Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal dan Niat Puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah Mei 2026 Lengkap dengan Keutamaannya

Kompas.com, 8 Mei 2026, 15:33 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Sepuluh hari pertama Zulhijah dikenal sebagai waktu yang penuh keberkahan dan memiliki keutamaan besar dalam Islam.

Keutamaan 10 hari pertama Zulhijah dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW:

“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah melebihi amal saleh pada hari-hari ini (10 hari pertama Zulhijah).” (HR Bukhari)

Baca juga: Jadwal Puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah 2026 Lengkap Niatnya

Pada hari-hari tersebut, umat Muslim dapat menjalankan berbagai amalan sunnah, termasuk puasa Zulhijah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah.

Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, jadwal puasa sunnah Zulhijah 2026 pun mulai banyak dicari masyarakat.

Baca juga: Urutan Ibadah Haji 2026: Dari Tarwiyah hingga Tawaf Wada’

Jadwal dan Niat Puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah

Berdasarkan Kalender Hijriah Kementerian Agama RI, tanggal pelaksanaan puasa sunnah Zulhijah 2026 sudah bisa diperkirakan.

Meski demikian, penetapan resmi awal Zulhijah dan Hari Raya Idul Adha di Indonesia tetap menunggu hasil sidang isbat Kementerian Agama RI.

1. Jadwal dan Niat Puasa Zulhijah

Puasa Zulhijah merupakan puasa sunnah yang dikerjakan pada tanggal 1 hingga 7 Zulhijah 1447 H.

Berdasarkan Kalender Hijriah Kementerian Agama RI, puasa ini diperkirakan dimulai pada Senin, 18 Mei 2026 hingga Minggu, 24 Mei 2026.

Puasa ini menjadi amalan untuk menyambut hari-hari terbaik dalam Islam sebelum Hari Raya Idul Adha tiba.

Sebagian ulama juga menganjurkan melanjutkan puasa hingga 9 Zulhijah bagi yang mampu.

Niat Puasa Zulhijah

نَوَيْتُ صَوْمَ الشَّهْرِ الْحِجَّةِ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri dzilhijjati sunnatan lillahi ta‘ala.

Artinya: “Saya berniat puasa sunnah bulan Zulhijah karena Allah Ta'ala.”

2. Jadwal dan Niat Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada 8 Zulhijah 1447 H yang diperkirakan jatuh pada Senin, 25 Mei 2026, sehari sebelum puasa Arafah.

Kata “Tarwiyah” berasal dari tradisi jamaah haji pada masa lalu yang mempersiapkan persediaan air sebelum menuju Arafah. Hari tersebut kemudian dikenal sebagai Yaumut Tarwiyah.

Dalam kitab Lathaiful Ma’arif karya Ibnu Rajab Al-Hanbali dijelaskan bahwa memperbanyak ibadah pada hari-hari Zulhijah termasuk amalan yang sangat dianjurkan para ulama salaf.

Niat Puasa Tarwiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyatin sunnatan lillaahi ta‘aalaa.

Artinya: “Saya berniat puasa Tarwiyah sunnah karena Allah Ta'ala.”

3. Jadwal dan Niat Puasa Arafah

Puasa Arafah dilaksanakan pada 9 Zulhijah 1447 H yang diperkirakan bertepatan dengan Selasa, 26 Mei 2026.

Puasa ini dilakukan saat jamaah haji menjalani wukuf di Padang Arafah.

Puasa Arafah memiliki keutamaan sangat besar. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”

Karena itu, puasa Arafah menjadi salah satu puasa sunnah paling utama bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji.

Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِي يَوْمِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin fii yaumi ‘arafata sunnatan lillaahi ta‘aalaa.

Artinya: “Saya berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah Ta'ala.”

Tata Cara Puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah

Secara umum, tata cara puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah sama seperti puasa sunnah lainnya, yaitu:

  1. Berniat sebelum fajar
  2. Menahan diri dari makan dan minum
  3. Menjaga ucapan dan perbuatan
  4. Menghindari hal-hal yang membatalkan puasa
  5. Memperbanyak doa dan ibadah

Hakikat puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah.

Puasa sunnah Zulhijah sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji.

Sementara bagi jamaah haji, mayoritas ulama memandang puasa Arafah tidak dianjurkan agar kondisi fisik tetap kuat saat menjalani wukuf dan rangkaian ibadah haji lainnya.

Puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah menjadi momentum penting untuk memperbanyak amal saleh menjelang Hari Raya Idul Adha.

Karena itu, umat Islam dapat mulai mempersiapkan diri sejak sekarang agar tidak melewatkan keutamaan dan keberkahan di bulan Zulhijah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
MUI Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Nilai Pelayanan Jamaah Semakin Membaik
MUI Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Nilai Pelayanan Jamaah Semakin Membaik
Aktual
Doa Puasa Muharram Lengkap Arab, Latin dan Artinya, Amalan Istimewa Sambut Tahun Baru Islam 1448 H
Doa Puasa Muharram Lengkap Arab, Latin dan Artinya, Amalan Istimewa Sambut Tahun Baru Islam 1448 H
Doa dan Niat
Cak Imin Ajak Santri dan Alumni Pesantren Ambil Peran Jadi Solusi bagi Bangsa
Cak Imin Ajak Santri dan Alumni Pesantren Ambil Peran Jadi Solusi bagi Bangsa
Aktual
9 Muharram Puasa Apa? Ini Niat, Keutamaan, dan Hikmah Puasa Tasua
9 Muharram Puasa Apa? Ini Niat, Keutamaan, dan Hikmah Puasa Tasua
Doa dan Niat
Tutup Munas dan Konbes NU, Prabowo: Kekayaan Negara Terlalu Banyak Hilang, Pemerintah Bertekad Hentikan Kebocoran
Tutup Munas dan Konbes NU, Prabowo: Kekayaan Negara Terlalu Banyak Hilang, Pemerintah Bertekad Hentikan Kebocoran
Aktual
Prabowo Ungkap Kedekatan dengan NU Sejak Kecil, Sebut Organisasi Paling Nasionalis dan Patriotik
Prabowo Ungkap Kedekatan dengan NU Sejak Kecil, Sebut Organisasi Paling Nasionalis dan Patriotik
Aktual
Bolehkah Puasa Asyura Tanpa Puasa Tasua? Simak Hukumnya Menurut Ulama
Bolehkah Puasa Asyura Tanpa Puasa Tasua? Simak Hukumnya Menurut Ulama
Aktual
Prabowo Hadiri Penutupan Munas dan Konbes NU 2026, Gus Yahya Tegaskan Kesetiaan NU untuk Bangsa
Prabowo Hadiri Penutupan Munas dan Konbes NU 2026, Gus Yahya Tegaskan Kesetiaan NU untuk Bangsa
Aktual
Kemenhaj Bakal Evaluasi City Tour Haji, Menhaj Irfan: Banyak Jamaah Kelelahan Usai Armuzna
Kemenhaj Bakal Evaluasi City Tour Haji, Menhaj Irfan: Banyak Jamaah Kelelahan Usai Armuzna
Aktual
DPR Minta BPKH Kaji Kebijakan Haji Arab Saudi yang Berdampak pada Biaya Haji Tahun Depan
DPR Minta BPKH Kaji Kebijakan Haji Arab Saudi yang Berdampak pada Biaya Haji Tahun Depan
Aktual
Kemenhaj Akan Evaluasi Program City Tour Haji yang Dinilai Picu Kelelahan Jemaah
Kemenhaj Akan Evaluasi Program City Tour Haji yang Dinilai Picu Kelelahan Jemaah
Aktual
Kemenhaj Seragamkan Pelatihan Petugas Haji Pusat dan Daerah untuk Tingkatkan Layanan di 2027
Kemenhaj Seragamkan Pelatihan Petugas Haji Pusat dan Daerah untuk Tingkatkan Layanan di 2027
Aktual
Kemenhaj: Sebanyak 120 Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi
Kemenhaj: Sebanyak 120 Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi
Aktual
BPKH: Kenaikan Setoran Awal Haji Belum Diterapkan, Tambahan Dana Rp 5,65 Triliun Tertahan
BPKH: Kenaikan Setoran Awal Haji Belum Diterapkan, Tambahan Dana Rp 5,65 Triliun Tertahan
Aktual
Mengapa Warga Memborong Alat Dapur pada 10 Muharram? Ini Makna Tradisi Unik di Hari Asyura
Mengapa Warga Memborong Alat Dapur pada 10 Muharram? Ini Makna Tradisi Unik di Hari Asyura
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com