dalam Lathā’if al-Ma‘ārif menjelaskan bahwa amal tahunan diangkat pada bulan Sya’ban, sebagaimana amal mingguan diangkat pada hari Senin dan Kamis.

Imam Ibn Rajab juga mengibaratkan bulan Rajab sebagai bulan menanam, Sya’ban sebagai bulan menyiram, dan Ramadhan sebagai bulan memanen.

Orang yang lalai lalai di Sya’ban, ia akan menemui kesulitan untuk memaksimalkan amalan di bulan Ramadhan. Oleh karena itu, Sya’ban adalah waktu persiapan ruhani, fisik, dan mental menjelang Ramadhan.

Baca juga: Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Ini Kalender dan Amalan Utamanya

Amalan Utama di Bulan Sya’ban

Ada beberapa amalan utama yang dianjurkan untuk dikerjakan dan diperbanyak di bulan sya'ban, yaitu:

1. Memperbanyak Puasa Sunnah

Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW menyempurnakan puasa sebulan penuh kecuali Ramadhan, dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa dibandingkan di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa puasa Sya’ban adalah latihan ruhani sebelum memasuki Ramadhan serta bentuk pengagungan terhadap waktu diangkatnya amal.

Bagi orang yang sudah rutin menjalankan puasa sunnah, boleh berpuasa di akhir bulan Ramadhan. Tetapi bila belum terbiasa, dilarang berpuasa di akhir bulan Sya'ban karena dikhawatirkan mendahului puasa Ramadhan.

2. Memperbanyak Doa dan Istighfar

Bulan Sya’ban menjadi momentum untuk membersihkan hati melalui taubat dan istighfar. Dalam Al-Adzkar, Imam An-Nawawi menganjurkan memperbanyak doa menjelang Ramadhan agar dipertemukan dengan bulan suci dalam keadaan iman yang kuat.

Doa yang sering dibaca para ulama salaf:

Arab:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Latin:

Allâhumma bârik lanâ fî rajaba wasya‘bâna waballighnâ ramadlânâ.

Artinya:

Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan.

Baca juga: Akhir Bulan Rajab Tinggal Hitungan Hari, Ini Jadwal Awal Syaban 1447 H dan Keutamaannya

3. Memperbanyak Amal Sunnah

Imam Ibn Rajab menyebutkan dalam Lathā’if al-Ma‘ārif bahwa Sya’ban adalah waktu terbaik untuk memperbanyak amal. Berikut beberapa amal yang dpat dikerjakan:

  • Memperbanyak membaca Al-Qur’an
  • Memperbanyak sersedekah
  • Menghidupkan malam dengan Qiyamul lail
  • Memperbaiki niat sebelum Ramadhan

Sebagian generasi salaf bahkan menjadikan Sya’ban sebagai 'bulan para qari' karena intensitas membaca Al-Qur’an meningkat drastis. Ini menjadi latihan untuk menyambut bulan Ramadhan agar sudah terbiasa membaca Al-Qur'an.

4. Menyikapi Malam Nisfu Sya’ban

Malam nisfu Sya'ban masih menjadi perdebatan para Ulama. Ada yang menganggap dalil-dalilnya lemah sehingga tidak perlu diamalkan, tetapi ada pendapat yang menyatakan dalil-dalil yang lemah itu justru saling menguatkan.

Dasar adanya malam nisfu Sya'ban disampaikan Rasulullah SAW dalam haditsnya:

“Sesungguhnya Allah melihat makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban, lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR. Ibnu Majah)

Mayoritas ulama seperti Imam Asy-Syafi’i, Al-Auza’i, dan Ibnu Taimiyah menyatakan keutamaan malam Nisfu Sya’ban itu sahih, namun tidak ada ibadah khusus dengan tata cara tertentu yang dicontohkan Rasulullah SAW secara berjamaah.

Ibadah yang dianjurkan adalah ibadah umum seperti doa, istighfar, dan shalat sunnah secara pribadi.

Baca juga: 5 Persiapan Menyambut Datangnya Ramadhan 2026 Agar Ibadah Lebih Optimal

 

Penutup

Bulan Sya’ban bukan sekadar pengantar Ramadhan, melainkan bulan penuh keutamaan yang sering dilupakan. Dengan memperbanyak puasa, doa, istighfar, serta amal sunnah lainnya, seorang Muslim mempersiapkan diri untuk menyambut Ramadhan dalam kondisi iman terbaik.

Sebagaimana nasihat para ulama salaf, siapa yang memperbaiki Sya’ban-nya, Allah akan memudahkan Ramadhan-nya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Indonesia Peringkat 2 Jamaah Umrah Terbanyak, Tembus 170 Ribu Orang
Indonesia Peringkat 2 Jamaah Umrah Terbanyak, Tembus 170 Ribu Orang
Aktual
Sholawat Tibbil Qulub: Bacaan Arab, Latin, Arti, Keutamaan
Sholawat Tibbil Qulub: Bacaan Arab, Latin, Arti, Keutamaan
Doa Harian
Allahumma Yassir Wala Tu'assir Artinya: Bacaan Arab, Latin, Makna
Allahumma Yassir Wala Tu'assir Artinya: Bacaan Arab, Latin, Makna
Doa Harian
Ayat Kursi: Bacaan Arab, Latin, Arti, Keutamaan, dan Waktu Terbaik Membacanya
Ayat Kursi: Bacaan Arab, Latin, Arti, Keutamaan, dan Waktu Terbaik Membacanya
Doa Harian
Assalamualaikum: Arti, Tulisan Arab, Cara Menjawab dan Dalil
Assalamualaikum: Arti, Tulisan Arab, Cara Menjawab dan Dalil
Doa dan Niat
Astaghfirullah Artinya: Makna, Tulisan Arab, dan Keutamaan
Astaghfirullah Artinya: Makna, Tulisan Arab, dan Keutamaan
Doa dan Niat
Kemenhaj Resmi Hapus Skema Lunas Tunda Ganti Haji Khusus, Dahnil: Tak Ada Lagi Celah Jual Beli Porsi
Kemenhaj Resmi Hapus Skema Lunas Tunda Ganti Haji Khusus, Dahnil: Tak Ada Lagi Celah Jual Beli Porsi
Aktual
Baznas: Potensi Dana Keagamaan RI Rp 344 T, Usul Tax Credit Zakat-Pajak
Baznas: Potensi Dana Keagamaan RI Rp 344 T, Usul Tax Credit Zakat-Pajak
Aktual
Apakah Zakat Emas Harus Dibayar dengan Emas? Ini Penjelasan dan Cara Menghitungnya
Apakah Zakat Emas Harus Dibayar dengan Emas? Ini Penjelasan dan Cara Menghitungnya
Aktual
Pemprov Papua Barat Usulkan Tambahan Kuota untuk Memperpendek Masa Tunggu Haji
Pemprov Papua Barat Usulkan Tambahan Kuota untuk Memperpendek Masa Tunggu Haji
Aktual
Rencana Pembukaan Embarkasi Haji Sorong, Menhaj Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi
Rencana Pembukaan Embarkasi Haji Sorong, Menhaj Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi
Aktual
Daftar Tunggu Haji Papua Barat dan Papua Barat Daya Tembus 12.063 Orang, Verifikasi Terus Diperketat
Daftar Tunggu Haji Papua Barat dan Papua Barat Daya Tembus 12.063 Orang, Verifikasi Terus Diperketat
Aktual
Menhaj Minta Tata Kelola Haji di Papua Lebih Transparan demi Tingkatkan Layanan Haji 2027
Menhaj Minta Tata Kelola Haji di Papua Lebih Transparan demi Tingkatkan Layanan Haji 2027
Aktual
Alasan Mekanisme Lunas Tunda Ganti untuk Haji Khusus Resmi Dihapus, Wamenhaj: Ada Permainan Oknum
Alasan Mekanisme Lunas Tunda Ganti untuk Haji Khusus Resmi Dihapus, Wamenhaj: Ada Permainan Oknum
Aktual
Mekanisme Lunas Tunda Ganti untuk Haji Khusus Resmi Dihapus Kemenhaj, Apa Itu?
Mekanisme Lunas Tunda Ganti untuk Haji Khusus Resmi Dihapus Kemenhaj, Apa Itu?
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar