KOMPAS.com – Dalam ajaran Islam, hampir setiap aktivitas memiliki tuntunan doa dan adab, termasuk ketika hendak masuk maupun keluar dari kamar mandi.
Meski terlihat sederhana, kebiasaan ini menyimpan makna spiritual yang mendalam bagi seorang Muslim.
Kamar mandi atau toilet dikenal sebagai tempat yang kotor dan tidak layak untuk berzikir ataupun menyebut nama Allah SWT secara sembarangan.
Oleh karena itu, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya agar membaca doa sebelum masuk sebagai bentuk perlindungan dari gangguan setan dan makhluk yang tidak terlihat.
Tak hanya itu, Islam juga mengatur berbagai adab ketika berada di kamar mandi, mulai dari cara melangkah, posisi saat buang hajat, hingga etika menjaga kebersihan.
Semua ini menunjukkan bahwa Islam sangat memperhatikan kesucian, kesehatan, dan akhlak umatnya, bahkan dalam urusan yang sering dianggap sepele.
Lalu bagaimana bacaan doa masuk dan keluar kamar mandi sesuai sunnah? Berikut penjelasan lengkapnya.
Baca juga: Doa Melihat Ka’bah dan Menyentuh Hajar Aswad di Masjidil Haram, Ini Bacaan Lengkapnya
Dalam sejumlah hadis dijelaskan bahwa kamar mandi termasuk tempat yang disukai jin dan setan karena identik dengan najis dan kotoran.
Oleh sebab itu, seorang Muslim dianjurkan memohon perlindungan kepada Allah SWT sebelum memasukinya.
Nabi Muhammad bersabda:
“Sesungguhnya tempat-tempat buang hajat ini didatangi setan.” (HR Abu Dawud)
Dalam buku Kumpulan Doa Mustajab Sepanjang Hajat karya Nurdin Hasan dijelaskan bahwa doa masuk kamar mandi bertujuan agar seseorang dijaga dari gangguan makhluk halus dan keburukan selama berada di tempat tersebut.
Selain sebagai perlindungan, membaca doa juga menjadi bentuk adab seorang hamba kepada Allah SWT sebelum memasuki tempat yang dianggap tidak suci.
Baca juga: 3 Doa yang Dianjurkan di Hari Jumat, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Sebelum masuk kamar mandi, dianjurkan membaca doa berikut:
اَللّٰهُمَّ اِنِّىْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ
Allahumma inni a‘uudzu bika minal khubutsi wal khabaa’its.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan.”
Doa ini termasuk doa pendek yang mudah dihafal dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kitab Al-Adzkar, Imam Nawawi menjelaskan bahwa membaca doa sebelum masuk kamar mandi termasuk sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW dan dianjurkan untuk dibiasakan sejak kecil.
Setelah selesai dari kamar mandi, umat Islam dianjurkan membaca doa sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT karena telah diberikan kesehatan dan dimudahkan membuang kotoran dari tubuh.
Berikut bacaan doanya:
الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَذْهَبَ عَنِّي الْأَذَى وَعَافَانِيْ
Alhamdulillahilladzi adzhaba ‘annil adza wa ‘aafaanii.
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoran dariku dan menyehatkanku.”
Sebagian ulama juga meriwayatkan doa pendek:
غُفْرَانَكَ
Ghufraanaka.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada-Mu.”
Dalam buku Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq diterangkan bahwa membaca doa setelah keluar kamar mandi merupakan bentuk syukur atas nikmat kesehatan yang sering kali tidak disadari manusia.
Baca juga: Bacaan Doa Keluar Kamar Mandi: Arab, Latin, dan Artinya
Selain membaca doa, Islam juga mengajarkan berbagai adab ketika berada di kamar mandi. Adab ini bertujuan menjaga kesucian diri, kesehatan, dan akhlak seorang Muslim.
Berikut beberapa adab yang dianjurkan menurut sunnah:
Saat hendak masuk kamar mandi, disunnahkan melangkahkan kaki kiri terlebih dahulu. Sebaliknya, ketika keluar dianjurkan mendahulukan kaki kanan.
Dalam tradisi Islam, kaki kiri identik digunakan untuk memasuki tempat kurang suci, sedangkan kaki kanan digunakan untuk tempat yang mulia.
Doa sebaiknya dibaca sebelum masuk, bukan ketika sudah berada di dalam toilet. Hal ini karena kamar mandi bukan tempat untuk berzikir atau menyebut nama Allah secara berlebihan.
Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW melarang buang hajat sambil menghadap atau membelakangi kiblat, terutama di tempat terbuka.
Meski sebagian ulama memberikan keringanan untuk toilet modern yang tertutup, adab ini tetap dianjurkan untuk diperhatikan jika memungkinkan.
Islam sangat menekankan kebersihan sebagai bagian dari iman. Karena itu, seseorang dianjurkan menjaga kamar mandi tetap bersih dan tidak mengotori area sekitar.
Dalam buku Ensiklopedi Adab Islam karya Abdul Aziz bin Fathi As-Sayyid Nada dijelaskan bahwa menjaga kebersihan tempat buang hajat termasuk bagian dari akhlak seorang Muslim.
Berbicara tanpa keperluan ketika berada di kamar mandi termasuk adab yang sebaiknya dihindari. Apalagi bercanda, bernyanyi, atau memainkan ponsel terlalu lama tanpa kebutuhan mendesak.
Saat melakukan istinja atau membersihkan najis, dianjurkan menggunakan tangan kiri. Sedangkan tangan kanan digunakan untuk makan, berjabat tangan, dan aktivitas mulia lainnya.
Sebagian ulama mengingatkan agar tidak terlalu lama berada di toilet tanpa kebutuhan yang jelas karena tempat tersebut dianggap kurang baik untuk ditempati terlalu lama.
Bagi sebagian orang, doa dan adab kamar mandi mungkin terlihat sederhana. Namun di balik itu, Islam sedang mengajarkan kedisiplinan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kitab Ihya Ulumuddin, Abu Hamid Al-Ghazali menjelaskan bahwa adab-adab kecil dalam Islam bertujuan membentuk kesadaran seorang hamba agar selalu merasa diawasi Allah SWT di mana pun berada.
Karena itu, kebiasaan membaca doa sebelum masuk toilet bukan hanya tradisi, tetapi bagian dari pendidikan akhlak dan spiritualitas seorang Muslim.
Baca juga: Benarkah Summum Bukmun Umyun Doa Penunduk Hati? Ini Faktanya
Doa masuk dan keluar kamar mandi juga menjadi salah satu doa harian yang penting diajarkan kepada anak sejak dini.
Selain mudah dihafal, kebiasaan ini membantu anak memahami pentingnya menjaga kebersihan dan adab dalam Islam.
Banyak ulama menilai pendidikan adab sehari-hari seperti ini menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter anak Muslim.
Doa masuk dan keluar kamar mandi merupakan amalan sederhana yang memiliki makna besar dalam Islam.
Melalui doa tersebut, seorang Muslim memohon perlindungan kepada Allah SWT sekaligus menunjukkan rasa syukur atas nikmat kesehatan yang diberikan-Nya.
Ditambah dengan menjaga adab sesuai sunnah, aktivitas sederhana seperti pergi ke kamar mandi pun dapat bernilai ibadah.
Oleh karena itu, membiasakan doa dan adab ini dalam kehidupan sehari-hari menjadi langkah kecil yang dapat menjaga kesucian lahir dan batin seorang Muslim.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang