Editor
KOMPAS.com — Sejumlah isu seputar penyelenggaraan ibadah haji masih mendominasi perhatian pembaca Cahaya pada Jumat (kemarin).
Mulai dari penanganan aduan jamaah, ketegasan terhadap calon petugas haji, hingga kabar kesehatan Raja Arab Saudi, berikut rangkuman lima berita terpopuler Cahaya kemarin.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan komitmennya menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat terkait penyelenggaraan haji.
Aduan yang masuk meliputi persoalan administrasi, keberangkatan jamaah, layanan akomodasi, hingga kendala teknis dalam haji khusus dan umrah.
Kemenhaj memanggil pihak-pihak terkait untuk klarifikasi dan mediasi, sembari memastikan setiap laporan diproses berdasarkan fakta dan ketentuan yang berlaku.
Langkah ini disebut sebagai upaya menjaga kepercayaan publik dan meningkatkan kualitas layanan haji.
Selengkapnya baca:Kemenhaj Tangani Aduan Masyarakat, Ini Daftar Masalah Haji yang Dilaporkan
Wakil Menteri Haji dan Umrah memulangkan enam calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) setelah terbukti tidak jujur mengenai kondisi kesehatan sejak tahap seleksi.
Sebagian dari mereka diketahui menyembunyikan riwayat penyakit yang berisiko bagi diri sendiri maupun jamaah.
Kemenhaj menegaskan bahwa kejujuran dan kondisi kesehatan yang prima merupakan syarat mutlak bagi petugas haji, mengingat beratnya tugas pelayanan di Tanah Suci.
Selengkapnya baca: 6 Calon Petugas Haji Dipulangkan, Wamenhaj: Tidak Jujur soal Kesehatan Sejak Seleksi
3. Mengapa Diklat Petugas Haji Semi-Militer? Ini Penjelasan Wamenhaj
Pendekatan diklat semi-militer bagi calon petugas haji menjadi perhatian publik. Wamenhaj menjelaskan bahwa metode tersebut tidak dimaksudkan untuk militerisasi, melainkan membangun disiplin, kekompakan, daya tahan fisik, serta kesiapan mental petugas.
Menurutnya, tantangan di lapangan menuntut petugas haji memiliki ketangguhan dan etos kerja tinggi agar mampu memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah.
Selengkapnya baca: Mengapa Diklat Petugas Haji Semi Militer? Ini Penjelasan Wamenhaj
Kemenhaj juga mengoptimalkan kanal pengaduan resmi Kawal Haji sebagai pusat laporan masyarakat. Kanal ini disiapkan untuk menampung aduan jamaah maupun keluarga secara langsung dan terverifikasi.
Melalui Kawal Haji, setiap persoalan diharapkan bisa ditangani lebih cepat dan tepat, sekaligus mencegah simpang siur informasi yang kerap berkembang di media sosial.
Selengkapnya baca: Kanal Kawal Haji Dioptimalkan, Jemaah Diminta Tak Langsung Viralkan Keluhan
Dari kancah internasional, kabar kesehatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz turut menyedot perhatian pembaca.
Istana Kerajaan memastikan Raja Salman telah meninggalkan rumah sakit di Riyadh setelah menjalani pemeriksaan medis dengan hasil yang baik.
Pernyataan resmi kerajaan ini meredakan kekhawatiran publik, mengingat peran penting Raja Salman sebagai Penjaga Dua Masjid Suci.
Selengkapnya baca: Hasil Pemeriksaan Medis Baik, Raja Salman Tinggalkan RS di Riyadh
Berita terpopuler Cahaya kemarin didominasi isu peningkatan kualitas penyelenggaraan haji, ketegasan pemerintah terhadap petugas, serta transparansi penanganan aduan jamaah. Di sisi lain, kabar kesehatan Raja Salman menjadi perhatian pembaca di tingkat global.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang