Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Niat Shalat Ba’diyah 5 Waktu Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Kompas.com, 30 Maret 2026, 16:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Dalam praktik ibadah harian umat Islam, keberadaan shalat sunnah rawatib memiliki posisi penting sebagai pelengkap shalat fardhu.

Salah satu yang sering dikerjakan adalah shalat ba’diyah, yakni shalat sunnah yang dilakukan setelah shalat wajib lima waktu.

Meski sering dianggap sebagai amalan tambahan, shalat ba’diyah justru menyimpan keutamaan besar.

Tidak hanya menyempurnakan kekurangan dalam shalat fardhu, tetapi juga menjadi jalan untuk meraih pahala yang berlipat.

Karena itu, memahami niat, tata cara, serta keutamaannya menjadi hal yang penting bagi setiap Muslim.

Baca juga: Niat Qobliyah Subuh Lengkap: Bacaan, Tata Cara, dan Keutamaannya Menurut Hads

Pengertian Shalat Ba’diyah dalam Islam

Shalat ba’diyah merupakan bagian dari shalat sunnah rawatib, yaitu shalat yang mengiringi shalat fardhu, baik sebelum (qabliyah) maupun sesudahnya (ba’diyah).

Shalat ini dikerjakan setelah selesai menunaikan shalat wajib, tanpa adzan dan iqamah, serta dianjurkan dilakukan secara munfarid (sendiri).

Dalam buku Panduan Shalat Lengkap karya Saiful Hadi El Sutha, dijelaskan bahwa shalat rawatib, termasuk ba’diyah, terbagi menjadi dua kategori, yaitu muakkad (sangat dianjurkan) dan ghairu muakkad (tidak terlalu ditekankan). Shalat ba’diyah seperti setelah Maghrib dan Isya termasuk yang sangat dianjurkan.

Sementara itu, dalam kitab Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq, disebutkan bahwa Rasulullah SAW secara rutin menjaga shalat rawatib sebagai bentuk kesempurnaan ibadah wajib.

Bacaan Niat Shalat Ba’diyah 5 Waktu Lengkap

Niat merupakan rukun utama dalam setiap shalat. Berikut bacaan niat shalat ba’diyah lengkap dalam lafaz Arab, latin, dan artinya.

1. Niat Shalat Ba’diyah Subuh

اُصَلِّى سُنَّةً الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatash-shubhi rak’ataini ba’diyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat shalat sunnah ba’diyah Subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

2. Niat Shalat Ba’diyah Dzuhur

اُصَلِّى سُنَّةَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatadh-dzuhri rak’ataini ba’diyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat shalat sunnah ba’diyah Dzuhur dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

3. Niat Shalat Ba’diyah Ashar

اُصَلِّى سُنَّةَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal ‘ashri rak’ataini ba’diyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat shalat sunnah ba’diyah Ashar dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

4. Niat Shalat Ba’diyah Maghrib

أُصَلِّى سُنَّةَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal maghribi rak’ataini ba’diyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat shalat sunnah ba’diyah Maghrib dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

5. Niat Shalat Ba’diyah Isya

أُصَلِّى سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal ‘isya’i rak’ataini ba’diyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat shalat sunnah ba’diyah Isya dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Baca juga: Niat Sholat Qobliyah 5 Waktu: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

Tata Cara Shalat Ba’diyah yang Perlu Diketahui

Secara umum, tata cara shalat ba’diyah tidak berbeda dengan shalat sunnah lainnya. Perbedaannya hanya terletak pada niat dan waktu pelaksanaannya.

Beberapa ketentuan penting antara lain:

  • Dimulai dengan niat dalam hati
  • Takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah dan surat pendek
  • Ruku, i’tidal, sujud, dan seterusnya seperti shalat biasa
  • Dilaksanakan dua rakaat satu salam
  • Tidak menggunakan adzan dan iqamah
  • Dianjurkan berpindah tempat dari posisi shalat fardhu sebelumnya

Dalam buku Bidayatul Mujtahid karya Ibnu Rusyd, dijelaskan bahwa berpindah tempat setelah shalat fardhu memiliki hikmah untuk memperbanyak tempat sujud yang akan menjadi saksi di hari kiamat.

Keutamaan Shalat Ba’diyah: Lebih dari Sekadar Sunnah

Banyak umat Islam belum menyadari bahwa shalat ba’diyah memiliki keutamaan yang sangat besar. Salah satunya adalah sebagai penyempurna shalat fardhu.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya amalan pertama yang dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya baik, maka baiklah seluruh amalnya. Jika kurang, maka Allah berfirman: lihatlah apakah hamba-Ku memiliki amalan sunnah untuk menyempurnakannya.” (HR. Abu Dawud)

Selain itu, terdapat hadis masyhur yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

“Barangsiapa mengerjakan shalat sunnah sebanyak 12 rakaat dalam sehari semalam, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga.” (HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa konsistensi dalam menjaga shalat sunnah rawatib, termasuk ba’diyah, menjadi sebab datangnya balasan istimewa di akhirat.

Dalam buku Keutamaan Shalat Sunnah karya Syaikh Abdul Aziz bin Baz, disebutkan bahwa shalat sunnah adalah bentuk kecintaan seorang hamba kepada Allah, karena ia tidak hanya menjalankan kewajiban, tetapi juga menambahnya dengan amalan sunnah.

Baca juga: 5 Waktu yang Dilarang untuk Melaksanakan Shalat Sunnah

Hikmah Spiritual di Balik Shalat Ba’diyah

Di balik tata cara yang sederhana, shalat ba’diyah menyimpan hikmah yang mendalam. Ia menjadi ruang bagi seorang Muslim untuk memperbaiki kualitas ibadahnya, sekaligus memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Dalam perspektif tasawuf, sebagaimana dijelaskan dalam Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali, ibadah sunnah berfungsi sebagai “penyempurna jiwa” yang mengisi kekosongan dalam ibadah wajib.

Shalat ba’diyah juga melatih kedisiplinan dan keistiqamahan. Dalam kehidupan modern yang serba cepat, menjaga amalan sunnah menjadi indikator kesungguhan seseorang dalam beragama.

Amalan Ringan, Pahala Besar

Shalat ba’diyah mungkin terlihat sebagai amalan ringan, namun memiliki dampak besar dalam kehidupan seorang Muslim, baik di dunia maupun akhirat.

Dengan memahami niat, tata cara, serta keutamaannya, diharapkan umat Islam dapat lebih konsisten dalam mengamalkannya.

Sebab, dalam setiap rakaat yang dikerjakan, tersimpan peluang untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menyempurnakan ibadah wajib.

Pada akhirnya, bukan banyaknya amalan yang menjadi ukuran, tetapi keikhlasan dan konsistensi dalam menjalankannya. Dan shalat ba’diyah adalah salah satu jalan sederhana menuju kesempurnaan itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Setelah Shalat Taubat Sesuai Sunnah Rasulullah, Lengkap Niatnya
Doa Setelah Shalat Taubat Sesuai Sunnah Rasulullah, Lengkap Niatnya
Doa dan Niat
Profil Pulau Kharg: Lokasi, Sejarah, dan Alasan AS Mengincar Pusat Minyak Vital Iran
Profil Pulau Kharg: Lokasi, Sejarah, dan Alasan AS Mengincar Pusat Minyak Vital Iran
Aktual
Niat Shalat Ba’diyah 5 Waktu Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Niat Shalat Ba’diyah 5 Waktu Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Nikita Willy Berhijab, Ini Hukum dan Alasan Wajib Hijab dalam Islam
Nikita Willy Berhijab, Ini Hukum dan Alasan Wajib Hijab dalam Islam
Doa dan Niat
Benarkah Rumput di Kuburan Bisa Ringankan Siksa Kubur? Ini Dalilnya
Benarkah Rumput di Kuburan Bisa Ringankan Siksa Kubur? Ini Dalilnya
Doa dan Niat
Seruan Wamenhaj: Redam Konflik Dunia Demi Haji 2026 Berjalan Aman
Seruan Wamenhaj: Redam Konflik Dunia Demi Haji 2026 Berjalan Aman
Aktual
Makna Uban dalam Islam: Pengingat Ajal dan Cahaya di Hari Kiamat
Makna Uban dalam Islam: Pengingat Ajal dan Cahaya di Hari Kiamat
Aktual
Doa Istighosah Lengkap: Niat dan Tata Cara Shalat Solusi Hadapi Ujian
Doa Istighosah Lengkap: Niat dan Tata Cara Shalat Solusi Hadapi Ujian
Doa dan Niat
Doa-doa Haji dan Umrah Lengkap Arab, Latin, dan Artinya: Panduan Penting untuk Jamaah
Doa-doa Haji dan Umrah Lengkap Arab, Latin, dan Artinya: Panduan Penting untuk Jamaah
Doa dan Niat
Apa Itu Hari Tasyrik? Ini Tanggal dan Larangan Puasa dalam Islam
Apa Itu Hari Tasyrik? Ini Tanggal dan Larangan Puasa dalam Islam
Aktual
Strategi RI Jamin Keselamatan Jemaah Haji 2026 di Tengah Konflik Timteng
Strategi RI Jamin Keselamatan Jemaah Haji 2026 di Tengah Konflik Timteng
Aktual
Doa Puasa Syawal 6 Hari, Niat, dan Keutamaannya Lengkap dengan Dalil
Doa Puasa Syawal 6 Hari, Niat, dan Keutamaannya Lengkap dengan Dalil
Doa dan Niat
Haji 2026, Menhaj Libatkan KPK hingga Polisi Awasi Dana Rp 18 Triliun
Haji 2026, Menhaj Libatkan KPK hingga Polisi Awasi Dana Rp 18 Triliun
Aktual
Puasa Syawal Setara Pahala Setahun, Ini Cara dan Waktu Terbaiknya
Puasa Syawal Setara Pahala Setahun, Ini Cara dan Waktu Terbaiknya
Aktual
Gus Yahya Bawa Pesan Kiai Sepuh: Muktamar NU Diusulkan Digelar di Pesantren Lirboyo
Gus Yahya Bawa Pesan Kiai Sepuh: Muktamar NU Diusulkan Digelar di Pesantren Lirboyo
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com