Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Siapkan 10 Jalur Darat untuk Haji dari Berbagai Negara

Kompas.com, 18 April 2026, 09:00 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi melalui Roads General Authority (RGA) menyiapkan jaringan jalan darat berskala besar untuk mendukung kelancaran jutaan jemaah haji yang datang setiap tahun menuju Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Selain jalur udara, laut, dan kereta api, otoritas tersebut telah membangun 10 jalur utama darat yang menghubungkan Arab Saudi dengan negara-negara tetangga di kawasan Teluk dan Timur Tengah.

Seluruh rute dirancang sesuai standar internasional dan dilengkapi sistem keselamatan terpadu guna menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus melindungi para jemaah.

Baca juga: Kiswah Ka’bah Diangkat, Isyarat Dimulainya Perjalanan Haji 2026

Jalur dari Negara-negara Teluk

Dari wilayah timur, jemaah asal negara-negara Teluk memiliki beberapa pilihan rute strategis:

  • Kuwait: Dua jalur utama, yakni sepanjang 1.473 km melalui Al-Khafji, Nairyah, Riyadh hingga Makkah, serta rute 1.277 km via Al-Riggae, Hafr Al-Batin, Al-Majma’ah menuju Makkah.
  • Uni Emirat Arab: Menempuh rute sejauh 1.514 km melalui Al-Batha, Salwa, Al-Hofuf, Riyadh, Taif hingga Makkah.
  • Qatar: Menggunakan jalur 1.385 km melalui Salwa, Al-Hofuf, Riyadh, Taif menuju Makkah.
  • Bahrain: Masuk melalui King Fahd Causeway ke Al-Khobar, lalu melanjutkan perjalanan ke Riyadh dan Taif hingga Makkah dengan jarak sekitar 1.320 km.

Akses dari Utara dan Selatan

Dari arah utara, jemaah juga memiliki akses langsung:

  • Yordania: Dua rute, yaitu dari Halat Ammar melalui Tabuk dan Madinah (1.219 km), serta jalur Al-Haditha melalui Al-Qurayyat, Sakaka, hingga Madinah (1.545 km).
  • Irak: Menempuh jalur sepanjang 1.579 km dari Jadidat Arar menuju Arar, Sakaka, Madinah, hingga Makkah.

Sementara dari selatan:

  • Yaman: Menggunakan rute 1.372 km melalui Al-Wadiah, Najran, dan Abha menuju Makkah.

Jalur Terpanjang dari Oman:

  • Jemaah dari Oman menempuh perjalanan darat terpanjang, yakni sekitar 2.150 km. Rute ini melintasi gurun luas Rub' al Khali melalui Umm Al Zumoul, Al-Batha, Salwa, Al-Hofuf, hingga akhirnya tiba di Makkah.

Perawatan Intensif Jelang Musim Haji

Menjelang musim haji, RGA melakukan inspeksi dan perawatan menyeluruh di seluruh jaringan jalan. Pekerjaan meliputi pelapisan ulang aspal, perbaikan bahu jalan, pembersihan pasir gurun, perawatan drainase, hingga pengecekan pembatas jalan dan rambu lalu lintas.

Baca juga: Jadwal Lengkap Keberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh jalur darat berada dalam kondisi optimal sehingga perjalanan jemaah menuju Tanah Suci berlangsung aman, nyaman, dan lancar.

Dengan infrastruktur yang terus ditingkatkan, Arab Saudi menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jutaan jemaah haji dari berbagai penjuru dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Wamenkes Sebut Skrining Ketat dan Active Case Finding Kunci Jaga Kesehatan Jamaah Haji
Wamenkes Sebut Skrining Ketat dan Active Case Finding Kunci Jaga Kesehatan Jamaah Haji
Aktual
Wamenhaj Tegur Garuda Indonesia Usai Pesawat Jamaah Haji Delay Berjam-jam di Jeddah
Wamenhaj Tegur Garuda Indonesia Usai Pesawat Jamaah Haji Delay Berjam-jam di Jeddah
Aktual
Kemenhaj: Penerapan Istithaah Kesehatan Berhasil Tekan Angka Kematian Jemaah Haji
Kemenhaj: Penerapan Istithaah Kesehatan Berhasil Tekan Angka Kematian Jemaah Haji
Aktual
Haji Mabrur Tak Hanya Soal Ritual, Prof Niam Sebut Tandanya Terlihat dalam Kehidupan Sosial
Haji Mabrur Tak Hanya Soal Ritual, Prof Niam Sebut Tandanya Terlihat dalam Kehidupan Sosial
Aktual
Keajaiban Hidup Rabiah Al-Adawiyah, Wanita yang Bikin Malaikat Iri
Keajaiban Hidup Rabiah Al-Adawiyah, Wanita yang Bikin Malaikat Iri
Aktual
Kapan Batas Waktu untuk Meminta Doa Orang yang Baru Pulang Haji? Ini Penjelasan Ulama
Kapan Batas Waktu untuk Meminta Doa Orang yang Baru Pulang Haji? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
8 Adab Minum Air Zamzam yang Dianjurkan Ulama, dari Menghadap Kiblat hingga Membaca Hamdalah
8 Adab Minum Air Zamzam yang Dianjurkan Ulama, dari Menghadap Kiblat hingga Membaca Hamdalah
Aktual
Gus Yahya: Digdaya Bukan Proyek Pribadi, Ini Program Transformasi NU
Gus Yahya: Digdaya Bukan Proyek Pribadi, Ini Program Transformasi NU
Aktual
Persiapan Musim Haji 2027: Petugas Wajib Ikut Diklat Barak, Kemenhaj Bentuk Daker Khusus Armuzna
Persiapan Musim Haji 2027: Petugas Wajib Ikut Diklat Barak, Kemenhaj Bentuk Daker Khusus Armuzna
Aktual
Dua Jemaah Haji Asal Jember Wafat di Mekkah, Diduga Kelelahan Saat Menjalani Ibadah
Dua Jemaah Haji Asal Jember Wafat di Mekkah, Diduga Kelelahan Saat Menjalani Ibadah
Aktual
Imigrasi Soekarno-Hatta Percepat Kepulangan Jamaah Haji dengan Teknologi SCG
Imigrasi Soekarno-Hatta Percepat Kepulangan Jamaah Haji dengan Teknologi SCG
Aktual
Imam Besar Masjid Al-Aqsa Tolak RUU Israel Batasi Pengeras Suara Azan
Imam Besar Masjid Al-Aqsa Tolak RUU Israel Batasi Pengeras Suara Azan
Aktual
PBNU Bantah Tuduhan Penyimpangan Rekening, Siap Audit Terbuka
PBNU Bantah Tuduhan Penyimpangan Rekening, Siap Audit Terbuka
Aktual
Doa Menyambut Kepulangan Jemaah Haji agar Meraih Haji Mabrur
Doa Menyambut Kepulangan Jemaah Haji agar Meraih Haji Mabrur
Doa dan Niat
Gus Yahya Bantah Tambang NU untuk Kepentingan Pribadi: Ini Amanah Jam'iyah
Gus Yahya Bantah Tambang NU untuk Kepentingan Pribadi: Ini Amanah Jam'iyah
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com