Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gerhana Matahari Cincin 2026, Tata Cara dan Niat Shalat Gerhana

Kompas.com, 5 Februari 2026, 12:13 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, langit kembali menghadirkan peristiwa kosmik yang sarat makna spiritual.

Pada Selasa, 17 Februari 2026, dunia akan menyaksikan gerhana matahari cincin, sebuah fenomena astronomi yang terjadi ketika bulan menutupi sebagian besar matahari, menyisakan lingkar cahaya menyerupai cincin api.

Meski gerhana matahari cincin ini tidak dapat disaksikan langsung dari wilayah Indonesia, peristiwa tersebut tetap memiliki nilai penting dalam ajaran Islam.

Rasulullah mengajarkan umatnya untuk merespons gerhana bukan dengan ketakutan atau mitos, melainkan dengan ibadah, refleksi diri, dan pendekatan spiritual kepada Allah.

Gerhana Matahari dalam Perspektif Al-Qur’an

Al-Qur’an menegaskan bahwa peristiwa langit merupakan tanda kebesaran Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam Surah Fushilat ayat 37, Allah berfirman:

Wa min āyātihil lailun-nahāru wasy-syamsu wal-qamar, lā tasjudū lisy-syamsi wa lā lil-qamar, wasjudū lillāhilladzī khalaqahunna in kuntum iyyāhu ta‘budūn.

Artinya: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah kamu bersujud kepada matahari dan jangan pula kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kamu hanya kepada-Nya menyembah.” (QS. Fushilat: 37)

Dalam Tafsir Al-Munir, karya Syaikh Wahbah az-Zuhaili, dijelaskan bahwa ayat ini menjadi dasar disyariatkannya shalat gerhana sebagai bentuk penghambaan manusia kepada Sang Pencipta, bukan kepada benda langit.

Baca juga: Gerhana Matahari Cincin Ramadhan 2026, Ini Pesan Langit Jelang Puasa

Hukum Shalat Gerhana Matahari

Shalat gerhana matahari (shalat kusuf) berhukum sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan, baik bagi laki-laki maupun perempuan.

Dasarnya adalah hadits Rasulullah :

Inna asy-syamsa wal-qamara āyatāni min āyātillāh, lā yankhasifāni limauti aḥadin wa lā liḥayātih, fa idzā ra’aitumūhumā fafza‘ū ilāṣ-ṣalāh.

Artinya: “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian atau kehidupan seseorang. Maka jika kalian melihatnya, bersegeralah melaksanakan shalat.” (HR. Muslim)

Waktu dan Pelaksanaan Shalat Gerhana

Shalat gerhana dikerjakan sejak gerhana mulai terjadi hingga gerhana berakhir. Meski gerhana matahari cincin 17 Februari 2026 tidak terlihat dari Indonesia, shalat tetap disunnahkan bagi kaum Muslimin di wilayah yang mengalami gerhana.

Shalat ini boleh dilakukan sendiri atau berjamaah, namun berjamaah di masjid lebih utama. Dalam kitab Fiqih Sunnah, Sayyid Sabiq menjelaskan bahwa Rasulullah melaksanakannya secara berjamaah dan menyampaikan khutbah setelah shalat.

Baca juga: Gerhana Matahari Cincin Ramadhan 2026, Ini Jadwal dan Faktanya

Tata Cara Shalat Gerhana Matahari

Shalat gerhana terdiri dari dua rakaat dan setiap rakaat terdapat dua kali ruku’.

Ringkasan Tata Cara:

  • Niat dalam hati
  • Takbiratul ihram
  • Membaca Al-Fatihah dan surat panjang (jahr)
  • Ruku’ pertama (panjang)
  • Berdiri, membaca Al-Fatihah dan surat (lebih pendek)
  • Ruku’ kedua (lebih pendek)
  • I’tidal
  • Sujud dua kali
  • Rakaat kedua dilakukan seperti rakaat pertama
  • Tasyahud akhir dan salam

Dilanjutkan khutbah (jika berjamaah)

Niat Shalat Gerhana Matahari

Para ulama sepakat bahwa niat tempatnya di dalam hati. Melafalkan niat hukumnya sunnah menurut jumhur ulama, kecuali madzhab Maliki.

Niat sebagai makmum:

Ushollī sunnatal kusūfi rak‘ataini ma’mūman lillāhi ta‘ālā

Artinya: “Aku niat shalat sunnah gerhana matahari dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat sebagai imam:

Ushollī sunnatal kusūfi rak‘ataini imāman lillāhi ta‘ālā

Artinya: “Aku niat shalat sunnah gerhana matahari dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Khutbah Shalat Gerhana: Pesan Rasulullah ﷺ

Setelah shalat gerhana, Rasulullah menyampaikan khutbah yang sarat nasihat. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, beliau menegaskan bahwa gerhana bukan pertanda musibah duniawi, melainkan peringatan agar manusia kembali mengingat Allah.

Dalam Fiqih Islam wa Adillatuhu, Wahbah az-Zuhaili menekankan bahwa khutbah gerhana berisi ajakan untuk:

  • Taubat dari dosa
  • Memperbanyak istighfar
  • Bersedekah
  • Mengingat akhirat

Baca juga: Gerhana Matahari 17 Februari 2026, Apa yang Harus Dilakukan Umat Islam?

Sunnah-Sunnah Saat Terjadi Gerhana

Selain shalat, terdapat amalan lain yang dianjurkan Rasulullah ketika gerhana:

  • Berdoa dengan penuh kekhusyukan
  • Dzikir dan takbir
  • Istighfar
  • Bersedekah

Hadits riwayat Bukhari menyebutkan:

“Jika kalian melihat gerhana, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, shalatlah, dan bersedekahlah.”

Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026: Pesan Spiritual Menjelang Ramadan

Fenomena gerhana matahari cincin pada Selasa, 17 Februari 2026, terjadi hanya beberapa hari sebelum umat Islam memasuki fase persiapan Ramadan 1447 H.

Momentum ini menjadi pengingat bahwa alam semesta berjalan dalam keteraturan ilahi, sementara manusia diajak untuk menata kembali hubungan dengan Tuhannya.

Sebagaimana ditulis Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin, peristiwa alam bukan sekadar fenomena fisik, melainkan media tazkiyatun nafs, penyucian jiwa, agar hati tidak lalai dari mengingat Allah.

Gerhana pun menjadi cermin, langit yang sesaat gelap mengajarkan manusia bahwa cahaya iman perlu terus dijaga sebelum datangnya bulan penuh ampunan, yaitu Ramadan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Hukum Mandi Wajib di Hari Jumat, Lengkap dengan Dalil, Niat, dan Tata Cara Menurut Ulama
Hukum Mandi Wajib di Hari Jumat, Lengkap dengan Dalil, Niat, dan Tata Cara Menurut Ulama
Aktual
Panduan Qadha Puasa Ramadhan: Dalil, Niat, Doa Buka Puasa dan Batas Waktunya Menurut Ulama
Panduan Qadha Puasa Ramadhan: Dalil, Niat, Doa Buka Puasa dan Batas Waktunya Menurut Ulama
Doa dan Niat
Gerhana Matahari Cincin 2026, Tata Cara dan Niat Shalat Gerhana
Gerhana Matahari Cincin 2026, Tata Cara dan Niat Shalat Gerhana
Doa dan Niat
Hukum Membayar Qadha Puasa Ramadhan Setelah Nisfu Syaban, Apakah Boleh?
Hukum Membayar Qadha Puasa Ramadhan Setelah Nisfu Syaban, Apakah Boleh?
Aktual
Jadwal Libur Lebaran 2026 Anak Sekolah, Berpotensi Lebih Panjang
Jadwal Libur Lebaran 2026 Anak Sekolah, Berpotensi Lebih Panjang
Aktual
Puasa Qadha Ramadhan: Niat, Batas Waktu, dan Konsekuensi Jika Terlambat
Puasa Qadha Ramadhan: Niat, Batas Waktu, dan Konsekuensi Jika Terlambat
Doa dan Niat
Contoh Ucapan Ramadhan Sekolah: Hangat, Sopan, dan Penuh Makna untuk Guru dan Siswa
Contoh Ucapan Ramadhan Sekolah: Hangat, Sopan, dan Penuh Makna untuk Guru dan Siswa
Aktual
50 Contoh Ucapan Menyambut Ramadhan 2026: Inspiratif, Menyentuh, dan Siap Dibagikan
50 Contoh Ucapan Menyambut Ramadhan 2026: Inspiratif, Menyentuh, dan Siap Dibagikan
Aktual
Jangan Meninggalkan Anak dalam Keadaan Lemah, Pesan QS An-Nisa’ di Balik Tragedi Siswa SD di NTT
Jangan Meninggalkan Anak dalam Keadaan Lemah, Pesan QS An-Nisa’ di Balik Tragedi Siswa SD di NTT
Aktual
Jangan Tergiur Harga Murah! Ini Cara Pilih Travel Umrah Resmi Menurut Kemenhaj
Jangan Tergiur Harga Murah! Ini Cara Pilih Travel Umrah Resmi Menurut Kemenhaj
Aktual
Awal Puasa 2026 Muhammadiyah: Ini Tanggal 1 Ramadhan 1447 H Versi Hisab
Awal Puasa 2026 Muhammadiyah: Ini Tanggal 1 Ramadhan 1447 H Versi Hisab
Aktual
Rekor 19,5 Juta Jemaah! Arab Saudi Klaim Kepuasan Layanan Haji 90% di 2025
Rekor 19,5 Juta Jemaah! Arab Saudi Klaim Kepuasan Layanan Haji 90% di 2025
Aktual
Museum Makkah Pajang Al-Qur’an Raksasa 3 Meter, Terbesar di Dunia
Museum Makkah Pajang Al-Qur’an Raksasa 3 Meter, Terbesar di Dunia
Aktual
Niat Puasa Mengganti Puasa Ramadhan: Lafal Arab, Dalil, dan Waktu Niat yang Benar
Niat Puasa Mengganti Puasa Ramadhan: Lafal Arab, Dalil, dan Waktu Niat yang Benar
Doa dan Niat
Doa Membayar Utang Puasa Ramadhan: Niat Qadha, Dalil, dan Waktu Terbaik Melaksanakannya
Doa Membayar Utang Puasa Ramadhan: Niat Qadha, Dalil, dan Waktu Terbaik Melaksanakannya
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com