Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

GP Ansor Terus Dirikan Warung BUMA untuk Perkuat Ekonomi Rakyat

Kompas.com, 27 Agustus 2025, 16:28 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), organisasi pemuda di bawah Nahdlatul Ulama (NU), resmi meluncurkan Warung BUMA di Kelurahan Jati Cempaka, Kota Bekasi, Selasa (26/8/2025).

Kehadiran warung ini sekaligus menjadi penanda berdirinya 24 warung BUMA lain di berbagai daerah Indonesia, termasuk Gorontalo.

Warung BUMA merupakan kelompok usaha kecil berbasis desa yang dikelola kader Ansor dan terintegrasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Baca juga: Penghargaan Martabat Kemanusiaan dari GP Ansor Resmi Diterima di Vatikan untuk Paus Fransiskus

Tujuannya untuk membangkitkan ekonomi desa melalui ekosistem usaha yang terorganisasi dan berkelanjutan.

“Alhamdulillah, sudah ada 24 Warung BUMA di seluruh Indonesia sejak pertama kali dimulai di Gorontalo dan sekarang di Bekasi. Ini merupakan kerja sama seluruh pihak, termasuk dengan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih untuk menguatkan ekonomi nasional dari desa-desa,” ujar Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, dalam keterangan tertulis, Selasa (26/8/2025).

Suplai Stabil, Pembiayaan Kredibel

Addin menjelaskan, suplai barang untuk Warung BUMA dilakukan oleh Indogrosir, sementara dukungan pembiayaan berasal dari Bank Mandiri. Dengan demikian, operasional warung bisa berjalan lancar dan keberlanjutan usaha lebih terjamin.

“Secara ekosistem sudah mapan. Pembiayaan kredibel dan barang-barangnya berkualitas tinggi. Ini modal besar untuk menggerakkan ekonomi masyarakat desa, dan keuntungannya kembali untuk masyarakat desa,” lanjut Addin.

Kolaborasi dengan Indomaret Group

Direktur Utama BUMA Holding, Firmana Tri Andika, menambahkan bahwa peluncuran Warung BUMA adalah tindak lanjut kerja sama GP Ansor dengan Indomaret Group. Ia menekankan pentingnya tata kelola profesional.

“Kita ingin memastikan bahwa dengan Warung BUMA dan Kopdes Merah Putih, pengelolaannya ke depan bisa profesional dan terintegrasi. Sehingga kebutuhan masyarakat bisa terjangkau tanpa mengurangi kualitas, sementara ekonominya ikut tumbuh,” kata Firmana.

Dukungan Jaringan Ansor di Seluruh Indonesia

Sementara itu, Direktur Utama PT Sahabat Bintang Perkasa (anak perusahaan BUMA), Syamsul Arifin, mengungkapkan pihaknya aktif berkomunikasi dengan jaringan Ansor di berbagai daerah.

Baca juga: GP Ansor Gowes 80 Km ke Rengasdengklok, Napak Tilas Peristiwa Jelang Proklamasi

“Respon sahabat-sahabat Ansor di seluruh Indonesia sangat positif. Ke depan, Warung BUMA akan menjadi kekuatan ekonomi kader sekaligus masyarakat. Apalagi usaha retail sembako tidak rentan krisis, karena selalu dibutuhkan masyarakat,” pungkas Syamsul.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
8 Dzikir dan Doa Ibu Hamil agar Anak Menjadi Saleh dan Berkah
8 Dzikir dan Doa Ibu Hamil agar Anak Menjadi Saleh dan Berkah
Aktual
3 Doa Menyambut Jamaah Haji Pulang dari Tanah Suci, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
3 Doa Menyambut Jamaah Haji Pulang dari Tanah Suci, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Aktual
Arab Saudi Hapus Paket D untuk Haji 2027, Ini Dampaknya bagi Jemaah
Arab Saudi Hapus Paket D untuk Haji 2027, Ini Dampaknya bagi Jemaah
Aktual
Kemenag Catat Sejarah Baru, 15 Perempuan Dilantik Jadi Kepala KUA
Kemenag Catat Sejarah Baru, 15 Perempuan Dilantik Jadi Kepala KUA
Aktual
Pedoman Pemulasaraan Jenazah dalam Islam, dari Memandikan hingga Pemakaman
Pedoman Pemulasaraan Jenazah dalam Islam, dari Memandikan hingga Pemakaman
Aktual
Menag Dorong Pesantren Tampil Menjawab Tantangan Masa Depan
Menag Dorong Pesantren Tampil Menjawab Tantangan Masa Depan
Aktual
3 Tingkatan Ikhlas Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani, Mengharap Ridha Allah Jadi yang Utama
3 Tingkatan Ikhlas Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani, Mengharap Ridha Allah Jadi yang Utama
Aktual
Marak Konvoi Penjemputan Haji, Kemenhaj Sumenep Minta Warga Tidak Berlebihan
Marak Konvoi Penjemputan Haji, Kemenhaj Sumenep Minta Warga Tidak Berlebihan
Aktual
6 Perbuatan yang Diam-Diam Menghapus Pahala Muslim, Ghibah hingga Riya
6 Perbuatan yang Diam-Diam Menghapus Pahala Muslim, Ghibah hingga Riya
Aktual
Keutamaan Sedekah dalam Islam, Kisah Sayyidina Ali yang Mendapat Balasan Berlipat
Keutamaan Sedekah dalam Islam, Kisah Sayyidina Ali yang Mendapat Balasan Berlipat
Aktual
Tidak Hanya Air Zamzam, Boneka Unta Juga Jadi Oleh-oleh Favorit Jemaah Haji
Tidak Hanya Air Zamzam, Boneka Unta Juga Jadi Oleh-oleh Favorit Jemaah Haji
Aktual
Cara Sedekah Subuh di Rumah Tanpa Harus ke Masjid, Tetap Berpahala
Cara Sedekah Subuh di Rumah Tanpa Harus ke Masjid, Tetap Berpahala
Aktual
Setelah Sedekah Subuh, Bacalah Doa Ini agar Amal Lebih Sempurna
Setelah Sedekah Subuh, Bacalah Doa Ini agar Amal Lebih Sempurna
Doa dan Niat
Labbaytum Award 2026 Umumkan Pemenang, Indonesia Tak Masuk Daftar
Labbaytum Award 2026 Umumkan Pemenang, Indonesia Tak Masuk Daftar
Aktual
Panduan Pemulasaraan Jenazah dalam Islam, dari Memandikan hingga Menguburkan
Panduan Pemulasaraan Jenazah dalam Islam, dari Memandikan hingga Menguburkan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com